• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menanti Prabowo Tancap Gas, Bukan Rem Tangan

Ali Syarief by Ali Syarief
April 19, 2025
in Feature, Politik
0
Menanti Prabowo Tancap Gas, Bukan Rem Tangan
Share on FacebookShare on Twitter

Enam bulan bukan waktu yang panjang untuk mengubah nasib bangsa. Tapi cukup untuk menunjukkan niat.

Menjelang enam bulan pertama masa pemerintahannya, Prabowo Subianto dihadapkan pada ujian yang menentukan: akankah ia hanya menjadi pengelola warisan rezim sebelumnya, atau tampil sebagai pemimpin dengan visi transformatif seperti yang ia tuangkan dalam bukunya, Paradoks Indonesia?

Dalam buku itu, Prabowo mengulas paradoks menyakitkan: Indonesia adalah negeri kaya raya dengan rakyat yang masih miskin. Tanah subur, laut luas, tambang melimpah—namun sebagian besar kekayaan itu justru dinikmati oleh segelintir elite ekonomi, bukan oleh anak bangsa sendiri. Ia menyebut bahwa akar masalah bangsa ini terletak pada ketergantungan ekonomi, dominasi asing, dan absennya keberpihakan pada rakyat kecil.

Kini, ketika ia telah duduk di kursi kekuasaan, publik bertanya: di mana wujud dari gagasan besar itu?

Alih-alih mempercepat jalan menuju kemandirian dan keadilan sosial, pemerintahan ini justru masih sibuk berkutat pada proyek raksasa bernama Ibu Kota Nusantara yang menguras anggaran. Narasi makan siang gratis memang menggoda, tetapi tanpa sistem distribusi pangan nasional yang adil dan kuat, itu hanya akan menjadi retorika populis tanpa daya ungkit jangka panjang.

Paradoks Indonesia juga menyerukan pentingnya kedaulatan atas kekayaan alam—tetapi ironisnya, enam bulan pertama belum menunjukkan reformasi signifikan dalam tata kelola pertambangan, perhutanan, atau sektor pangan. Kebijakan ekspor bahan mentah masih gamang, dan ketergantungan pada investor asing justru makin dipelihara melalui intensif dan relaksasi aturan.

Yang lebih mengkhawatirkan, isu penegakan hukum dan demokrasi justru makin menguap. Setelah pemilu yang penuh kontroversi etik dan moral, publik berharap Prabowo akan memulihkan kepercayaan rakyat terhadap sistem. Namun belum tampak ada agenda reformasi institusi hukum dan demokrasi. Yang ada justru adalah penyesuaian-penyesuaian politik agar kursi kekuasaan tetap nyaman bagi semua pihak yang sudah terlanjur berbagi kue.

Dalam pidato-pidatonya, Prabowo kerap menyinggung soal keadilan sosial sebagai fondasi Indonesia Raya. Tapi keadilan tidak lahir dari proyek mercusuar. Ia tumbuh dari kebijakan yang menyentuh akar persoalan: pendidikan bermutu yang merata, harga bahan pokok yang terjangkau, serta distribusi kekayaan yang lebih adil.

Enam bulan bukanlah waktu untuk menagih capaian besar, tapi cukup untuk menagih komitmen. Publik menunggu: apakah Prabowo sungguh-sungguh akan mewujudkan visinya, atau sekadar menaruhnya di rak, bersama buku-buku lain yang hanya jadi arsip sejarah.

Paradoks Indonesia kini bukan lagi sekadar gagasan—tapi tantangan langsung di depan mata. Prabowo punya kesempatan untuk menghapus paradoks itu. Tapi ia harus segera tancap gas. Bukan malah menarik rem tangan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Negara Terpojok: Pengadilan Bongkar Trik Pemerintah Jepang Menghindari Gugatan Korban Dampak Kerja

Next Post

Panen Berlimpah, Gudang Kolaps: Risiko di Balik Euforia Serapan Gabah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?
Feature

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Next Post
Bulog Karawang Serap Gabah Petani Meski Capai 136 Persen dari Target

Panen Berlimpah, Gudang Kolaps: Risiko di Balik Euforia Serapan Gabah

Hati-Hati, Tentara Juga Jago Perang Gosip: Saat Psychological Warfare Merambah Kampus Depok

Hati-Hati, Tentara Juga Jago Perang Gosip: Saat Psychological Warfare Merambah Kampus Depok

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...