• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mendukung RIKA Meraih Jakarta 1: Mempermudah Target Jokowi-Kaesang-Gibran

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
November 19, 2024
in Feature, Pilkada
0
Mendukung RIKA Meraih Jakarta 1: Mempermudah Target Jokowi-Kaesang-Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

*Oleh: Damai Hari Lubis – Ketua Aliansi Anak Bangsa*

Lepas dari metode dukungan moral yang diberikan kelompok oposisi kepada Prabowo sebagai wujud presentasi moralitas, itikad baik, atau niat luhur kebangsaan, dukungan ini dapat dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab anak bangsa untuk memberi ruang transisi kepemimpinan. Transisi ini diharapkan memberi kesempatan bagi pemimpin baru untuk menyusun program kerja strategis, meski dengan batas waktu tertentu.

Ada kelompok yang memberikan target waktu 100 hari, ada pula yang menetapkan 6 bulan, bahkan 1 tahun. Pendekatan ini, walau tampak bijak, menghadapi kenyataan politik yang penuh dinamika, termasuk manuver seperti kunjungan bolak-balik Prabowo ke Solo. Tujuan kunjungan tersebut menimbulkan banyak spekulasi: apakah hanya sekedar melepas rindu dengan Jokowi, meminta pengarahan, atau ada urusan penting lainnya.

Namun, di sisi lain, publik juga menyaksikan sejumlah individu bermasalah secara hukum berhasil masuk ke lingkaran Istana. Sementara itu, tokoh seperti T. Lembong tiba-tiba ditahan tanpa proses yang jelas di mata publik. Fenomena ini menunjukkan kontras dalam politik hukum yang sedang berlangsung.

Dalam konteks Jakarta 1, dukungan kepada Ridwan Kamil (RIKA) sebagai calon gubernur dianggap memperingan target politik Jokowi dan poros kekuasaan Kaesang-Gibran. Langkah ini dapat dipandang sebagai strategi untuk melanggengkan pengaruh keluarga Jokowi di pentas politik nasional, bahkan dalam skenario di mana Gibran bekerja bersama Presiden Prabowo.

Analisis Pola Pikir

Jika ada kelompok besar oposisi yang tiba-tiba memberikan dukungan kepada figur yang merupakan pilihan Jokowi dan Kaesang, hal ini patut ditinjau dengan kritis. Apakah langkah ini mencerminkan kecerdasan politik atau justru bentuk halusinasi yang mengabaikan fakta nyata? Pola pikir seperti ini bisa dipertanyakan: apakah kelompok tersebut telah terpengaruh oleh propaganda “revolusi mental” Jokowi?

Sebagai solusi, masyarakat yang tidak mendukung pemerintah saat ini dapat memainkan peran pasif, aktif mengamati dinamika politik, dan memberi masukan secara bijaksana. Meskipun pada dasarnya, Prabowo dan kabinetnya sudah seharusnya memahami tugas pokok dan fungsi mereka tanpa perlu arahan dari masyarakat.

Dilema Dukungan

Prabowo sendiri tampak berkomitmen untuk melanjutkan pola kepemimpinan Jokowi, yang sering disebutnya sebagai “guru politik.” Dalam konteks ini, ia diprediksi akan tetap berkonsultasi dengan Jokowi, yang dianggap memiliki kecerdasan politik satu tingkat di atas dirinya.

Namun, apakah pantas untuk terus mendukung agenda politik yang tampaknya hanya melanggengkan kekuasaan Jokowi di balik layar? Diskursus politik seperti ini tampak kontraproduktif jika oposisi justru mendukung figur yang berafiliasi erat dengan penguasa saat ini, alih-alih memperkuat persatuan melawan musuh bersama (common enemy).

Kesimpulan

Mendukung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur DKI Jakarta dapat dipandang sebagai bentuk kemunduran mentalitas dan pola pikir. Pola propaganda ala Jokowi yang penuh intrik dan manipulasi tampaknya telah mengkontaminasi sebagian kelompok oposisi. Akibatnya, masyarakat dan tokoh-tokoh yang berani dan jujur sering menjadi korban tipu daya yang terus berulang.

Tidak ada bedanya mendukung perahu yang ditumpangi Jokowi, Gibran, dan Kaesang, dengan membantu mengayuh agar perahu tersebut sampai ke tujuannya. Dalam politik, sikap pragmatis yang mengabaikan prinsip hanya akan menguntungkan pihak penguasa dan merugikan rakyat yang mendambakan perubahan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MA Bentuk Tim Investigasi Intermal Untuk Cari Tahu Sosok R , Pengatur komposisi Majelis Hakim Pembebas Ronald Tannur

Next Post

Siti Zuhro Tidak Setuju dengan Fuad Bawazier Soal “Petruskan” di Era Prabowo

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Siti Zuhro Tidak Setuju dengan Fuad Bawazier Soal “Petruskan” di Era Prabowo

Siti Zuhro Tidak Setuju dengan Fuad Bawazier Soal "Petruskan" di Era Prabowo

BLT Digunakan Untuk Tujuan Politik – Gagal Mengentaskan Kemiskinan

BLT Digunakan Untuk Tujuan Politik - Gagal Mengentaskan Kemiskinan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...