• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

fusilat by fusilat
August 10, 2022
in Feature
0
Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

Ilustrasi kehidupan 700.000 tahun lalu di Etiopia()

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana | Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

PARA ilmuwan abiogenesis yang menelaah asal-mula kehidupan, sudah (agak) sepakat dalam bermungkin-mungkinan bahwa konon dibutuhkan proses lebih dari tiga miliar tahun dari mikroba paling sederhana sampai menjadi mahluk hidup luar biasa kompleks seperti manusia. Namun belum berhasil disepakati mengenai kepastian kuantitas “lebih” pada waktu yang masih mengambang itu.

Juga masih belum disepakati tentang bagaimana dan kapan, apalagi mengapa organisme pertama mendadak sontak kok mulai berkembang dari “sesuatu” yang disebut Darwin sebagai “sup primordial” di planet Bumi yang sementara ini oleh para astrobiolog (atau bioastronom?) dianggap sebagai mungkin satu-satunya benda angkasa di Tata Surya yang memfasilitasi apa yang disebut sebagai “hidup”.

Tampaknya para saintis masih belum mampu sepakat tentang asal-mula hidup. Bahkan definisi “hidup” masih sengit diperdebatkan. Sebuah studi yang dipublikasikanJournal of Biomolecular Structure and Dynamics misalnya mengungkap bahwa tidak kurang dari 123 definisi tentang apa yang disebut sebagai “hidup” saling beda satu dengan lain-lainnya. Suasana mungkinomologis apa boleh buat, suka tak suka, memang merundung abiogenesis sebagai nama berwibawa akademis bagi ilmu pengetahuan yang berikhtiar membongkar misteri asal-mula hidup yang masih berkutat pada beranekaragam kemungkinan.

Suasana serba mungkin makin dipermantap oleh begitu banyak hipotesa yang belum bisa dibuktikan benar-tidaknya tentang asal-mula kehidupan di luar keimanan para kreasionis yang masih berpegang teguh kepada kearifan yang terkandung di dalam kitab-kitab suci mau pun budaya-lisan kaum leluhur berkisah tentang genesis alias penciptaan alam semesta. Ada yang sementara ini meyakini kemungkinan bahwa hidup pertama kali hadir di planet Bumi berkat kilatan elektronik yang sehari-hari kita sebut sebagai kilatan petir seperti yang “menghidupkan” mahluk bikinan Dr Frankenstein yang dikisahkan oleh Mary Shelley.

Lain halnya dengan sesumbar mungkinomologis kimiawan organik Alexander Graham Cairns-Smith dari University of Glasgow, Skotlandia di dalam buku Seven Clues to the Origin of Life’ bahwa (sengaja tidak saya terjemahkan agar tidak keliru dalam menerjemahkan) ”clay crystals preserve their structure as they grow and stick together to form areas exposed to different environments and trap other molecules along the way and organise them into patterns much like our genes do now“. Mustahil saya berani bilang tujuh dugaan Cairns-Smith benar atau salah sebab terus terang saya gagal paham apa yang sebenarnya beliau maksud.

Berbagai kemungkinan

Menurut jurnal Nature Review Microbiology, teori deep-sea vent menyebutkan bahwa mungkin hidup berasal-mula pada submarina hidrotermal vents sebagai kunci gerbang kehidupan seperti karbon dan hidrogen. Akibat metode krionik diyakini mampu menghidupkan kembali mahluk yang sudah danggap mati maka Jeffrey Bada dari UCLA menyimpulkan kemungkinan dari pendapat para geoarkeolog bahwa es menyelubungi seluruh permukaan samudera tiga miliar tahun yang lalu, maka membidani kelahiran kehidupan di planet Bumi dengan sabda keren bermain dengan logika reductio ad absurdum bahwa “Key organic compounds thought to be important in the origin of life are more stable at lower temperatures”.

Mungkin para ilmuwan genatika sepakat bahwa DNA membutuhkan protein untuk menjadikan dirinya menjadi DNA. Sebaliknya protein membutuhkan DNA untuk menjadikan dirinya menjadi protein. Lalu pertanyaan adalah, bagaimana mereka berdua masing-masing menjadikan diri tanpa satu dengan lainnya?

Jawabannya mungkin adalah RNA yang mampu menampung informasi DNA mau pun berfungsi sebagai enzyme seperti protein mampu menciptakan baik DNA maupun protein. Mungkin RNA yang melahirkan kehidupan di planet Bumi ini? Mungkin kehidupan di planet Bumi bukan berasal dari planet Bumi sendiri tetapi dari luar angkasa seperti yang oleh NASA disebut sebagai panspermia.

Mungkin bebatuan yang terpental dati planet Mars oleh impak kosmik atau para meteorita berasal dari Mars yang dahulu kala konon sempat mengandung mikroba mungkin mendarat di Bumi sehingga kemungkinan merupakan kakek-nenek moyang mahluk hidup di Bumi. Andaikata pemikiran mungkinomologi tentang kehidupan di bumi berasal-mula dari planet Mars dianggap absah, maka muncul pertanyaan yang baru yaitu tentang asal-mula kehidupan di Mars. Mungkin masih lebih banyak lagi dugaan tentang mungkinomologi asal-mula kehidupan di alam semesta.

Namun agar tidak bikin suasana yang sudah cukup bingung menjadi makin bingung maka saya pasrahkan kepada para pemerhati dan peyakin abiogenesis untuk masing-masing mencari sendiri teori dari sumber informasi yang lain. Atau silakan masing-masing swasembada bikin sendiri pemikiran tentang asal-mula kehidupan sebelum ada undang-undang atau fatwa yang melarangnya.

Dikutip Kompas.com Selasa 09 Agustus 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Resmi Tersangka, Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup

Next Post

Riwayat Jabatan dan Perjalanan Karier Tersangka Ferdy Sambo

fusilat

fusilat

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Riwayat Jabatan dan Perjalanan Karier Tersangka Ferdy Sambo

Riwayat Jabatan dan Perjalanan Karier Tersangka Ferdy Sambo

Kapolri Umumkan Daftar 25 Personel Polri Diduga Hambat Kasus Brigadir J

Penasihat Kapolri Duga Susun Skenario Pembunuhan Bareng Ferdy Sambo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist