• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Partai-Partai Hanya Pandai Menempel Kepada Yang Sedang Berkuasa

Watak Partai-Partai Politik di Indonesia: Bungkam Saat Hukum Membisu, Ramai Saat Kampanye Bergema

Ali Syarief by Ali Syarief
July 26, 2025
in Feature, Politik
0
Partai-Partai Hanya Pandai Menempel Kepada Yang Sedang Berkuasa
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di negeri yang mengaku demokratis ini, partai politik seharusnya menjadi motor moral dan intelektual bagi kemajuan bangsa. Namun realitas di lapangan menunjukkan hal yang sebaliknya: partai-partai di Indonesia lebih sering menjadi pengepul suara semata, bukan penyambung lidah rakyat. Mereka hidup dan ramai hanya saat kampanye, lalu mendadak hilang ketika keadilan, kemiskinan, dan pendidikan menjerit minta perhatian.

Lihat saja nasib Thomas Lembong, eks pelayan publik yang pernah digandeng oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam kontestasi Pilpres. Saat itu, Tom dipuji dan dielu-elukan sebagai representasi teknokrat progresif. Namun kini, setelah divonis 4,5 tahun penjara, suara Cak Imin lenyap entah ke mana. Tak ada pembelaan, tak ada pertanyaan. Apakah hukum ini adil? Apakah ada motif politik? Semua bungkam. Sang tokoh yang dulu digandeng, kini ditinggal seolah tak pernah menjadi bagian dari perjuangan.

Bungkamnya partai bukan hanya pada kasus Tom. Lebih mengkhawatirkan, di tengah riuh isu ijazah palsu Presiden dan agenda politik yang diduga sedang diarahkan untuk menjatuhkan Gibran serta Jokowi, partai-partai seperti Golkar, PAN, dan lainnya pun memilih diam. Padahal mereka pernah menumpang tenar di atas gelombang dukungan Jokowi. Kini, ketika badai mulai menerpa, mereka berlindung di balik tirai kepentingan, menghitung untung-rugi elektoral. Tidak ada loyalitas ideologis, yang ada hanyalah kalkulasi pragmatis.

Sikap diam mereka semakin mencolok ketika kita bicara soal persoalan mendasar bangsa: kemiskinan, pendidikan, dan ketimpangan sosial. Harga kebutuhan pokok melonjak, pendidikan makin mahal, dan anak-anak miskin dipaksa bertarung dalam sistem yang timpang. Tapi partai politik mana yang bersuara lantang? Tak ada. Mereka terlalu sibuk memburu posisi dalam kabinet, mengatur strategi pilkada, dan menawar kursi DPR. Nasib rakyat bukan prioritas, hanya alat kampanye.

Watak partai-partai kita telah berubah menjadi oportunistik. Mereka pandai menempel pada siapa yang berkuasa, namun tak pernah berdiri bersama mereka yang dizalimi. Mereka lihai membangun koalisi saat kontestasi, namun angkuh dan bisu saat rakyat meminta kejelasan, keadilan, dan empati. Politik tidak lagi bicara tentang visi-misi untuk negeri, tetapi tentang siapa yang bisa digunakan, dimanfaatkan, dan kemudian dibuang ketika tidak lagi relevan.

Ironisnya, publik pun mulai jenuh, apatis, bahkan sinis. Kepercayaan terhadap partai runtuh, karena partai-partai sendiri yang menggali kuburannya. Ketika suara rakyat tak didengar, dan ketika suara elite hanya terdengar saat musim kampanye, maka partai telah kehilangan jiwa demokratisnya. Ia menjelma menjadi mesin kekuasaan yang haus, bukan pelayan rakyat yang setia.

Sudah saatnya kita bicara keras: partai harus dikembalikan ke watak dasarnya—sebagai alat perjuangan rakyat. Jika tidak, mereka akan tumbang bukan karena lawan politik, tapi karena kehilangan legitimasi dari rakyat yang selama ini hanya mereka jadikan alat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Saat Kartu As Jatuh: PDIP, Hasto, dan Harga Sebuah Koalisi

Next Post

Oplosan Beras: Kejahatan di Atas Meja Makan Rakyat!

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Bapanas Klaim Dua Pekan ke Depan Harga Beras Bisa Turun. Kelamaan

Oplosan Beras: Kejahatan di Atas Meja Makan Rakyat!

Lagi-Lagi Jokowi Mengelak: Ia Hanya Melaporkan Peristiwa – Tidak Tahu 12 Orang yang Terseret

Lagi-Lagi Jokowi Mengelak: Ia Hanya Melaporkan Peristiwa - Tidak Tahu 12 Orang yang Terseret

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist