• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Riwayat Jabatan dan Perjalanan Karier Tersangka Ferdy Sambo

fusilat by fusilat
August 10, 2022
in Feature
0
Riwayat Jabatan dan Perjalanan Karier Tersangka Ferdy Sambo

Ferdy Sambo/Ist

Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mengumumkan Irjen Pol Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J di Perumahan Polri, Duren Tiga, Jakarta. Ferdy Sambo diancam dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan hukuman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, dan 20 tahun perjara. Insiden itu tentu berdampak karirnya. Berikut Riwayat Jabatan dan perjalanan karir Ferdy Sambo

Riwayat Jabatan Ferdy Sambo

Ferdy Sambo, lulusan akademi kepolisian 1994. Pria kelahiran 9 Februari 1974 itu karirnya terus meroket. Jabatan sebelumnya adalah Dirtipidum Bareskrim Polri (2019), dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri (2020) dan dimutasi sebagai Pati Yanma Polri (2022)

Berikut Riwayat Jabatan Ferdy Sambo dilansir dari wikipedia

  • Pama Lemdiklat Polri (1994)
  • Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur (1995)
  • Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1995)
  • Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur (1997)
  • Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur (1997)
  • Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999)
  • Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001)
  • Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003)
  • Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004)
  • Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005)
  • Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007)
  • Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008)
  • Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009)
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010)
  • Kapolres Purbalingga (2012)
  • Kapolres Brebes (2013)
  • Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015)
  • Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
  • Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
  • Koorspripim Polri (2018)
  • Dirtipidum Bareskrim Polri (2019)
  • Kadiv Propam Polri (2020)
  • Pati Yanma Polri (2022)

Perjalanan Karier Ferdy Sambo

Setamat dari Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar tiga dekade lalu, Ferdy Sambo mendaftar ke akademi kepolisian atau Akpol. Dia ingin menjadi polisi terinspirasi dari pamannya, Pither Sambo, yang merupakan Perwira Tinggi Polri dan pernah menjabat kKapolda Sumatera Utara.

Ferdy Sambo lolos tes Akpol dan lulus pada 1994 dengan pangkat letnan dua. Setelah 28 tahun berlalu, Ferdi meraih jabatan tertinggi selama kariernya dengan menjabat Kadiv Propam Polri pada 2020.

Dikutip dari Majalah Tempo edisi Sabtu, 23 Juli 2022, teman masa SMA Ferdy Sambo yang sekaligus pengacara Putri Candrawathi Sambo, Arman Hanis mengenang masa lalunya bersama Kadiv Propam Polri nonaktif itu. Keduanya pertama kali bertemu di SMAN 1 Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar 32 tahun lalu.

Arman Hanis mengenal Ferdy Sambo sebagai siswa yang tidak pernah bolos sekolah. Ketimbang nongkrong bersama teman-temannya, dia lebih memilih ikut berbagai kursus pelajaran tambahan. Ketekunan itu membuat pria kelahiran Kabupaten Baru, Sulawesi Selatan, 9 Februari 1973 ini ajek masuk tiga besar siswa dengan nilai tertinggi di sekolah.

“Di angkatan kami, dia siswa yang paling menonjol,” ujar Arman, kepada Majalah Tempo pada Jumat 22 Juli 2022 lalu.

Meski berada di jurusan berbeda, Arman di jurusan fisika dan Ferdi di jurusan biologi, mereka sering bermain bersama. Keduanya sama-sama anggota tim basket sekolah. Mereka juga memiliki kesamaan cita-cita menjadi polisi. Tapi takdir berkata lain, setelah lulus SMA, Arman batal

Ferdy mengawali karier di Tim Khusus Anti Bandit Kepolisian Resor Jakarta Timur dan menjadi Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cakung, Jakarta Timur pada 1997. Dua tahun berselang, Ferdy yang masih berpangkat Inspektur Satu melamar Putri. Keduanya telah menjalin asmara sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Makassar.

Ferdy dan Putri berpisah saat bersekolah di SMA yang berbeda. Ketika Ferdy masuk Akpol, Putri melanjutkan belajar di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Jakarta. Mereka kembali bertemu saat Ferdy lulus Akpol dan bertugas di Jakarta.

Putri adalah anak perwira TNI AD yang pensiun dengan pangkat brigadir jenderal. Sementara Ferdy berasal dari keluarga sipil. Ayah Ferdy, William Sambo, pegawai negeri di Dinas Peternakan Kota Makassar. Pernikahan mereka kemudian digelar di gedung Balai Kartini, Jakarta Selatan. Pada Kamis, 7 Juli lalu, atau sehari sebelum penembakan Brigadir J Ferdy dan Putri merayakan hari jadi pernikahan ke-22 tahun.

Karier Ferdy sebagai reserse terus melesat. Pada 2010, dia menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat. Dua tahun berlalu, dia dimutasi jabatan menjadi Kepala Polres Purbalingga, Jawa Tengah, selama satu tahun. Setelah itu, Ferdy Sambo menjabat Kepala Polres Brebes, Jawa Tengah. Kemudian Ferdy Sambo ditarik ke Jakarta dan menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya pada 2015.

“Dia terkenal cerdas di angkatannya karena itu banyak ditempatkan di Jakarta,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Dedi Prasetyo pada Jumat, 22 Juli lalu.

Ferdy turut terlibat dalam penanganan sejumlah kasus besar, antara lain kasus bom bunuh diri di kawasan perempatan Jalan M.H. Thamrin-Wahid Hasyim, Jakarta, pada 14 Januari 2016. Dia juga ikut mengungkap kematian Wayan Mirna Salihin akibat minum kopi mengandung racun sianida.

Satu tahun di Polda Metro Jaya, Ferdy ditarik ke Trunojoyo, sebutan untuk Markas Besar Polri, untuk mengisi jabatan Kepala Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal dengan pangkat Komisaris Besar. Lalu, pada 8 November 2019, Kepala Polisi Jenderal Idham Azis mengangkat Ferdy sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pangkatnya naik menjadi Brigadir Jenderal.

Hanya dalam satu tahun, Ferdy Sambo kembali naik pangkat menjadi inspektur jenderal. Pada November 2020, Idham Azis mengangkat Ferdy sebagai Kadiv Propam Polri Polri, menggantikan Irjen Ignatius Sigit Widiatmono yang meninggal karena sakit. Kala itu Ferdy menjadi jenderal polisi bintang dua paling muda sekaligus pejabat utama Mabes Polri. Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap mempertahankan jabatan Ferdy saat terpilih menjadi Kapolri pada Januari 2021.

Sepanjang 2020, setidaknya ada dua kasus besar yang ditangani Ferdy Sambo. Saat menjabat sebagai Kadiv Propam Polri, dia turut memimpin penyelidikan kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung. Ferdy juga berperan dalam menyelesaikan perkara penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra. Salah satu tersangka dalam kasus surat jalan palsu tersebut adalah Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte. Selain itu, menurut Irjen Dedi Prasetyo, Ferdy Sambo kerap menggelar riset. “Banyak riset yang ia lakukan, seperti riset mengenai apa perilaku polisi yang tidak disukai masyarakat,” ujar Dedi.

Ferdy Sambo membuat aplikasi Propam Presisi saat menjadi Kepala Divisi Propam Polri. Ini adalah salah satu aplikasi yang menjadi saluran pengaduan masyarakat terkait dengan kinerja aparat kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Ferdy Sambo terkait kematian Brigadir J. Ia beralasan keputusan ini diambil agar pemeriksaan penyidikan kematian Brigadir J berjalan mulus. “Untuk menjaga objektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyidikan yang berjalan,” ungkapnya.

Sumber | Tempo

Tags: Ferdy Sambo

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

Next Post

Penasihat Kapolri Duga Susun Skenario Pembunuhan Bareng Ferdy Sambo

fusilat

fusilat

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post
Kapolri Umumkan Daftar 25 Personel Polri Diduga Hambat Kasus Brigadir J

Penasihat Kapolri Duga Susun Skenario Pembunuhan Bareng Ferdy Sambo

Fahmi Alamsyah Mundur Sebagai Penasihat Kapolri usai Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Fahmi Alamsyah Mundur Sebagai Penasihat Kapolri usai Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist