• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mencari Pahlawan Penegakan Hukum

fusilat by fusilat
November 14, 2022
in Feature
0
Mencari Pahlawan Penegakan Hukum

Ilustrasi hukum. Apa itu delik?(Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Aboe Bakar Al Anggota DPR-RI

PERINGATAN Hari Pahlawan 10 November 2022, dihadiahi dengan ditetapkan tersangka baru Hakim Agung dalam kasus OTT Sudrajad Dimyati. Padahal persoalan pembunuhan anggota Kepolisian oleh salah satu pimpinan Polri bernama Ferdy Sambo masih terus membayangi layar televisi Indonesia. Walhasil, realitas horor tentang budaya hukum di Indonesia telah mengubah cara bangsa Indonesia dalam bernegara.

Fenomena gunung es

Menurut Edward Twitchell Hall, budaya dimetaforakan sebagai gunung es (Ice Berg Theory). Puncak gunung es merupakan presentasi 10 persen yang dapat dilihat nyata oleh publik. Adapun hal-hal yang tidak nampak di bawah permukaan laut biasanya berbobot 90 persen sebuah kebudayaan. Bagian dalam gunung es merupakan representasi budaya organisasi, yang terdiri dari sistem nilai, keyakinan, falsafah, norma, peraturan dan cara beripikir dalam sebuah organisasi. Fenomena ditetapkannya Hakim Agung dan petinggi Kepolisian sebagai tersangka kasus berat merupakan pucuk gunung es yang menyingkap budaya hukum yang sedang terjadi di Indonesia. Berdasarkan Ice Berg Theory, penampakan kasus Sudrajat Dimyati dan Ferdy Sambo menunjukkan buruknya sistem nilai dan organisasi penegakkan hukum di Indonesia. Hal ini menandakan, apa yang mungkin terjadi dalam tubuh Mahkamah Agung dan Kepolisian bisa lebih besar dan lebih buruk daripada yang ditampilkan oleh kasus Sudrajat Dimyati dan Ferdy Sambo. Budaya hukum yang dinampakkan saat ini memberikan pesan kepada anggota di luar institusi penegakkan hukum. Cara hidup, perilaku, kepribadian, gaya koruptif dan sewenang-wenang memberikan pengaruh kepada anggota dan orang-orang yang ada di luar organisasi untuk berperilaku dengan cara demikian. Pesan ini yang berbahaya; Masyarakat pada umumnya bisa saja berpikir bahwa hanya dengan cara menyuap dan membeking polisi baru akan dapat keadilan. Jika perilaku ini terus diyakini, bisa jadi perilaku koruptif tersebut dapat menjadi adat istiadat penegakkan hukum di Indonesia.

Kebiasaan

Sebuah perilaku akan menjadi kebiasaan (habits) jika dilakukan berulang-ulang. Dollard dan Miller menyatakan bahwa kebiasaan lahir dari stimulus respons yang bertahan lama dalam kepribadian. Secara sederhana, kebiasaan dihasilkan dari pengulangan yang ekstensif dalam diri seseorang. Hal-hal yang ditampakkan dalam wajah penegakkan hukum saat ini memberikan respons kepada masyarakat dengan berbagai pengaruh. Melalui persidangan non-stop Sambo yang ditampilkan di layar televisi nampak memberikan stimulus dalam kepribadian masyarakat tentang betapa rumitnya menemukan kebenaran dan mudahnya rekayasa kejahatan dilakukan. Pengulangan yang ditampilkan tersebut, bisa saja terserap- sedikit demi sedikit, pada orang-orang tua, muda, kaya dan miskin untuk berubah menjadi koruptif dan penuh rekayasa seperti Sambo. Begitupun dengan kasus korupsi di Mahkamah Agung yang dilakukan oleh Hakim Agung, bisa saja kasus ini memberikan respons budaya suap menyuap dalam berbagai tingkat pengadilan.

Atomic Habits

Parahnya lagi, kebobrokan ini selalu saja dicoba untuk dijustifikasi; “mungkin saja ini hanya oknum!”. Hal inilah yang justru paling berbahaya, yakni dengan membiasakan hal-hal buruk kecil menjadi hal yang normal. Konsep inilah yang disebut oleh James Clear sebagai atomic habits. Kebiasaan untuk meremehkan penyimpangan dan menganggapnya bukan sebagai hal penting merupakan bentuk kebiasaan yang sangat berbahaya. Menurut James Clear, penyimpangan kecil sebenarnya akan mengakumulasikan ratusan dan ribuan keputusan kecil yang membawa pengaruh luar biasa. Oleh karenanya, menganggap perkara penegakkan hukum ini sebagai isu biasa, kasuistis yang dilakukan oknum, sama saja dengan menyepelekan kebiasaan buruk ini. Hingga saat ini, berbagai petinggi negara belum memberikan respons luar biasa terhadap runtuhnya kebudayaan hukum ini. Pendekatan hukum khusus, upaya perbaikan budaya hukum dan counter culture penting dilakukan untuk memberikan pesan penting kepada warga negara; “budaya hukum perlu diselamatkan!” Pemberian respons ini penting untuk memberikan stimulus pada psikologi warga negara, bahwa hal tersebut bukanlah yang wajar dan perlu diperbaiki.

Pahlawan

Pada peringatan Hari Pahlawan 2022, saat yang tepat untuk melakukan refleksi mendalam mengenai jiwa-jiwa kepahlawanan. Konon, kata pahlawan dalam Bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari Bahasa Arab dari kata “pahala”. Pahala merupakan ganjaran yang didapat manusia akibat dari perbuatan baiknya, ganjaran dari Tuhan bukan ganjaran dari manusia. Inti dari unsur kepahlawanan adalah pengorbanan tanpa pamrih. Para pahlawan sudah melupakan balasan materalis dari setiap perbuatan baiknya. Para pahlawan sudah melewati batas obsesi kebutuhan harta benda dan kekuasaan sebagai pamrih dari perbuatan baiknya. Bahkan diri sendiri harus dikorbankan demi cita-cita kebaikan, bukan cita-cita kebaikan pribadi tapi kebaikan bagi orang banyak. Melihat fenomena mengkhawatirkan di institusi penegakan hukum seperti digambarkan di awal tulisan ini, nampaknya kita merindukan para pahlawan. Orang yang mengurusi penegakan hukum dan penjaga keamanan warga bukan dengan motivasi materialistis belaka. Aparat penegakan hukum dan penjaga keamanan masyarakat dengan motivasi memperkaya diri dan keuntungan materil lainnya sudah dianggap wajar. Sekarang ini mulai banyak orang yang ditangkap aparat baik di jalan maupun operasi penertiban lainnya merasa itu semua bukan demi ketertiban umum. Perasaan yang timbul, ini untuk memberi makan para penegak hukum. Saat ini mungkin kita tidak perlu para pahlawan tanpa pamrih karena kriteria itu terlalu berat. Cukup para penegak hukum yang bekerja bukan dengan obsesi keuntungan pribadi semata. Jangan sampai ada anggapan bahwa semakin banyak pelanggaran semakin untung para penegak hukum. Jiwa kepahlawanan ini sejatinya selalu dirindukan oleh semua orang. Hilangnya jiwa kepahlawanan pada aparat penegak hukum menjadikan impian keadilan diimajinasikan pada Batman, Superman, dan kawanan The Avengers. Seolah-olah ilusi mengenai keadilan hanya dapat ditemukan pada tokoh-tokoh fiktif. Alhasil, masyarakat hanya dapat berharap pada ilusi fiksi dalam penerapan hukum karena sudah putus asa dengan yang nyata. Wallahualambishoab.

Dikutip Kompas.com, Minggu 13 November 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemimpin Dunia Paling Bertanggung Jawab Mewujudkan Perdamaian Dunia

Next Post

Para Republikan Marah : Atas Kinerja Buruk Donald Trump dan Mitch McConnell – Kekalahan Pemilu Paruh waktu

fusilat

fusilat

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Next Post
Para Republikan Marah : Atas Kinerja Buruk Donald Trump dan Mitch McConnell – Kekalahan Pemilu Paruh waktu

Para Republikan Marah : Atas Kinerja Buruk Donald Trump dan Mitch McConnell – Kekalahan Pemilu Paruh waktu

Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang saat Berenang di Sungai Aare Swiss

Ridwan Kamil Melesat Ungguli Semua Nama-Nama Capres Yang Populer Selama Ini

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist