• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Negara dalam Negara: Polemik Pemagaran Laut dan Kegagapan Pemerintah

Ali Syarief by Ali Syarief
January 18, 2025
in Crime, Feature
0
Untuk Menjaga Kepercayaan Publik DPR Minta TNI Pecat Prajurit Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta- Isu pemagaran laut di Indonesia baru-baru ini menyeruak ke permukaan, mencerminkan kekacauan koordinasi di tubuh pemerintahan dan penegakan hukum. Presiden menyerukan pengusutan masalah ini, tetapi respons para pemangku kepentingan menunjukkan kegagapan yang menggambarkan betapa rapuhnya sistem pemerintahan kita dalam menyikapi persoalan lintas sektor. Alih-alih memberikan solusi tegas, masing-masing lembaga seperti berjalan sendiri-sendiri, saling melempar tanggung jawab, dan terkesan abai terhadap keresahan publik.

Pemagaran Laut: Isu yang Mengusik Kedaulatan

Pemagaran laut, yang seharusnya menjadi simbol kedaulatan wilayah dan pengelolaan sumber daya maritim, kini berubah menjadi persoalan pelik. Sejumlah pihak mempertanyakan motif di balik tindakan ini—apakah murni untuk menjaga keamanan atau ada kepentingan tersembunyi yang menggerogoti kedaulatan negara? Presiden Prabowo telah meminta masalah ini diusut tuntas, tetapi hingga kini, belum ada langkah konkret yang menunjukkan arah penyelesaian.

Polri, sebagai ujung tombak penegakan hukum, menyatakan belum melihat adanya unsur pidana. Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah tidak adanya unsur pidana mencerminkan lemahnya regulasi, ataukah memang ada keengganan untuk menyentuh pihak-pihak tertentu yang diduga terlibat? Di sisi lain, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) dengan enteng menyatakan bahwa ini bukan urusannya, seolah-olah menegaskan bahwa laut adalah entitas yang berada di luar ranah koordinasi pemerintah.

Kegagalan Koordinasi Antar-Lembaga

Situasi ini semakin kompleks karena para menteri terkait lebih memilih diam daripada memberikan klarifikasi. Diamnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuat publik bertanya-tanya: apakah diam mereka mencerminkan ketidakmampuan atau ada upaya untuk menutupi sesuatu? Dalam sistem pemerintahan yang ideal, koordinasi antar-lembaga menjadi kunci untuk menangani persoalan lintas sektor. Namun, dalam kasus ini, ketidakhadiran sikap tegas dari kementerian terkait justru mempertegas kecurigaan bahwa ada yang tidak beres.

Negara dalam Negara: Fenomena Berulang

Fenomena “negara dalam negara” seperti ini bukan hal baru di Indonesia. Setiap kali ada kasus besar yang melibatkan sektor strategis, selalu muncul kesan bahwa ada kekuatan tertentu yang bermain di balik layar. Pemagaran laut bukan hanya soal teknis; ini adalah soal kedaulatan, transparansi, dan akuntabilitas. Ketika lembaga negara tidak mampu bekerja secara harmonis, ruang kosong itu justru diisi oleh aktor-aktor yang mungkin memiliki agenda terselubung.

Hal ini mencerminkan bagaimana demokrasi yang kita bangun dengan susah payah masih menghadapi tantangan serius dalam hal pengelolaan tata kelola pemerintahan. Jika lembaga-lembaga yang seharusnya menjadi pelindung rakyat justru terkesan abai, maka siapa yang sebenarnya mereka wakili?

Perlu Tindakan Tegas

Menjawab kekacauan ini, diperlukan langkah tegas dan terpadu. Presiden harus memastikan bahwa seruannya untuk mengusut masalah ini bukan sekadar retorika belaka. Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu, meskipun itu menyasar pihak-pihak yang memiliki pengaruh besar. Selain itu, perlu ada audit menyeluruh terhadap regulasi dan mekanisme pengawasan laut di Indonesia. Regulasi yang lemah hanya akan menjadi celah bagi oknum untuk melakukan penyimpangan.

Publik juga harus terus bersuara, memastikan bahwa isu ini tidak menghilang dari radar perhatian. Persoalan pemagaran laut adalah cerminan dari masalah yang lebih besar: lemahnya tata kelola, kurangnya koordinasi, dan ketidakjelasan arah kebijakan. Selama masalah ini tidak ditangani dengan serius, kedaulatan dan hak-hak rakyat akan terus terancam oleh kekuatan-kekuatan yang tidak terlihat namun nyata keberadaannya.

Kesimpulan

Pemagaran laut bukan sekadar isu teknis. Ini adalah potret buram tata kelola negara yang belum sepenuhnya bebas dari cengkraman “negara dalam negara.” Koordinasi yang lemah, pernyataan yang kontradiktif, dan sikap diam para pemangku kepentingan semakin menegaskan betapa rapuhnya komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas. Dalam situasi ini, rakyat hanya bisa berharap bahwa seruan Presiden untuk mengusut masalah ini bukanlah sekadar angin lalu. Jika tidak, bangsa ini akan terus digerogoti oleh kekuatan-kekuatan yang seolah berada di atas hukum.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Megawati dan Prabowo Akan Bertemu: Hasto Sebut Momentum Strategis Bangun Demokrasi Sehat

Next Post

Rekor 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Rekor 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024

Rekor 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024

REBUTAN GABAH

REBUTAN GABAH

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist