• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Utang Rp782 Triliun di 2026: Cermin Buruknya Kinerja Pemerintahan

Ali Syarief by Ali Syarief
August 20, 2025
in Economy, Feature
0
Utang Rp782 Triliun di 2026: Cermin Buruknya Kinerja Pemerintahan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Tidak bisa dielakkan, pada 2026 pemerintahan Prabowo harus kembali menambah utang dengan jumlah mencengangkan: Rp782 triliun. Angka ini bukan sekadar teknis fiskal, melainkan potret nyata betapa rapuhnya kinerja pemerintahan dalam mengelola pendapatan dan belanja negara.

Secara akademis, ada beberapa indikator yang bisa menjadi kacamata untuk membaca kondisi ini. Pertama, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meski pemerintah sering mengklaim rasio masih di bawah batas aman 60% sebagaimana standar Maastricht Treaty, tren kenaikan utang menunjukkan ketergantungan yang makin akut. Indonesia kini berada pada posisi di mana ruang fiskal menyempit, karena setiap tambahan utang berarti tambahan kewajiban bunga yang harus dibayar dari APBN.

Kedua, penerimaan negara yang stagnan. Tax ratio Indonesia, yang selama bertahun-tahun hanya berkisar 9–10% terhadap PDB, jauh tertinggal dari rata-rata negara ASEAN yang bisa mencapai 14–15%. Rendahnya tax ratio adalah bukti kegagalan struktural dalam memperluas basis pajak, memperbaiki kepatuhan, dan menutup kebocoran. Pemerintahan sebelumnya gagal melakukan reformasi signifikan, dan kini Prabowo mewarisi masalah itu tanpa strategi jelas untuk memperbaikinya.

Ketiga, beban pembayaran bunga utang yang terus meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 20% belanja pemerintah pusat habis hanya untuk membayar bunga dan cicilan utang. Artinya, sebagian besar ruang fiskal kita tidak lagi dipakai untuk pembangunan produktif, tetapi untuk menutup janji-janji masa lalu yang dibiayai dengan utang baru.

Dalam perspektif akademis, fenomena ini disebut sebagai debt trap—jebakan utang. Negara terpaksa berutang lagi, hanya untuk membayar utang lama. Persis seperti orang yang gali lubang tutup lubang.

Namun di balik analisis akademis itu, ada kritik tajam yang harus ditegaskan. Utang sebesar Rp782 triliun adalah cermin kegagalan politik, bukan sekadar masalah teknis ekonomi. Kegagalan itu terletak pada arah pemerintahan yang lebih sibuk menjaga stabilitas kekuasaan ketimbang merumuskan strategi fiskal jangka panjang.

Prabowo, jika tidak cerdik dalam memilih tim ekonomi dan kabinetnya, hanya akan mengulang pola lama: membiarkan birokrasi tambun, mengumbar retorika populis, tetapi kosong dari terobosan nyata. Satu-satunya jalan adalah keberanian melakukan perombakan drastis. Bukan sekadar mengganti menteri, melainkan membangun tim yang benar-benar paham bagaimana menyehatkan fiskal negara.

Dan di titik ini, keberadaan figur-figur simbolis seperti Gibran Rakabuming Raka hanyalah beban politik. Wakil presiden muda itu lebih sering tampil sebagai representasi dinasti, bukan solusi. Jika Prabowo ingin dicatat sejarah sebagai presiden yang berani, ia harus berani pula “membersihkan meja” dari mereka yang hanya jadi ornamen kekuasaan.

Karena utang Rp782 triliun bukan sekadar angka dalam laporan APBN. Ia adalah tagihan sejarah. Tagihan yang kelak harus dibayar oleh generasi mendatang dengan keringat dan darah. Jika pemerintahan Prabowo gagal keluar dari jebakan ini, ia tidak hanya tercatat sebagai pewaris kegagalan Jokowi, melainkan juga sebagai presiden yang ikut menjerumuskan republik ke jurang utang tanpa dasar pijakan yang kuat.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penyidikan Terhadap 12 Terlapor Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Jurnalis

Next Post

Nekolim ala Prabowo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Nekolim ala Prabowo

Nekolim ala Prabowo

Pajak: Rakyat yang Bayar, Pejabat yang Kenyang

Pajak: Rakyat yang Bayar, Pejabat yang Kenyang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist