• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pidato Rp1,2 Triliun yang Menyembunyikan Rp160 Triliun

fusilat by fusilat
November 8, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana

“Jangan khawatir. Tidak usah ribut. Duitnya ada—duit yang tadinya dikorupsi, saya ambil kembali, saya hemat.”
Kata Presiden Prabowo Subianto, 4 November 2025, di Stasiun Tanah Abang Baru.

Rp1,2 triliun per tahun untuk Whoosh? “Kecil,” katanya. “Kita bangsa kaya, bangsa kuat, bangsa mampu.”

Di negeri di mana 194,6 juta jiwa (68,25%) hidup di bawah garis kemiskinan menengah (Bank Dunia, 2024) dan rata-rata IQ nasional 78,49 (Lynn & Becker, 2019), kalimat itu terasa seperti oase di tengah padang yang kering. Segar, menenangkan. Tapi terlalu indah untuk jadi kenyataan—too good to be true.

Karena di balik air dingin itu, ada racun yang sedang dituang pelan-pelan.

Asap Populisme, Cermin Fatamorgana

Prabowo tidak sedang berpidato. Ia sedang menyelenggarakan pertunjukan smoke and mirrors kelas dunia:

  • Asap:
    Rp1,2 triliun dibuat terdengar remeh dengan mantra “duit korupsi saya ambil kembali”.
    Kata “hemat”, “anti-korupsi”, “bangsa kaya” diulang-ulang hingga rakyat lupa: kita masih negara berutang US$430 miliar dan APBN kita bocor di mana-mana.

  • Cermin:
    Publik dipaksa menatap Prabowo sang penyelamat pribadi, bukan *sistem yang sudah busuk sejak awal.
    Utang Whoosh jadi drama satu orang: “Saya tanggung jawab.”
    Demokrasi berubah jadi monarki sementara: kalau “Bapak” bilang aman, maka aman. Entah, apakah si Bapak akan hidup hingga 2085 demi melunasi hutang?

Fakta yang Disembunyikan di Balik Cermin

Sambil rakyat disuguhi angka Rp1,2 triliun per tahun, pemerintah diam-diam sedang menyiapkan bom generasi:

Pokok utang awal Rp75 triliun (bunga 2%) ditambah cost overrun Rp9 triliun (bunga 3,3%) kini direncanakan diperpanjang tenornya menjadi 60 tahun.
Artinya:
– Total beban pokok plus bunga melonjak jadi sekitar Rp160 triliun.
– Anak cucu kita akan membayar kereta cepat sampai tahun 2085.
– Di tahun-tahun terakhir, bunga saja bisa mencapai Rp3–4 triliun per tahun.

Dan yang paling mengerikan:
Tidak pernah ada audit forensik kriminal yang benar-benar terbuka.
Tidak ada satu pun nama yang diseret ke meja hijau atas markup, renegosiasi sepihak, atau konsesi tak seimbang.

“Tidak Ada Masalah” = Palu Pengadilan Politik

Dengan satu kalimat “saya sudah pelajari, tidak ada masalah”, Prabowo secara efektif mematahkan tulang punggung KPK.
Penyelidikan dugaan korupsi di PT KCIC yang sudah jalan sejak Januari 2025 tiba-tiba jadi macan kertas. Johanis Tanak masih berani bilang “tetap lanjut”, tapi siapa yang percaya?
Kalau Presiden sudah vonis “tidak ada masalah”, siapa berani bantah?

Ini bukan kepemimpinan.
Ini otoritarianisme berbalut populisme.

Warisan Glembuk yang Tak Pernah Mati

Di balik layar, skrip ini ditulis oleh tangan yang sama:
– Reframing: Dari “mengapa proyek ini gagal?” jadi “siapa yang bayar?”.
– Personalisasi: Dari “sistem rusak” jadi “saya yang tanggung”.
– Silence is golden: Jokowi tak bicara satu kata pun—soal proyek yang ia lahirkan sendiri.

Prabowo bukan melawan warisan Jokowi.
Ia sedang menggenapi warisan itu dengan seragam baru.

Akhir dari Fatamorgana

“Pasang badan atas nama keberlanjutan” kini jadi kredo suci yang menutupi:
– Sesat pikir perencanaan.
– Sesat arah pembangunan.
– Sesat logika anggaran.

Rakyat diajak tepuk tangan untuk “pemimpin berani”.
Padahal keberanian sejati adalah:
– Bongkar kontrak rahasia.
– Audit forensik terbuka.
– Hentikan proyek lanjutan sampai bersih.

Bukan sekadar bilang “jangan khawatir” sambil menandatangani perpanjangan utang 60 tahun di belakang layar.

Whoosh terus melaju 350 km/jam. Tapi ke mana? Ke masa depan, atau Whoosh Whoosh bablas ke jurang ilusi yang semakin dalam?

“Di negeri yang haus kabar baik, kebohongan termanis selalu menang—setidaknya sampai tagihan datang.”(Malika Insight 08/11/2025)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Istilah yang Menipu: Jenis Makanan Berbabi yang Disembunyikan

Next Post

Tragedi Berdarah SMAN 72 Jakarta: Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Harus Jadi Prioritas

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai
Birokrasi

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

May 11, 2026
Next Post
Tragedi Berdarah SMAN 72 Jakarta: Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Harus Jadi Prioritas

Tragedi Berdarah SMAN 72 Jakarta: Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Harus Jadi Prioritas

Pengakuan yang Jujur Budi Arie Tetap Projo

Budi Arie, Bersiaplah Jadi Gelandangan Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

by Karyudi Sutajah Putra
May 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Kegelisahan Amien Rais adalah kegelisahan kita semua....

Read more
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Mendadak Ayam Sayur

May 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Teddy is The Real President!

May 11, 2026

Cinta atau Takut kepada Allah? – (Ketika Iman Tidak Lagi Diukur dari Seberapa Banyak Kita Tahu, Tetapi Seberapa Dalam Kita Menjaga Diri)

May 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...