• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

NEGARA BUNTUNG, OLIGARKI UNTUNG

fusilat by fusilat
February 20, 2026
in Crime, Feature, Law
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 20 Februari 2026
Yus Dharman, S.H., M.M., M.Kn
Advokat / Ketua Dewan Pengawas FAPRI (Forum Advokat & Pengacara Republik Indonesia)

Penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung pada Jumat, 30 Januari 2026, di kediaman mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dua periode di era Presiden Joko Widodo, bukanlah sekadar peristiwa hukum biasa. Langkah ini berpotensi membuka kotak pandora mega-skandal tata kelola perkebunan kelapa sawit, khususnya terkait praktik pemutihan yang melegalkan jutaan hektare kebun sawit ilegal di dalam kawasan hutan.

Akar persoalan bertumpu pada Pasal 110A dan Pasal 110B Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK). Regulasi yang sejatinya dirancang untuk menertibkan penguasaan lahan sawit oleh korporasi justru diduga kuat telah diselewengkan menjadi komoditas dagang antara regulator dan pelaku usaha.

Dengan penerapan Pasal 110A, pelanggar cukup dikenai sanksi ringan berupa pembayaran Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) dan Dana Reboisasi (DR)—dua komponen Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). PSDH merupakan pengganti nilai intrinsik hasil hutan, baik kayu maupun non-kayu, sementara DR diperuntukkan bagi pembiayaan reboisasi dan rehabilitasi hutan. Namun, mekanisme ini justru membuka ruang kompromi hukum yang merugikan negara secara sistemik.

Berdasarkan data audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dimiliki Satgas Sawit, dari total 3,37 juta hektare lahan sawit ilegal di kawasan hutan—setara hampir 50 kali luas wilayah Jakarta—potensi penerimaan negara dari denda dan kewajiban pajak seharusnya mencapai sekitar Rp 450 triliun.

Faktanya, Satgas Sawit hanya menetapkan sanksi sekitar Rp 70 triliun. Artinya, terdapat selisih fantastis sebesar Rp 380 triliun yang patut diduga telah “menguap” entah ke mana.

Selisih super jumbo tersebut diduga terjadi melalui manipulasi mekanisme self-reporting. Korporasi melaporkan luas lahan yang jauh lebih kecil dari kondisi faktual di lapangan, sementara KLHK sebagai verifikator diduga menutup mata atau bahkan melegitimasi data palsu tersebut.

Padahal, Pasal 110B—yang memuat sanksi berat berupa denda administratif progresif—seharusnya diberlakukan terhadap perusahaan-perusahaan yang secara nyata merambah kawasan hutan secara ilegal. Namun, pelanggaran tersebut “disulap” seolah-olah memiliki izin lama, sehingga dendanya menjadi murah. Selisih denda inilah yang merupakan kerugian negara dan patut diduga menjadi bancakan oknum tertentu.

Apabila terbukti bahwa Siti Nurbaya dan/atau jajarannya terlibat dalam rekayasa status pemutihan ini, maka seluruh narasi keberhasilan hilirisasi sawit selama satu dekade terakhir akan runtuh. Fakta akan berbicara bahwa industri sawit nasional dibangun di atas pondasi korupsi, manipulasi hukum, dan perusakan hutan lindung yang dilegalkan secara ugal-ugalan.

Kini publik menanti:
apakah Korps Adhyaksa benar-benar berani menyeret seluruh pelaku, termasuk para intellectual dader di balik Surat Keputusan Pelepasan Kawasan Hutan, ke meja hijau?
Ataukah kasus ini kembali berakhir antiklimaks, seperti banyak perkara sumber daya alam sebelumnya—besar di awal, menguap di akhir?

Kita tunggu tanggal mainnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Soal PBB: Tanah yang Lebih Tua dari Negara

Next Post

Dua Halte Menuju Ikhlas

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026
Birokrasi

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum
Birokrasi

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
Next Post

Dua Halte Menuju Ikhlas

Al-Insān Ḥayānun Nāṭiq: Tentang Penuaan Pikiran dan Keberanian Bertanya

Al-Insān Ḥayānun Nāṭiq: Tentang Penuaan Pikiran dan Keberanian Bertanya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...