• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Politik Belah Bambu Jokowi

fusilat by fusilat
September 11, 2024
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
PDIP Bantah Jokowi Endorse Pemimpin Berambut Putih Muka Berkerut
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Presiden Joko Widodo melantik Saifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/9/2024).

Gus Ipul yang masih menjabat Walikota Pasuruan, Jawa Timur, dan juga Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menggantikan Tri Rismaharini yang mengundurkan diri karena maju sebagai calon gubernur Jawa Timur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Jumat (6/9/2024) lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah salah satu rumah dinas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar di Jakarta Selatan.

Penggeledahan itu terkait kasus korupsi pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2022. Saat kasus terjadi, Abdul Halim Iskandar yang merupakan kakak kandung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menjabat Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

KPK juga sudah memeriksa Abdul Halim Iskandar sebagai saksi dalam kasus yang sama beberapa hari lalu.

Sejak Undang-Undang (UU) KPK direvisi dari UU No 30 Tahun 2002 menjadi UU No 19 Tahun 2019, KPK masuk ke dalam rumpun kekuasaan eksekutif. Artinya, KPK merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah.

Jika kita cermati pelantikan Gus Ipul sebagai Mensos di satu pihak, dan penggeledahan rumah dinas Gus Halim di pihak lain, maka semakin terbaca bahwa Presiden Jokowi memainkan politik belah bambu. Satu pihak diangkat, pihak lainnya diinjak.

Sejak KH Yahya Cholil Staquf menjabat Ketua Umum PBNU dan Gus Ipul menjabat Sekjen PBNU tahun 2021 lalu, perseteruan antara PBNU dan PKB, yang dilatari residu konflik internal PKB di masa lalu, kian memanas. Sebelumnya bak api di dalam sekam.

Saat konflik internal PKB terjadi antara kubu KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan kubu Cak Imin, Gus Yahya dan Gus Ipul berada di kubu Gus Dur. Kini ketika keduanya manggung di PBNU, makin gencarlah kritik dan serangan politik yang dilancarkan keduanya ke Cak Imin.

Apalagi setelah Cak Imin yang menjabat Ketua Tim Pengawas Haji DPR Tahun 2024 dan juga Wakil Ketua DPR menginisiasi pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji untuk menyelidiki dugaan penyimpangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 yang dilaksanakan Kementerian Agama. Gus Yahya menuding pembentukan Pansus Haji untuk menyerang dirinya lewat adik kandungnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Untuk melawan Pansus Haji, PBNU kemudian membentuk Pansus PKB untuk mengambil alih kepemimpinan PKB dari Cak Imin.

Gus Ipul pun selama ini dikenal sebagai pengkritik Cak Imin yang paling keras.

Akhirnya, konflik antar-personal antara Gus Yahya dkk dan Cak Imin dkk dijadikan konflik institusional antara PBNU dan PKB.

Di tengah konflik itu, Jokowi seolah memberi angin segar bagi kubu Gus Yahya di satu pihak, dan meniupkan udara panas bagi kubu Cak Imin di lain pihak.

Angin segar dari Jokowi itu berupa pemberian konsesi tambang batu bara kepada PBNU, dan pembiaran terhadap berkembangnya wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB tandingan yang diinisiasi bekas Sekjen PKB Lukman Edy yang ada di kubu Gus Yahya.

MLB PKB yang rencananya digelar di Jakarta ini untuk menandingi Muktamar PKB di Bali, 24-25 Agustus lalu yang menetapkan kembali Cak Imin sebagai ketua umum.

Pembiaran wacana MLB PKB tandingan itu jelas merupakan pukulan telak Presiden Jokowi kepada Cak Imin.

Tidak itu saja. Gus Halim, kakak kandung Cak Imin juga diperiksa KPK sebagai saksi, bahkan salah satu rumah dinasnya pun digeledah KPK. Ini pukulan telak berikutnya dari Presiden Jokowi kepada Cak Imin.

Dalam konteks ini, Jokowi seakan menerapkan politik belah bambu. Satu pihak diangkat, pihak lainnya diinjak. Hal ini makin kentara dengan pelantikan Gus Ipul sebagai Mensos, dan penggeledahan rumah dinas Gus Halim oleh KPK.

PBNU dan PKB sesungguhnya berasal dari “nasab” yang sama, yakni faham “ahlus sunnah wal jamaah”. Bahkan PKB lahir dari rahim PBNU pada 23 Juli 1998 lalu yang dibidani Gus Dur dan sejumlah tokoh NU lainnya. Namun kini kedua kubu berseteru. Apalagi setelah Jokowi melancarkan politik belah bambu.

Lalu, siapa yang akan dimenangkan dan siapa yang akan jadi korban dari politik belah bambu Jokowi ini?

Kita tunggu saja episode berikutnya. Apakah MLB PKB tandingan akan terlaksana, dan apakah akan ada dualisme PKB lagi?

Lantas bagaimana nasib Cak Imin dan kakaknya, Gus Halim? Apakah Cak Imin akan terdepak dari kursi Ketua Umum PKB, dan Gus Halim akan menjadi tersangka dan akhirnya terdepak dari kursi Menteri Desa dan PDTT?

Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nasib dan Masa Depan Nurul Ghufron Ditentukan Putusan Sidang Etik Dewas KPK

Next Post

Nurul Ghufron dan Sudirman Said Tersingkir dari Seleksi Calon Pimpinan KPK Periode 2024-2029

fusilat

fusilat

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Sudirman Said : Jika Diduetkan Dengan Ganjar, Anies Harus Capres

Nurul Ghufron dan Sudirman Said Tersingkir dari Seleksi Calon Pimpinan KPK Periode 2024-2029

Demokrasi Hanya Hasilkan Komika dan Artis

Demokrasi Hanya Hasilkan Komika dan Artis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...