• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Nataru dan Drama Tahunan Pangan: Sampai Kapan Pemerintah Jadi Pemadam Kebakaran?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
November 22, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Harga Cabai hingga Beras Kompak Melonjak
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmjadja

Perbincangan tentang pentingnya ketersediaan bahan pangan dan stabilisasi harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), selalu menjadi topik rutin setiap tahun. Pemerintah hampir pasti menggelar rapat koordinasi. Tetapi pertanyaan kritisnya: apakah rapat ini sungguh mencari solusi, atau hanya gugur kewajiban?

Semua pihak yang terkait selalu diundang: pedagang, pelaku usaha, asosiasi pangan, hingga pemerintah daerah. Pemerintah berkeyakinan bahwa pedagang adalah elemen kunci dalam merumuskan solusi. Itulah sebabnya penyamaan data selalu diprioritaskan setiap rapat digelar.

Padahal, data yang akurat dan akuntabel adalah fondasi utama pengelolaan pangan. Tanpa data berkualitas, sulit mengantisipasi kebutuhan masyarakat. Nyatanya, setiap menjelang HBKN, harga pangan pokok hampir selalu meroket, terutama ketika mendekati Idul Fitri.

Fenomena merangkaknya harga menjelang hari besar memang telah menjadi “kebiasaan nasional”. Namun pola ini tidak boleh dibiarkan. Pemerintah seharusnya tidak terus menerus bertindak sebagai pemadam kebakaran. Kita membutuhkan pendekatan deteksi dini agar potensi gejolak harga dapat dikenali jauh sebelumnya.

Sayangnya, pola deteksi dini ini jarang diminati para pengambil kebijakan. Mereka lebih senang memainkan peran heroik seolah memadamkan krisis, padahal krisis tersebut dapat dicegah. Jika sistem deteksi dini dibangun dengan baik, rapat koordinasi yang setiap tahun menjadi ritual itu mungkin tidak lagi diperlukan.

Dalam upaya menjaga harga tetap wajar, pemerintah harus mempertimbangkan dua kepentingan besar: produsen dan konsumen. Harga yang terbentuk di pasar tidak boleh merugikan produsen. Jangan sampai harga jatuh di bawah ongkos produksi. Petani, peternak, pembudidaya ikan, pekebun, petani hutan, hingga pelaku usaha hortikultura harus dihormati jerih payahnya melalui penetapan harga yang adil.

Permainan harga oleh tengkulak adalah persoalan klasik. Jika fenomena ini masih ditemukan di lapangan, maka menjadi tugas bersama untuk membereskannya. Di sisi lain, kondisi konsumen juga perlu diperhatikan, terutama pasca pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan daya beli turun drastis.

Posisi pedagang juga tidak boleh diabaikan. Dalam tata niaga pangan, mereka memiliki peran penting dalam menentukan harga. Karena itu, pembinaan dan pengawasan terhadap pedagang harus dilakukan secara serius untuk memastikan harga tetap rasional: petani tidak rugi, pedagang tidak terbebani, konsumen tidak diperas.

Pembangunan sistem deteksi dini terhadap gejolak pangan bukan hanya pilihan, melainkan keharusan. Sangat memalukan jika setiap tahun menjelang HBKN, pihak-pihak terkait harus kembali menggelar rapat koordinasi tanpa ada perubahan mendasar.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, ada beberapa hal yang perlu menjadi fokus koordinasi:

1. Ketersediaan Pangan

Pastikan stok pangan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng aman dan stabil.

2. Harga Pangan

Lakukan pemantauan intensif dan intervensi bila diperlukan untuk menjaga stabilitas harga.

3. Distribusi

Pastikan pasokan berjalan lancar tanpa hambatan logistik.

4. Keamanan Pangan

Perkuat pengawasan kualitas dan kuantitas pangan yang beredar.

5. Bantuan Pangan

Koordinasikan bantuan pangan seperti BPNT untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Adapun sejumlah komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus:

  • Beras – Stok diperkirakan masih 8,3 juta ton hingga akhir tahun.

  • Cabai – Harga berpotensi naik akibat gangguan panen saat musim hujan.

  • Daging Ayam Ras – Stok masih cukup, sekitar 283 ribu ton hingga akhir tahun.

  • Telur Ayam Ras – Stok juga memadai, sekitar 177 ribu ton.

Pemerintah telah melakukan penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta meningkatkan pengawasan melalui Satgas Pengendalian Harga Beras. Namun efektivitas kebijakan ini masih perlu diuji secara konsisten.

Akhirnya, meski pola koordinasi tahunan selama ini lebih tampak sebagai kerja pemadam kebakaran, langkah itu tetap dianggap perlu. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana koordinasi tersebut diintegrasikan ke dalam sistem deteksi dini yang permanen dan berkelanjutan. Di sinilah tantangan sekaligus pekerjaan rumah terbesar kita.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi Kebal Hukum? Analisis Kritis atas Impunitas Politik di Indonesia Pasca-2024

Next Post

80 Tahun Indonesia Menangis – Membongkar Luka Lama Bea Cukai

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Feature

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo
Feature

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik
Feature

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026
Next Post
80 Tahun Indonesia Menangis – Membongkar Luka Lama Bea Cukai

80 Tahun Indonesia Menangis - Membongkar Luka Lama Bea Cukai

Gus Yahya Digoyang: Ada Apa dengan PBNU?

Gus Yahya Digoyang: Ada Apa dengan PBNU?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran
Feature

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

by Karyudi Sutajah Putra
June 20, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - "Dak gendong ke mana-mana. Dak gendong ke...

Read more
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026

SARJANA MENUMPUK, INDUSTRI KEKURANGAN TALENTA

June 20, 2026

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...