• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Pengunduran Diri Ketua OJK: Tumbal Oligarki untuk Menyelamatkan Rezim

fusilat by fusilat
January 30, 2026
in Economy, Feature
0
Pengunduran Diri Ketua OJK: Tumbal Oligarki untuk Menyelamatkan Rezim
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pengunduran diri Ketua Otoritas Jasa Keuangan, Mahendra Siregar, bukanlah peristiwa etik biasa dalam tata kelola keuangan. Ia adalah ritual politik klasik dalam negara yang dikuasai oligarki: ketika krisis meledak, seseorang harus dikorbankan agar rezim tetap selamat.

Narasi resmi menyebutnya sebagai “tanggung jawab moral”. Tetapi dalam sistem kekuasaan Indonesia hari ini, moral hanyalah bahasa halus untuk menutup kegagalan struktural. Yang terjadi sesungguhnya bukan koreksi, melainkan pengalihan kesalahan.

OJK: Penjaga Pasar atau Pelayan Oligarki?

Secara hukum, OJK digadang sebagai lembaga independen. Namun secara politik-ekonomi, ia telah lama berfungsi sebagai penjaga stabilitas kepentingan pemilik modal besar, bukan pelindung publik. Pasar dijaga agar tetap “tenang”, bukan agar adil dan transparan.

Dalam praktiknya:

  • Pengawasan sering tumpul ke atas, tajam ke bawah

  • Skandal finansial berulang tanpa hukuman sistemik

  • Aktor besar nyaris selalu lolos, sementara publik disuguhi jargon stabilitas

Maka saat pasar ambruk, pertanyaan krusialnya bukan mengapa Mahendra mundur, melainkan:

mengapa sistem yang memungkinkan pembiaran ini tetap dipertahankan?

Pengunduran Diri sebagai Teknik Politik Rezim

Dalam logika rezim, krisis ekonomi adalah ancaman eksistensial. Ia bisa menjalar ke delegitimasi kekuasaan. Maka diperlukan satu langkah cepat dan simbolik: kepala dipenggal, tubuh sistem diselamatkan.

Inilah fungsi pengunduran diri Mahendra:

  1. Meredam kemarahan pasar dan publik

  2. Menjaga jarak krisis dari pusat kekuasaan

  3. Menciptakan ilusi koreksi dan tanggung jawab

Padahal, pasar tidak runtuh dalam semalam. Ia runtuh karena:

  • akumulasi pembiaran,

  • konflik kepentingan yang dilegalkan,

  • serta hubungan mesra regulator–oligark–kekuasaan politik.

Rezim Ekonomi di Ujung Kekuasaan

Di fase akhir pemerintahan Joko Widodo, stabilitas ekonomi bukan lagi soal kesejahteraan rakyat, melainkan warisan kekuasaan. Pasar harus dijaga agar narasi sukses pembangunan tidak runtuh bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan.

Dalam konteks ini, OJK bukan lembaga netral, melainkan benteng terakhir rezim ekonomi. Ketika benteng itu retak, yang dikorbankan adalah komandan lapangan—bukan arsitek sistemnya.

Oligarki Selalu Selamat, Publik Selalu Menanggung

Sejarah krisis di Indonesia menunjukkan pola berulang:

  • Tidak ada audit terbuka terhadap relasi kekuasaan dan modal

  • Tidak ada pembongkaran aktor besar di balik gejolak

  • Tidak ada reformasi radikal pengawasan

Yang ada hanyalah sirkulasi elit. Satu figur pergi, figur lain datang, dengan DNA kekuasaan yang sama.

Jika pengunduran diri ini tidak diikuti:

  • penyelidikan independen,

  • pembukaan data dan keputusan pengawasan,

  • serta pemutusan relasi gelap regulator–oligarki,

maka OJK hanya akan menjadi mesin legitimasi, bukan lembaga pengawas.

Kesimpulan: Ini Bukan Akhir, Ini Awal Penyangkalan

Pengunduran diri Ketua OJK bukan solusi. Ia adalah penyangkalan kolektif bahwa negara telah lama dikendalikan oleh kepentingan segelintir elite ekonomi yang berlindung di balik jargon stabilitas.

Selama oligarki tetap memegang kendali atas:

  • kebijakan,

  • regulator,

  • dan narasi publik,

maka krisis akan terus berulang—dan setiap kali itu terjadi, selalu ada tumbal baru, tetapi tak pernah ada perubahan nyata.

Yang runtuh hari ini bukan hanya pasar.
Yang runtuh adalah kejujuran negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bukan Hak, Bukan Kuasa, Tapi Menghujat: Di Mana Negara Saat Etika Advokat Dilanggar?

Next Post

ESDM Konfirmasi PPATK soal Dugaan PETI dan Peredaran Emas Ilegal Senilai Seribu Triliun

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh
Feature

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026
Feature

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026
Next Post
ESDM Konfirmasi PPATK soal Dugaan PETI dan Peredaran Emas Ilegal Senilai Seribu Triliun

ESDM Konfirmasi PPATK soal Dugaan PETI dan Peredaran Emas Ilegal Senilai Seribu Triliun

Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit

Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist