• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Qulil Haq Walau Kana Murran: Etos Kebenaran di Jantung Demokrasi dan Pers

Ali Syarief by Ali Syarief
July 18, 2025
in Feature, Science & Cultural
0
Qulil Haq Walau Kana Murran: Etos Kebenaran di Jantung Demokrasi dan Pers
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah hiruk-pikuk demokrasi yang kian retak oleh kompromi kekuasaan, suara kebenaran terdengar seperti bisikan kecil yang nyaris tertelan gemuruh propaganda. Namun sejarah selalu mencatat: tak ada peradaban besar yang lahir dari kebohongan, dan tak ada keadilan tumbuh di tanah yang ditaburi ketakutan. Di sinilah sabda Rasulullah ﷺ kembali menggetarkan nalar dan nurani: “Qulil Haq walau Kana Murran” – Katakanlah yang benar, meski itu pahit.

Kalimat ini bukan sekadar nasihat moral, melainkan panggilan abadi bagi siapa saja yang menapaki jalan kebenaran: jurnalis yang menulis fakta, rakyat yang bersuara, hingga pemimpin yang berani jujur kepada dirinya sendiri. Di tangan pers yang merdeka, hadis ini menjelma menjadi semangat etis yang menyalakan lentera di lorong-lorong gelap demokrasi.

Pers, Pilar Keempat atau Bayangan Kekuasaan?

Dalam demokrasi modern, pers digambarkan sebagai the fourth estate, pilar keempat yang menjaga keseimbangan kekuasaan. Tapi apa jadinya bila pilar itu retak, dilapisi amplop dan tekanan, digelayuti kepentingan pemilik modal atau sekadar menjadi corong kekuasaan?

Pers sejati tidak sekadar menyampaikan apa yang ingin didengar penguasa. Ia berbicara tentang apa yang perlu diketahui rakyat. Ia tidak berdansa di panggung pesta kekuasaan, melainkan berjalan sunyi menyusuri lorong-lorong kecurangan, mencari jejak kebenaran, dan menyampaikannya—meski pahit, meski berisiko. Di situlah prinsip qulil haq menjadi napas pers yang merdeka.

Dalam masyarakat demokratis yang sehat, kebebasan pers bukan bonus dari negara, tapi hak dasar warga. Maka membungkam pers sama dengan merampas oksigen dari paru-paru demokrasi.

Menggenggam Bara Kebenaran

Mengatakan kebenaran itu tidak pernah nyaman. Ia seperti menggenggam bara: membakar jari, tetapi menerangi sekitar. Sejarah telah menyaksikan bagaimana jurnalis dibungkam, dibunuh, atau dicemarkan hanya karena bersikukuh menuliskan fakta.

Tapi mereka tetap menulis. Karena mereka tahu, lebih baik jadi api kecil yang menyala dalam kegelapan daripada lentera indah yang tergantung di istana dusta.

Demokrasi tanpa keberanian menyuarakan yang benar hanyalah panggung sandiwara. Suara rakyat yang dibungkam, opini yang dimanipulasi, dan kebenaran yang didistorsi menjadikan demokrasi berubah menjadi tirani yang memakai topeng kebebasan.

Mewarisi Semangat Nabi dalam Jurnalisme

Ketika Rasulullah ﷺ menyuruh untuk berkata benar walau pahit, itu bukan hanya ajaran untuk kehidupan pribadi, tapi prinsip universal yang menggerakkan masyarakat. Dalam konteks pers, sabda itu adalah kredo jurnalisme yang ideal: menolak tunduk pada ketakutan, menantang kekuasaan yang lalim, dan memihak kepada mereka yang tertindas.

Bukan tanpa sebab Islam sangat menekankan kejujuran. Sebab dalam kejujuran terdapat keberanian, dalam keberanian terdapat perubahan. Dan dalam perubahan ada harapan.

Akhir Kata: Kebenaran Tak Pernah Mati

Di zaman ketika kebenaran dibeli murah, dan kebohongan dijual mahal, tugas jurnalis dan warga yang sadar adalah terus menyuarakan haq meski dunia menolaknya. Karena kebenaran mungkin bisa dibungkam, tapi tak bisa dimatikan. Ia akan terus hidup, dari lidah ke lidah, dari pena ke pena, dari hati ke hati.

Qulil haq walau kana murran.
Bukan hanya kalimat, tapi sikap.
Bukan hanya prinsip, tapi perjuangan.
Bukan hanya sabda, tapi nyawa dari demokrasi yang sejati.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Walau Prof. Dr. Sofian Effendi menarik Ucapannya – Opini Sudah Terbetuk – Rezim Mulai Berbisik

Next Post

Jika Nabi Muncul di Era Digital: Refleksi atas Ketidakhadiran Wahyu di Zaman Modern

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Jika Nabi Muncul di Era Digital: Refleksi atas Ketidakhadiran Wahyu di Zaman Modern

Jika Nabi Muncul di Era Digital: Refleksi atas Ketidakhadiran Wahyu di Zaman Modern

UUD 1945 Itu Keramat, Bukan untuk Dikudeta — Jika Dikhianati, Hancurlah Bangsa Ini

UUD 1945 Itu Keramat, Bukan untuk Dikudeta — Jika Dikhianati, Hancurlah Bangsa Ini

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...