• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

NKRI: Demokrasi Tanpa Jujur dan Adil?

fusilat by fusilat
September 12, 2024
in Feature, Politik
0
NKRI: Demokrasi Tanpa Jujur dan Adil?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Abd. Murhan, R.SE.

Nusantara sebelum menjadi NKRI memang diperintah oleh raja atau pemimpin yang dipuja sebagai berhala oleh para pengikutnya. Pada masa itu, masyarakat hidup berdasarkan tradisi dan kepercayaan masing-masing, menganggap ketua adat dan raja sebagai pemimpin yang harus diikuti.

Ilmu politik tidak dikenal karena belum ada sistem yang mendukungnya; yang ada hanyalah kekuasaan ketua adat atau raja yang diwariskan secara turun-temurun tanpa adanya proses pemilu. Ketua adat atau raja menjadi pemimpin sekaligus pemilik wilayah, bergantian sesuai garis keturunan kerajaan.

Kepemimpinan raja di Nusantara berlangsung lama, mulai dari kerajaan-kerajaan kecil hingga kerajaan besar yang terkenal di lintas benua. Namun, pengaruh kerajaan di Nusantara mulai melemah karena kehadiran kaum penjajah yang silih berganti menginjakkan kakinya di bumi Nusantara, seperti Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, Prancis, dan Jepang.

Sejarah panjang wilayah Nusantara yang amat luas dan kaya sumber daya alam (SDA) menjadi daya tarik bagi bangsa asing untuk mengejar kekayaan. Fakta ini menunjukkan bahwa kaum penjajah mampu membangun wilayah mereka dengan memanfaatkan SDA yang dieksploitasi dari Nusantara.

Berabad-abad lamanya, bangsa Nusantara yang dipimpin oleh raja dan ketua adat mengalami kemunduran karena pengaruh negara-negara asing yang menguasai kerajaan-kerajaan di bumi Nusantara. Kehadiran kaum penjajah memberikan pengetahuan secara otodidak kepada bangsa Nusantara yang sebelumnya buta akan kedatangan asing yang bertujuan menguasai wilayah mereka. Ini menjadi motivasi bagi bangsa Nusantara untuk membebaskan diri dari penjajahan.

Politik kaum penjajah, yang sering menggunakan taktik adu domba, mulai tercium oleh bangsa Nusantara. Akibatnya, banyak kerajaan yang sebelumnya kuat perlahan-lahan kehilangan pengaruhnya. Selama era penjajahan, bangsa Nusantara mulai mengenal politik, yang ditiru dari para penjajah. Raja-raja dan ketua adat pun mulai memberikan dukungan satu sama lain untuk melawan penjajah.

Bangsa Nusantara akhirnya bersatu melalui proses politik yang memiliki visi yang sama untuk merdeka. Proses politik inilah yang berhasil memerdekakan bangsa Nusantara, yang dipelopori oleh kaum yang berbeda keyakinan dan budaya, hingga berdirilah NKRI yang ada saat ini.

Kemerdekaan NKRI adalah hasil dari proses politik melawan penjajah. Namun, yang terjadi di era pemerintahan Presiden RI yang ke-7 adalah politik negara seakan-akan seperti sebuah negara kerajaan modern yang berlindung atas nama NKRI, namun tersentralisasi di bawah penguasa yang liberal yang menjalankan kepentingannya sendiri tanpa mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan dalam UUD 1945 dan Pancasila.

Selama kurang lebih sepuluh tahun, banyak peristiwa yang menunjukkan NKRI semakin kehilangan konstitusi dan dasar negara, padahal prinsip-prinsip tersebut sangat penting untuk mempersatukan bangsa Nusantara menjadi sebuah negara Republik Indonesia.

Selama kurang lebih satu dekade, ilmu politik di NKRI tidak berfungsi sama sekali karena peran dan fungsi anggota DPR RI sebagai kontrol politik sangat lemah. Akibatnya, kepala negara dan pemerintah menjalankan kekuasaan dengan pendekatan yang liberal hingga akhir masa jabatannya, seperti negara kerajaan dalam kerangka republik.

Inilah sebuah catatan dari penulis.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hot News: Menag Yaqut Akan Ditangkap!

Next Post

Membongkar Jejak Digital Jet Pribadi: Antara Bisnis Keluarga dan Pengaruh Kekuasaan di Era Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

July 24, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Feature

“Londo Ireng” & “Wedhus Ireng” Prabowo

July 24, 2026
Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu
Feature

Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

July 24, 2026
Next Post
Roy Suryo Kaji Langkah Hukum – Ketua KPU Tuding Roy Suryo “Tukang Fitnah”

Membongkar Jejak Digital Jet Pribadi: Antara Bisnis Keluarga dan Pengaruh Kekuasaan di Era Jokowi

Akhinya Kaesang Resmi Bersama PSI!

KPK Berencana Panggil Kaesang dan Bobby Nasution Terkait Penggunaan Jet Pribadi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

July 24, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

“Londo Ireng” & “Wedhus Ireng” Prabowo

July 24, 2026
Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

July 24, 2026
Esensi Berislam: Ketika Akal Menemukan Tuhan, Hati Menemukan Diri

Esensi Berislam: Ketika Akal Menemukan Tuhan, Hati Menemukan Diri

July 24, 2026

Mizan: Ketika Siklus Alam Menjadi Inspirasi Siklus Kekayaan (Refleksi Surah Ar-Rahman tentang Keseimbangan Kehidupan Sosial dan Ekonomi)

July 24, 2026

Integrasi Etika Kerja Islam dalam Meningkatkan Kesiapan Karier Berorientasi Masa Depan bagi Lulusan Baru (Fresh Graduates)

July 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

July 24, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

“Londo Ireng” & “Wedhus Ireng” Prabowo

July 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist