• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Partai Masyumi Menuntut Prabowo Luruskan Kiblat Pembangunan dan Bersihkan Kabinet dari Antek Oligarki

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
January 7, 2026
in News, Politik
0
Partai Masyumi Menuntut Prabowo Luruskan Kiblat Pembangunan dan Bersihkan Kabinet dari Antek Oligarki
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Prabowo Subianto sebelum 2019 dikenal sebagai penulis Paradox Indonesia, seorang politisi nasionalis yang lantang menentang kebocoran “kapal besar” Republik Indonesia akibat penjarahan asing dan cengkeraman oligarki. Saat itu, Prabowo tampil sebagai antitesis rezim boneka oligarki—seorang pendekar patriotik yang menjadi harapan dan dambaan rakyat.

Namun, pada 2019 Prabowo justru memilih naik ke kapal bocor itu, dengan dalih menambalnya dari dalam. Tak banyak yang menyangka, sang pendekar kemudian melebur menjadi bagian dari sistem itu sendiri. Ibarat judul film, situasinya bak “Pendekar Masuk Sarang Penyamun”. Kini, setelah satu tahun (2025) Prabowo menjadi nakhoda kapal tersebut, memasuki awal 2026 Partai Masyumi menilai bahwa Paradox Indonesia telah bertransformasi menjadi “Paradox Prabowo.”

“Visi Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen menuju Indonesia Emas sangat jelas dan menantang. Namun bagaimana mungkin target itu dicapai jika lebih dari 50 persen timnya adalah warisan lama—yang sebelumnya hanya mampu menghasilkan pertumbuhan stagnan di kisaran 5 persen, itupun dengan kualitas rendah (low quality growth)? Mustahil memperoleh hasil berbeda dengan metode dan orang yang sama,” tegas Ketua Umum Partai Masyumi, Dr. Ahmad Yani, SH., MH, dalam pernyataan sikap tertanggal 5 Januari 2026.

Partai Masyumi justru melihat persoalan mendasar berada pada penempatan figur yang keliru. Fenomena “the wrong man in the strategic place” dinilai sangat berbahaya, karena negara menyerahkan kekuasaan strategis kepada mereka yang tidak kredibel, tidak kompeten, dan nirintegritas.

Paradoks serupa tampak dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). Patriotisme Prabowo yang dahulu lantang menolak perampasan kekayaan nasional kini diuji oleh realitas pahit. “Ketika kejahatan ekologis—seperti bencana lingkungan di Sumatera—tak segera diusut tuntas, sementara insentif pajak (tax holiday) bagi asing terus diobral tanpa evaluasi ketat, SDA justru berubah menjadi kutukan (resource curse). Ironisnya, kontribusi PNBP dari SDA tetap sangat kecil,” ujar Ahmad Yani, mantan anggota DPR RI periode 2009–2014.

Senada dengan itu, komitmen pemberantasan korupsi dinilai semakin memudar. Ikrar Prabowo untuk “mengejar koruptor hingga ke Antartika” seolah kandas di hadapan tembok tebal warisan rezim lama. Negara justru dipaksa menanggung beban inefisiensi proyek IKN dan kerugian Kereta Cepat Whoosh. Pembiaran terhadap indikasi korupsi lama, polemik ijazah palsu, hingga penyerobotan tanah rakyat oleh oligarki mengirimkan pesan getir ke publik: apakah sang macan telah kehilangan taringnya? Alih-alih menegakkan keadilan, negara malah mengalihkan beban kekacauan itu ke APBN.

Paradoks yang paling melukai rasa keadilan publik, menurut Ahmad Yani, terletak pada etika kenegarawanan. Teriakan partisan seperti “Hidup Jokowi” dari seorang Presiden Republik Indonesia dinilai mencederai posisi Prabowo sebagai pemimpin seluruh rakyat. Ironi ini kian tajam bila disandingkan dengan peringatan tentang bahaya “musuh dalam selimut” atau “negara di dalam negara” yang justru pernah disampaikan oleh Prabowo sendiri saat menjabat Menteri Pertahanan.
“Seorang negarawan sejati tidak berpihak pada penyandang dana atau pendukung politik, melainkan pada kebenaran, konstitusi, dan idealisme publik,” tegas Ahmad Yani.

Atas dasar itu, Partai Masyumi menyampaikan tuntutan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto demi penyelamatan bangsa dan negara:

  1. Luruskan Kiblat Bernegara.
    Presiden harus kembali ke rel konstitusi. Pasca pemilu, Prabowo wajib menanggalkan baju partisan dan berdiri murni sebagai Presiden Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945—bukan Presiden bagi kelompok pendukung Pilpres semata.
  2. Bersihkan Kabinet secara Menyeluruh.
    Masyumi menuntut bersih-bersih total. Unsur oligarki dan residu rezim lama yang terbukti tidak berkinerja (non-performing) dan menjadi beban negara harus segera disingkirkan. Kabinet harus diisi oleh figur berakhlak, berintegritas, dan berkompeten untuk menjawab tantangan pembangunan nasional.
  3. Penegakan Hukum secara Radikal dan Tanpa Tebang Pilih.
    Janji mengejar koruptor hingga ke Antartika harus dibuktikan. Partai Masyumi mendesak pemberantasan mafia hukum, mafia tanah, dan kejahatan ekonomi-politik secara tegas, termasuk mengusut tuntas korupsi warisan rezim lama, tanpa pandang bulu dan tanpa perlindungan politik.

Bagi Partai Masyumi, inilah saat penentuan: Prabowo dikenang sebagai negarawan yang menyelamatkan bangsa, atau sekadar nakhoda yang membiarkan kapal Republik terus bocor dan karam di tengah samudra oligarki.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SBY Mulai Diametral Menentang Prabowo

Next Post

Serah Terima Rektor UNISMA Bekasi, Muhammadiyah Siapkan UM.ID sebagai Kampus Pusat Keunggulan

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Next Post
Serah Terima Rektor UNISMA Bekasi, Muhammadiyah Siapkan UM.ID sebagai Kampus Pusat Keunggulan

Serah Terima Rektor UNISMA Bekasi, Muhammadiyah Siapkan UM.ID sebagai Kampus Pusat Keunggulan

Bossman ; LBP dan Purbaya Tidak Saling Menegur

Oligarki Kuat: Peran Luhut sebagai Kingmaker, dan Jalan Kembali ke Kedaulatan Rakyat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist