• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Pertemuan 5 Elit NU Dengan Pemimpin Israel, Menandakan NU Menjadi Proxy Zionisme Yahudi dan Bagian Strategi Hasbara?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 15, 2024
in Crime, News
0
Pertemuan 5 Elit NU Dengan Pemimpin Israel, Menandakan NU Menjadi Proxy Zionisme Yahudi dan Bagian Strategi Hasbara?
Share on FacebookShare on Twitter

Kini kekejaman Israel sudah memasuki hari ke-283, Kebrutalan Israel menewaskan sedikitnya 38.443 warga Palestina – sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak dan melukai 88.481 orang, dengan 10.000+ diperkirakan terkubur di bawah puing-puing dan 9.500+ diculik oleh Israel ( Laporan TRT World)

Jakarta – Fusilatnews – Sampai saat ini masih bergema suara yang mengatakan “tak perlu menjadi Muslim untuk mengutuk Israel, Cukup menjadi manusia” suara ini muncul dalam bentuk tagline di Uni Eropa dan Amerika Serikat

Pertemuan sejumlah elit Nahdliyin dengan Presiden Israel Isaac Herzog, di tengah pembantaian yang dilakukan Israel terhadap warga Jalur Gaza di Palestina, menjadi tanda tanya terkait “benarkah NU sudah menjelma menjadi Proxy Zionisme Yahudi yang menjadi tulang punggung Kampanye Hasbara di Indonesia?

Meski pertemuan elit NU dengan Presiden Presiden Israel, Isaac Herzog menjadi kontroversi dan dikalangan NU sendiri dikecam,  namun kecaman itu terbatas pada kelompok “marjinal”, sedangkan kelompok elitnya tidak ikut mengecam.

Jenazah anak-anak Palestina yang tewas dalam serangan Israel terhadap rumah milik keluarga Sabit diambil dari kamar mayat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa oleh kerabatnya untuk salat jenazah di Deir al-Balah, Gaza, pada 17 Maret 2024. ( Foto oleh Anadolu Agency)

Belum diketahui persis, kapan lawatan kelima elit NU itu bertemu dengan pemimpin Israel di Negeri Zionis terkutuk itu. Bagaimanapun, berdasar informasi mereka mengadakan pertemuan pekan lalu .

Sulit untuk menampik konteks kunjungan demikian dengan Hasbara, yakni strategi yang dipilih Israel untuk membangun citra dirinya sebagai “bukan penjajah.” Lebih-lebih, sejak entitas zionis itu mulai melancarkan agresi ke Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 lalu.

Seperti dilansir dari laman The New Arab, nama strategi propaganda itu diambil dari bahasa Ibrani, Hasbara, yang berarti ‘menjelaskan.’ Bukan baru-baru ini, perancangannya sudah dimulai sejak awal abad ke-20 M, terutama melalui jejak-jejak pemikiran Nahum Sokolow, seorang aktivis dan jurnalis zionis berkebangsaan Polandia.

Hasbara cenderung menyerupai pelbagai bentuk propaganda politik di era modern. Namun, seiring perkembangan ekspansi Israel di bumi Palestina, praktik-praktik strategi ini terus berubah. Pemerintah Israel sering memanfaatkannya secara kasus per kasus, terutama untuk merekayasa dalih atau pembenaran atas aksi-aksi kekejaman dan kebrutalan mereka

Hasbara menggunakan pelbagai cara untuk membangun citra diri Israel, termasuk dengan memanfaatkan pembuatan konten-konten video, infografis, dan posting di media-media sosial. Walau tak diakui secara terbuka, zionis pun merekrut para influencers yang memiliki banyak pengikut di jagad maya.

Dalam konteks invasi Israel ke Jalur Gaza kini, misalnya. Hasbara digunakan untuk memberikan pembenaran (to justify) serangan militer Israel (IDF) atas area-area yang dihuni penduduk sipil nir-senjata, yang di dalamnya termasuk kaum ibu, anak-anak, dan para bayi. IDF juga menyasar banyak infrastruktur publik yang esensial, semisal jalan raya, akses air bersih, dan tempat-tempat ibadah.

Dengan Hasbara pula, zionis membangun narasi bahwa aksi militer ini terjadi secara “setara.” Dalam arti, di satu pihak ada Israel, sedangkan pada pihak lain adalah Hamas. Padahal, berulang-ulang kali Israel menyerang penduduk sipil dengan dalih “menarget” Hamas.

Inilah alasannya IDF secara terus menerus menuding bahwa Hamas menggunakan fasilitas-fasilitas semisal sekolah, rumah sakit, pabrik-pabrik, dan bahkan kamp-kamp pengungsian sebagai basis. Israel juga menuduh Hamas menggunakan tameng manusia (human shields).

Untuk mendukung tuduhan-tuduhan, Israel menampilkan potongan-potongan foto atau video tentang “tawanan” Hamas. Begitu pula dengan gambar-gambar yang diklaim sebagai citra satelit yang memetakan basis-basis Hamas. Padahal, tidak satu pun bukti yang kuat muncul dari semua itu.

Dunia masih ingat ketika Israel memborbardir RS Baptis al-Ahli di Jalur Gaza, yakni pada hari ke-10 sejak dimulainya agresi 7 Oktober 2023. Ratusan pasien dan pengungsi meninggal akibat serangan IDF itu.

Tak lama kemudian, Hasbara bekerja. Mesin propaganda ini dengan cepat menyiarkan klaim IDF, ledakan di RS Baptis al-Ahli “bukan dari roket IDF”, melainkan dari roket pasukan Jihad Islam di Palestina (PIJ) yang gagal di udara.

IDF mulanya melansir video yang diklaim membuktikan hal tersebut. Tak lama kemudian, mereka juga mengeluarkan rekaman suara yang tampaknya menunjukkan perbincangan pejuang Hamas bahwa roket yang jatuh di Al-Ahli adalah milik PIJ

Tak butuh lama, bukti-bukti itu disangkal. Wartawan the New York Times mengungkapkan bahwa video yang awalnya dilansir IDF menunjukkan kejadian yang terjadi 45 menit setelah ledakan. Aljazirah kemudian melakukan analisis yang menunjukkan bahwa video yang ditunjukkan justur memperlihatkan bahwa roket tak mencapai rumah sakit.

The New Arab juga menyimpulkan bahwa rekaman suara yang dilansir IDF tak menggunakan aksen dan idiom yang khas Gaza. Kesimpulan serupa dicapai Channel 4 News dari Inggris, bahwa rekaman yang dilansir Israel tak kredibel secara aksen, dialek, serta sintaksis.

Intinya sederhana, di luar Tel Aviv dan lingkaran sekutunya, tak ada yang memercayai narasi yang mereka bangun. Kebohongan-kebohongan yang berulang dilakukan Israel membuat mesin propaganda mereka mogok. Setelah sekian lama, Hasbara mulai kelihatan usang.

Pertemuan elite NU dengan Pemimpin Israel juga dikecam oleh Politisi muda asal NU Ulil Absyar Abdalla

“Saya secara pribadi mengecam dengan keras keberangkatan lima anak NU ke Israel baru2 ini. Di tengah2 kebrutalan Israel saat ini, kunjungan ke Israel, apalagi bertemu dg Presiden Israel, adalah tindakan yg tidak bisa diterima” tulis Ulil,  dikutip dari akun Xnya @ulil

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

IPW Desak PN Jakut Vonis Berat Pelaku KDRT Terhadap Susanty Artha, Siapa Dia?

Next Post

Guru (Tak) Besar: Lulus S2 Dulu, Lulus S1 Kemudian

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Next Post
Guru (Tak) Besar: Lulus S2 Dulu, Lulus S1 Kemudian

Guru (Tak) Besar: Lulus S2 Dulu, Lulus S1 Kemudian

Emil Dardak Yakin Tetap Berpasangan dengan Khofifa Dalam Pilgub Mendatang

PDIP Jalin Komunikasi Intens dengan PKB Jelang Pilgub Jawa Timur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...