Moskow, Fusilatnews – 20 Juni 2025 — Pemerintah Rusia mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait kemungkinan keterlibatan Washington dalam serangan militer Israel terhadap Iran. Moskow menyatakan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah dapat membawa konsekuensi global yang serius dan memperkeruh stabilitas kawasan yang sudah rapuh.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam konferensi pers di Moskow, menyebut bahwa segala bentuk dukungan militer AS kepada Israel dalam upaya menyerang Iran hanya akan memperluas lingkaran kekerasan dan menyalakan bara perang regional yang sulit dikendalikan.
“Kami mendesak Washington untuk tidak bermain api. Dukungan kepada Israel dalam melancarkan serangan ke Iran akan dipandang sebagai langkah provokatif dan destruktif yang mengancam perdamaian dunia,” kata Zakharova.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, terutama setelah laporan intelijen Barat menyebutkan bahwa Teheran mempercepat program nuklirnya. Israel, yang sejak lama mencurigai Iran tengah mengembangkan senjata nuklir, menegaskan haknya untuk melakukan serangan pre-emptive demi melindungi keamanan nasional.
Amerika Serikat sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan keterlibatannya dalam operasi militer apa pun terhadap Iran. Namun, sejumlah pejabat pertahanan AS mengakui bahwa opsi militer tetap “tersedia di meja” jika jalur diplomasi gagal.
Rusia, sebagai sekutu strategis Iran dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, memandang rencana aksi militer sebagai bentuk pelanggaran terhadap hukum internasional. Moskow menegaskan bahwa penyelesaian diplomatik adalah satu-satunya cara untuk meredakan ketegangan nuklir Iran dan menjamin stabilitas di Timur Tengah.
“Alih-alih mengobarkan konflik, seharusnya para aktor global mendorong dialog dan perundingan. Dunia tidak membutuhkan perang baru,” tegas Zakharova.
Ketegangan ini juga mendapat perhatian dari sejumlah negara Eropa yang menyerukan penahanan diri. Sementara itu, masyarakat internasional menyoroti peran penting PBB dalam mencegah konfrontasi berskala besar antara kekuatan regional di Timur Tengah.

























