• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Menkeu Purbaya Keliru Baca Akar Masalah: Ekonomi Carut-Marut, Bukan Uang Mengendap

Ali Syarief by Ali Syarief
October 1, 2025
in Birokrasi, Economy, Feature
0
Menkeu Purbaya Keliru Baca Akar Masalah: Ekonomi Carut-Marut, Bukan Uang Mengendap
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Menteri Keuangan menyebut salah satu biang keladi pengangguran di Indonesia adalah karena dana mengendap di Bank Indonesia, jumlahnya disebut mencapai Rp425 triliun. Pernyataan ini seakan memberi kesan bahwa masalah ketenagakerjaan bisa selesai bila dana tersebut segera dialirkan ke dunia usaha. Namun jika ditelisik lebih dalam, pandangan itu tampak terlalu menyederhanakan realitas, bahkan berpotensi menyesatkan.

Uang Mengendap Bukan Sumber Utama Masalah

Dana parkir perbankan di BI hanyalah satu sisi dari dinamika likuiditas. Faktanya, data OJK per Januari 2025 menunjukkan angka undisbursed loan—kredit yang sudah disetujui tetapi belum dicairkan nasabah—mencapai Rp2.348,9 triliun. Angka ini lebih dari lima kali lipat klaim dana parkir di BI. Artinya, bukan hanya bank yang menahan dana, tetapi justru pelaku usaha sendiri yang belum berani menarik kredit untuk ekspansi.

Jika uang sudah tersedia, mengapa tidak digunakan? Jawabannya sederhana: iklim usaha sedang getir. Pengusaha masih ragu menanamkan modal, menunda pembukaan pabrik, bahkan membatasi perekrutan karyawan. Maka persoalannya bukan sekadar uang ada atau tidak, melainkan ada keberanian atau tidak untuk berinvestasi dalam kondisi ekonomi yang serba tak pasti.

Cermin Ekonomi yang Tidak Sehat

Undisbursed loan dalam jumlah raksasa adalah indikator bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami stagnasi. Ketika dunia usaha memilih untuk menunda ekspansi, berarti mereka tidak melihat prospek yang meyakinkan di depan mata. Ini bisa disebabkan biaya produksi tinggi, daya beli masyarakat melemah, ketidakpastian regulasi, hingga ancaman defisit APBN yang membayangi.

Dengan kata lain, uang bukan tidak ada. Justru terlalu banyak uang yang “nganggur”. Tetapi uang itu menganggur bukan karena kesalahan Bank Indonesia, melainkan karena fondasi ekonomi nasional rapuh. Dalam kondisi seperti ini, menyalahkan uang parkir Rp425 triliun di BI sama saja menutup mata dari persoalan lebih besar: ekonomi kita sedang carut-marut.

Beban Pengangguran yang Kian Berat

Keterlambatan ekspansi dunia usaha otomatis menahan laju penciptaan lapangan kerja baru. Sementara setiap tahun, jutaan angkatan kerja baru terus masuk pasar kerja. Hasilnya: pengangguran tetap tinggi. Jika kondisi ini berlarut, bukan hanya pengangguran yang meningkat, tapi juga potensi masalah sosial lainnya: ketidakstabilan politik, kriminalitas, hingga meningkatnya kesenjangan.

Saatnya Jujur Melihat Akar Masalah

Menyalahkan BI atau dana parkir hanya memberi solusi semu. Yang mendesak adalah keberanian pemerintah mengakui akar masalah: iklim usaha tidak sehat, kebijakan ekonomi tidak sinkron, dan arah pembangunan nasional tidak jelas. Selama masalah-masalah fundamental ini tidak dibereskan, dana triliunan rupiah akan tetap mengendap entah di BI atau di rekening perbankan, sementara pengangguran terus membengkak.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ijazah Jokowi: Kertas atau Integritas?

Next Post

Jokowi Ditahan Pasca Status Tersangka

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post

Jokowi Ditahan Pasca Status Tersangka

Bobby Nasution Berencana Sampaikan Sikapnya ke PDIP dengan Kerendahan Hati

Bobby Nasution Minta Maaf: Potret Kelas Ketololan Seorang Gubernur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist