• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Memaknai Pertemuan Prabowo dengan Para Ulama – Antara Persatuan Bangsa, Geopolitik Dunia, dan Peran Moral Ulama

Ali Syarief by Ali Syarief
March 6, 2026
in Feature, Politik
0
Memaknai Pertemuan Prabowo dengan Para Ulama – Antara Persatuan Bangsa, Geopolitik Dunia, dan Peran Moral Ulama

Istimewa - Kompas

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah situasi dunia yang kembali memanas akibat konflik di Timur Tengah—ketika ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran meningkat—Presiden Prabowo Subianto memilih sebuah langkah yang memiliki dimensi politik sekaligus moral: mengumpulkan para ulama, pendakwah, pimpinan ormas Islam, dan pengasuh pesantren di Istana Kepresidenan.

Pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu bukan sekadar agenda seremonial. Dari pesan yang disampaikan para menteri yang hadir, terlihat bahwa Presiden ingin menegaskan satu hal yang paling mendasar dalam kehidupan berbangsa: persatuan nasional.

Di saat dunia dipenuhi konflik geopolitik, Indonesia diingatkan untuk tidak ikut terjebak dalam pusaran perpecahan.

Ulama sebagai Penjaga Kesadaran Bangsa

Dalam sejarah Indonesia, ulama tidak pernah sekadar menjadi figur spiritual. Mereka adalah penjaga moral masyarakat sekaligus penopang legitimasi sosial bagi kekuasaan politik.

Dari masa pergerakan kemerdekaan hingga era reformasi, pesantren dan para kiai memainkan peran penting dalam menjaga kohesi sosial. Ulama sering menjadi jembatan antara negara dan masyarakat. Karena itu, ketika Presiden mengundang mereka ke Istana, pertemuan tersebut sebenarnya memiliki makna simbolik yang kuat.

Negara sedang berbicara kepada nurani bangsa.

Pesan yang disampaikan Prabowo—agar masyarakat menjaga persatuan di tengah situasi global yang tidak menentu—adalah pengingat bahwa konflik internasional sering kali berdampak pada stabilitas domestik. Dalam era media sosial dan informasi tanpa batas, konflik di luar negeri dapat dengan mudah memicu polarisasi di dalam negeri.

Ulama, dalam konteks ini, diharapkan menjadi penyejuk.

Mereka bukan hanya penyampai ajaran agama, tetapi juga penuntun kebijaksanaan sosial.

Geopolitik dan Kerentanan Negara Berkembang

Konflik antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Iran tidak pernah berdampak secara lokal saja. Dunia modern telah terhubung dalam sistem ekonomi, energi, dan keamanan global.

Ketika Timur Tengah bergejolak, harga energi bisa melonjak, jalur perdagangan terganggu, dan ketegangan politik internasional meningkat. Negara-negara berkembang seperti Indonesia sering menjadi pihak yang harus berhati-hati agar tidak terseret ke dalam blok geopolitik tertentu.

Dalam konteks ini, pesan Prabowo tentang persatuan memiliki dimensi strategis.

Persatuan domestik adalah syarat utama agar negara mampu menghadapi tekanan eksternal. Negara yang terpecah di dalam akan mudah dipengaruhi dari luar.

Sejarah dunia menunjukkan bahwa konflik internal sering kali menjadi pintu masuk bagi intervensi asing.

Ulama, Politik, dan Etika Kepemimpinan

Namun pertemuan ini juga membuka ruang refleksi lain: bagaimana hubungan antara ulama dan kekuasaan seharusnya dibangun.

Ulama memiliki otoritas moral yang lahir dari kepercayaan masyarakat. Otoritas itu harus dijaga agar tidak larut sepenuhnya dalam kepentingan politik praktis. Ketika ulama terlalu dekat dengan kekuasaan, ada risiko mereka kehilangan independensi moral.

Sebaliknya, ketika ulama menjaga jarak yang sehat, mereka dapat berfungsi sebagai pengingat etika bagi negara.

Dalam tradisi Islam klasik, ulama sering disebut sebagai pewaris para nabi. Artinya, mereka memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan kebenaran—even kepada penguasa.

Karena itu, pertemuan seperti ini idealnya tidak hanya menjadi ruang mendengar arahan presiden, tetapi juga ruang dialog yang jujur antara kekuasaan dan moralitas.

Persatuan yang Berkeadilan

Persatuan yang diserukan oleh negara tidak boleh dimaknai sekadar sebagai keseragaman sikap. Persatuan yang sehat justru lahir dari keadilan, keterbukaan, dan kepercayaan publik.

Jika masyarakat merasa diperlakukan adil, persatuan akan tumbuh secara alami. Sebaliknya, jika ketidakadilan dibiarkan, seruan persatuan sering terdengar seperti slogan politik semata.

Di sinilah ulama memiliki peran penting.

Mereka dapat menjadi suara yang mengingatkan negara agar persatuan tidak hanya dijaga melalui retorika, tetapi juga melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Negara dan Nurani Bangsa

Pertemuan Presiden Prabowo dengan para ulama dapat dimaknai sebagai upaya menghubungkan kekuasaan negara dengan nurani sosial bangsa.

Negara memiliki kekuatan politik dan institusional.
Ulama memiliki kekuatan moral dan spiritual.

Ketika keduanya berjalan dalam keseimbangan, bangsa memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman.

Namun keseimbangan itu hanya dapat terjaga jika ulama tetap merdeka dalam suara moralnya, dan negara tetap terbuka terhadap kritik yang lahir dari kejujuran.

Persatuan bangsa bukan sekadar proyek politik.
Ia adalah hasil dari kepercayaan.

Kepercayaan hanya dapat tumbuh ketika kekuasaan berjalan berdampingan dengan kebenaran.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Mendukung Pemimpin yang Nyata-nyata Pelaku Kejahatan

Next Post

Pakar Hukum Ingatkan MA Pilih Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Rekam Jejaknya Bersih

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026
Birokrasi

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum
Birokrasi

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
Next Post
Putusan MK: Pejabat Negara Jadi Capres Tak Perlu Mundur, Cukup Persetujuan Presiden

Pakar Hukum Ingatkan MA Pilih Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Rekam Jejaknya Bersih

Agama, Politik, dan Jalan Damai: Belajar dari Seruan Prabowo di PBB

Pujian di Panggung Internasional dan Perut Rakyat yang Masih Kosong

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...