• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

PERCEPAT PENYALURAN BERAS SPHP: MASYARAKAT TAK BISA MENUNGGU LAMA

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
August 18, 2025
in Economy, Feature
0
Menjaga Beras Rakyat dari Tangan Jahil: Saatnya SPHP Tidak Lagi Disalahgunakan!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Ruang publik kembali diramaikan dengan isu penyaluran Program Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Banyak netizen mempertanyakan lambatnya distribusi beras ini. Dari target yang telah ditetapkan, baru sebagian kecil yang sampai ke masyarakat.

Namun, keterlambatan penyaluran SPHP bukan semata-mata karena kelalaian, melainkan dipengaruhi berbagai faktor yang patut dipahami.

Pertama, target penyaluran. Pemerintah menargetkan distribusi 1,3 juta ton beras SPHP dari Juli hingga Desember 2025, dengan harga yang berbeda per wilayah, misalnya Rp 11.000/kg untuk Jawa, Bali, NTB, Sulsel, Sumsel, dan Lampung.

Kedua, pengawasan dan sanksi. Pemerintah menerapkan pengawasan ketat, termasuk Satgas Pangan Polri yang menegakkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ketiga, kemudahan akses. Jalur distribusi diperluas melalui jaringan Koperasi Merah Putih, meningkatkan akses masyarakat terhadap beras SPHP.

Keempat, pemanfaatan teknologi. Perum Bulog menggunakan aplikasi Klik SPHP untuk memantau pergerakan beras, sehingga memudahkan pengawasan. Meski demikian, efektivitas penyaluran tetap bergantung pada koordinasi antar lembaga, kesiapan infrastruktur, dan partisipasi masyarakat.

Seruan percepatan penyaluran datang langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Ia menilai distribusi beras SPHP saat ini masih minim, padahal pemerintah telah menyiapkan 1,3 juta ton. Karena itu, Perum Bulog harus lebih cekatan menyalurkan beras ke pasar.

Seperti diketahui, SPHP bertujuan menstabilkan harga beras dan memastikan ketersediaan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Dengan harga stabil dan pasokan cukup, masyarakat tidak akan kesulitan memperoleh beras, sekaligus terlindungi dari lonjakan harga yang tidak terkendali.

Pertanyaan kritisnya: mengapa penyaluran SPHP terekam lambat? Beberapa faktor kemungkinan penyebabnya:

  1. Pengembangan sistem pelaporan. Perum Bulog tengah mengimplementasikan sistem berbasis aplikasi, yang memerlukan waktu adaptasi.
  2. Pengawasan ketat. Beras SPHP harus disalurkan sesuai aturan, memerlukan koordinasi ekstra untuk mencegah penyalahgunaan.
  3. Keterlibatan banyak pihak. Penyaluran melibatkan Bulog, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga komunikasi efektif menjadi kunci.
  4. Ketersediaan stok. Distribusi yang merata dan cukup di seluruh wilayah juga memengaruhi kecepatan penyaluran.

Untuk mempercepat distribusi, pemerintah dapat mengambil langkah strategis:

  • Peningkatan kapasitas gudang untuk mempercepat penyimpanan dan distribusi.
  • Optimalisasi teknologi agar stok dan pergerakan beras SPHP bisa dipantau lebih efisien.
  • Kerja sama dengan distributor agar beras cepat sampai ke pasar.
  • Pengawasan dan pengendalian yang lebih ketat untuk memastikan distribusi sesuai aturan.

Dengan langkah-langkah ini, penyaluran beras SPHP dapat dipercepat, harga tetap stabil, dan masyarakat memperoleh beras dengan terjangkau.

Masyarakat tidak bisa menunggu lama. Pemerintah harus bergerak cepat.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Laporan Delik Aduan Jokowi: Lemahnya JPU dan Heroiknya Penyidik

Next Post

HUT RI ke-80 Sudah Berlalu, Silfester Belum Jua Dieksekusi: Keadilan di Negeri Ini Masih Mimpi?

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!
Feature

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026
Feature

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026
Feature

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Next Post
HUT RI ke-80 Sudah Berlalu, Silfester Belum Jua Dieksekusi: Keadilan di Negeri Ini Masih Mimpi?

HUT RI ke-80 Sudah Berlalu, Silfester Belum Jua Dieksekusi: Keadilan di Negeri Ini Masih Mimpi?

Merdeka dari Penjajah, tapi Belum Merdeka dari Koruptor

Merdeka dari Penjajah, tapi Belum Merdeka dari Koruptor

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

July 27, 2026
Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...