• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Negara Dijadikan Mertua: Ketika Pernikahan Jadi Panggung Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
July 18, 2025
in Birokrasi, Feature, Tokoh/Figur
0
Negara Dijadikan Mertua: Ketika Pernikahan Jadi Panggung Kekuasaan
Share on FacebookShare on Twitter

Esai ini ditulis sebagai bentuk refleksi atas pentingnya batas antara publik dan privat dalam tata kelola negara.

Fusilatnews- Pernikahan adalah peristiwa sakral yang seharusnya membawa keharuan, bukan keraguan. Namun ketika yang menikah adalah dua tokoh muda dari dinasti kekuasaan—anak Gubernur Jawa Barat, Maula Akbar, dan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina—dan akadnya berlangsung di Pendopo Garut, fasilitas resmi milik negara, maka kisah cinta ini tak bisa dilepaskan dari tafsir politik dan etika publik.

Dalam narasi resmi, keluarga menyatakan telah menyewa pendopo senilai Rp20 juta. Konon sesuai aturan. Tapi publik bukan sekadar menyoal angka, melainkan makna: benarkah pernikahan ini tidak menyisakan celah privilese?

Pendopo, dalam khazanah pemerintahan, bukanlah rumah pribadi pejabat. Ia adalah simbol netral kekuasaan administratif. Menggunakannya, apalagi di hari kerja, apalagi dengan pengamanan aparat negara seperti polisi dan Satpol PP, membawa pesan yang rumit: negara terlihat sedang “turut campur” dalam urusan keluarga pejabat.

Yang membedakan pejabat publik dari rakyat biasa bukan status pernikahannya, melainkan tanggung jawab etiknya. Pejabat adalah milik publik, dan setiap langkahnya adalah representasi dari integritas jabatan. Maka, walau sah secara administrasi, pesta semegah itu—yang digelar oleh dua tokoh politik muda yang notabene lahir dari rahim kekuasaan—berisiko membingkai kekuasaan sebagai warisan, bukan pengabdian.

Kita tidak sedang menyoal cinta dua insan. Kita sedang menyoal apakah etika kekuasaan masih dianggap penting ketika cinta itu bersanding dengan kekuatan struktural—legislatif dan eksekutif.

Lebih jauh, jika Pendopo Garut memang bisa disewa secara resmi oleh publik, mengapa tidak banyak pernikahan rakyat biasa yang digelar di sana? Mengapa baru muncul informasi tentang “boleh digunakan publik secara gratis” setelah acara putra pejabat ini? Apakah ini bukan cerminan dari bagaimana akses ke negara kerap lebih ramah pada mereka yang sudah punya kuasa?

Negara tak boleh menjadi mertua yang memfasilitasi secara istimewa anak-anak penguasa. Ketika pernikahan diresmikan di panggung milik rakyat, rakyat berhak bertanya: apakah ini cinta sejati, atau sekadar konfirmasi dinasti?

Jika benar ada transparansi, biarkan publik menyaksikan daftar siapa saja yang pernah menyewa pendopo di hari kerja, dengan harga dan fasilitas yang sama. Jika tidak ada, maka pernyataan “kami menyewa secara resmi” hanya akan menjadi pembenaran, bukan kejujuran.

Cinta bisa milik siapa saja. Tapi keadilan dan etika tak boleh dikorbankan di altar kekuasaan. Sebab negara bukan properti keluarga pejabat—ia adalah milik seluruh rakyat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tentang Seorang Presiden yang Tak Menjadi Apa-apa

Next Post

Jokowi yang Harus Membuktikan Ijazahnya: Analisis Hukum Pembuktian Atas Pernyataan Nilai IPK, Jurusan dan Pembimbing Skripsi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Jokowi yang Harus Membuktikan Ijazahnya: Analisis Hukum Pembuktian Atas Pernyataan Nilai IPK, Jurusan dan Pembimbing Skripsi

Jokowi yang Harus Membuktikan Ijazahnya: Analisis Hukum Pembuktian Atas Pernyataan Nilai IPK, Jurusan dan Pembimbing Skripsi

Tanah untuk Ormas: Revisi Reforma Agraria atau Agenda Politik?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...