• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Japanese Supesharu

Rekor 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
January 18, 2025
in Japanese Supesharu, News
0
Rekor 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Atish Patel dan Katie Forster

TOKYO, Jepang mencatat rekor jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2024, dengan total lebih dari 36,8 juta kedatangan, menurut data yang dirilis oleh Badan Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) pada Rabu. Angka ini melampaui rekor sebelumnya pada 2019 yang hampir mencapai 32 juta wisatawan.

Peningkatan ini menandai kembalinya lonjakan pariwisata yang dimulai lebih dari satu dekade lalu sebelum terganggu oleh pandemi COVID-19, dengan jumlah wisatawan meningkat lebih dari empat kali lipat sejak 2012.

Salah satu faktor utama yang mendorong lonjakan ini adalah melemahnya nilai yen, yang membuat berbagai hal di Jepang, mulai dari semangkuk ramen hingga pisau dapur buatan tangan, menjadi lebih terjangkau. Selain itu, kebijakan pemerintah yang mempromosikan daya tarik wisata seperti Gunung Fuji, kuil-kuil, hingga pengalaman kuliner di berbagai pelosok Jepang turut memperkuat daya tarik negara tersebut.

“Jepang telah lama menjadi destinasi impian banyak orang, tetapi saat ini adalah waktu terbaik karena Jepang seperti sedang menggelar ‘diskon 30 persen’,” ujar Naomi Mano, presiden perusahaan hospitality dan event, Luxurique, kepada AFP.

Ambisi Pariwisata yang Lebih Besar
Pemerintah Jepang menetapkan target ambisius untuk hampir menggandakan jumlah wisatawan menjadi 60 juta per tahun pada 2030. Salah satu strategi utamanya adalah menyebarkan arus wisatawan ke wilayah-wilayah yang kurang ramai untuk menghindari kepadatan di tempat-tempat wisata populer seperti Kyoto.

Namun, pertumbuhan jumlah wisatawan juga memicu keluhan dari penduduk lokal di destinasi utama seperti Kyoto. Kota yang kaya tradisi ini dikenal dengan geisha berpakaian kimono serta kuil Buddha yang kerap dipadati pengunjung. Penduduk mengeluhkan perilaku tidak sopan dari wisatawan yang sering mengganggu geisha demi berfoto, serta kemacetan lalu lintas dan peningkatan sampah.

Sebagai langkah mengatasi masalah ini sekaligus meningkatkan pendapatan, Kyoto mengumumkan rencana untuk menaikkan pajak penginapan. “Langkah ini bertujuan mewujudkan pariwisata berkelanjutan dengan tingkat kepuasan tinggi bagi warga, wisatawan, dan pelaku usaha,” ujar pernyataan resmi pemerintah Kyoto pada Selasa.

Wisatawan asal Australia, Larry Cooke (21), setuju dengan ide pajak tambahan ini, tetapi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan. “Jika ada beban pada infrastruktur, pajak wisatawan adalah ide yang bagus, tetapi Kyoto harus menemukan keseimbangan yang tepat,” katanya kepada AFP.

Dampak Ekonomi yang Signifikan
Pariwisata kini menjadi sektor unggulan Jepang, hanya kalah dari ekspor kendaraan dalam hal pendapatan. Meski demikian, dengan populasi 124 juta jiwa, Jepang masih menerima lebih sedikit wisatawan dibandingkan Prancis, yang memiliki populasi 68 juta dan mencatat 100 juta kunjungan wisatawan pada 2023.

Permasalahan overtourism di Jepang sebagian besar terjadi karena konsentrasi wisatawan di kota-kota tertentu. Misalnya, jumlah wisatawan asing ke Tokyo meningkat dua kali lipat dibandingkan 2019, sementara Osaka mengalami peningkatan 1,5 kali lipat.

Mano percaya pemerintah dapat mengatasi hal ini dengan mempromosikan destinasi lain di Jepang dan mempermudah akses ke wilayah pedesaan. “Pemerintah perlu menyediakan lebih banyak informasi dan memungkinkan wisatawan untuk memesan aktivitas di area-area tersebut,” tambahnya.

© 2025 AFP

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Negara dalam Negara: Polemik Pemagaran Laut dan Kegagapan Pemerintah

Next Post

REBUTAN GABAH

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Next Post
REBUTAN GABAH

REBUTAN GABAH

Pemerintah Bahas Rencana Libur Sekolah Selama Ramadan 1446 H – Tanggapan PBNU dan Muhammadiyah?

Libur Sekolah Ramadan 2025: Pemerintah Ganti Konsep dengan Pembelajaran Khusus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist