• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Nekolim ala Prabowo

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 20, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Nekolim ala Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Warisan kolonialisme Belanda kepada bangsa Indonesia yang lestari hingga kini adalah feodalisme. Akhirnya para feodalis pun melanggengkan mental kolonial. Kolonialisme gaya baru atau neokolonialisme, atau nekolim dalam bahasa Bung Karno. Para pejabat berlagak gubernur jenderal Hindia Belanda.

Benar kata Bung Karno: perjuangannya lebih mudah karena menghadapi penjajah. Tapi perjuangan kita generasi berikutnya akan lebih susah karena menghadapi bangsa sendiri. Terutama para pejabat negara.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pun mirip pemerintahan kolonial Belanda, kolonial gaya baru atau neokolonialisme alias nekolim. Betapa tidak?

Semua wakil menteri diberi jabatan Komisaris BUMN. Otomatis gaji mereka dobel.

Semua anggota DPR RI, yang berjumlah 575 orang, diberi tunjangan perumahan 50 juta rupiah per bulan. Jika ditotal dengan gaji dan tunjangan ini-itu, take home pay mereka mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Padahal, anggota parlemen negara maju seperti Swedia saja tak mendapat tunjangan rumah dan mobil. Mereka tak mau diistimewakan. Mereka tidak bermental feodal.

Ironisnya, untuk membiayai itu semua Prabowo menggenjot sektor pajak. Rakyat yang jadi sasaran “penindasan”.

Di sisi lain, efisiensi anggaran dilakukan. Konsekuensinya, dana Transfer Ke Daerah (TKD) dipangkas drastis. Akibatnya, para kepala daerah berlomba-lomba menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Seperti Bupati Pati Sudewo yang sempat didemo dan akan didemo lagi itu.

Warga Kota Cirebon juga mengancam akan demo seperti rakyat Pati jika walikota setempat tidak membatalkan kenaikan PBB yang mencapai 1.000%.

Ironisnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengancam rakyat yang belum membayar pajak akan dipersulit urusan administrasinya. Inilal mental kolonial.

Selain menggencet rakyat dengan kenaikan pajak, untuk membiayai proyek-proyek ambisius seperti makan bergizi gratis yang sarat indikasi korupsi dan tak ada gunanya, Prabowo juga akan menarik utang baru di tahun 2026 yang dialokasikan mencapai 781 triliun rupiah. Inilah utang yang harus ditanggung anak cucu kita kelak.

Akhirnya, rakyat pun susah menghadapi pemerintah yang bergaya feodal dan bermental kolonial. Benar kata Bung Karno, perjuangan generasi sekarang lebih sulit karena menghadapi bangsa sendiri, dalam hal ini pemerintah kita sendiri.

Pejabat bergaji tinggi, sedangkan rakyat tetap miskin. Kemiskinan meraja rela. Pengangguran dan PHK di mana-mana.

Jika kondisi “jomplang” ini terus berlanjut, maka revolusi sosial seperti tahun 1998 tinggal soal waktu saja. Cepat atau lambat pasti terjadi. Tinggal menunggu pemicunya. Pemerintah harus hati-hati.

Sebenarnya, kalau rakyat mau menggulingkan pemerintah, tak perlu demo. Cukup tidak membayar pajak saja, niscaya pemerintah akan lumpuh.

Hal itu sudah dipraktikkan rakyat India di bawah komando Mahatma Gandhi dengan prinsip perjuangannya, Ahimsa atau anti-kekerasan. Caranya: tidak membayar pajak, sehingga pemerintah kolonial Inggris pun bangkrut di India.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Utang Rp782 Triliun di 2026: Cermin Buruknya Kinerja Pemerintahan

Next Post

Pajak: Rakyat yang Bayar, Pejabat yang Kenyang

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Pajak: Rakyat yang Bayar, Pejabat yang Kenyang

Pajak: Rakyat yang Bayar, Pejabat yang Kenyang

Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta, Sahroni: Jangan Hanya Lihat Angkanya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...