• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rommy, Jalan Pulang yang Keliru: Antara Peluang Kebangkitan dan Komodifikasi Partai

Ali Syarief by Ali Syarief
June 1, 2025
in Feature, Politik
0
Salah Pilih Capres, PPP Terancam Terkubur
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di antara reruntuhan kejayaan yang dulu pernah mengangkat nama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke puncak politik nasional, kini partai berlambang Kabah itu kembali bersuara. Tapi bukan karena gagasan gemilang atau manuver politik yang memikat, melainkan karena langkah Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy—yang kembali ramai jadi sorotan, bukan sebagai penyelamat, melainkan pemicu kegaduhan.

Rommy, sapaan akrabnya, tiba-tiba mengangkat tawaran kontroversial: membuka pintu bagi tokoh eksternal untuk menduduki kursi Ketua Umum PPP. Tawaran yang oleh sebagian elite partai dinilai bukan sebagai langkah strategis, melainkan eksploitasi terang-terangan atas tubuh partai yang tengah rapuh. Wakil Ketua Umum PPP Rusli Effendi bahkan tak ragu menyebutnya sebagai bentuk “perdagangan partai.” Ketua DPC PPP Jakarta Timur, Ahmad Rifa’i, lebih keras lagi: “Rommy sebaiknya taubat nasuha!”

Mereka tak sedang bersilat lidah. Kritik para kader ini datang bukan dari ruang kosong. Sejarah mencatat, menjelang Pemilu 2019, suara PPP melorot tajam akibat kasus korupsi yang menyeret nama Rommy. Kini, ketika partai masih tertatih-tatih mencari pijakan untuk bangkit kembali, Rommy justru kembali dengan gagasan lama: dagang pengaruh, jual beli jabatan, tanpa penebusan dosa.

PPP Masih Punya Harapan

Yang menarik, di tengah kekisruhan ini, muncul satu pertanyaan mendasar: masih bisakah PPP bangkit?

Jawabannya: bisa. Tapi tentu dengan syarat utama—menanggalkan cara-cara usang yang menjadikan partai sebagai alat transaksi kekuasaan. PPP lahir dari rahim perjuangan umat, dibesarkan oleh semangat keulamaan, dan pernah menjadi kekuatan politik arus utama. Gagasan, kaderisasi, dan konsistensi ideologis adalah tiga hal yang dahulu membuat PPP disegani.

Maka, peluang kebangkitan partai ini bukan tidak ada. PPP memiliki sumber daya manusia yang mumpuni di internal. Ada generasi baru yang lahir dari akar rumput, yang tumbuh bersama dinamika umat, dan memahami medan politik yang semakin kompleks. Tapi kebangkitan itu hanya mungkin terjadi jika partai memutus mata rantai feodalisme politik dan berani melangkah keluar dari bayang-bayang masa lalu.

Solusi Rommy: Gagal Paham atas Esensi Partai

Langkah Rommy membuka peluang ketum bagi tokoh luar jelas keliru. Ini bukan bentuk inklusivitas, melainkan bentuk kegamangan akut terhadap regenerasi internal. Rommy seakan memandang PPP sebagai properti pribadi, bukan rumah perjuangan kolektif. Dan yang lebih menyedihkan, ia melakukan manuver ini ketika luka akibat ulahnya sendiri belum sepenuhnya mengering.

Solusi Rommy seperti menambal perahu bocor dengan kertas—mudah robek, tak tahan gelombang. Ia abai bahwa partai politik bukan hanya soal siapa yang memimpin, tetapi tentang legitimasi, arah perjuangan, dan kesetiaan pada konstitusi internal. Dalam AD/ART partai jelas disebutkan bahwa proses pergantian pimpinan harus melalui mekanisme yang sah, bukan jalan pintas yang mengundang kegaduhan.

Maka tak heran jika kader seperti Ahmad Rifa’i dengan lantang menyebut: “Sesak kami belum hilang, eh malah hari ini muncul lagi bukan untuk pengakuan dosa tetapi malah dagangin PPP.”

Antara Dendam Sejarah dan Masa Depan Politik

Rommy, pada akhirnya, bukan hanya menghadirkan polemik, tapi juga menghadang jalan ke depan. Jika PPP ingin bangkit, maka partai ini harus berani menertibkan dirinya sendiri, menyaring siapa saja yang masih menabur benih kekacauan, dan memulai lembaran baru yang berpijak pada semangat reformasi internal. Tidak ada masa depan bagi partai yang menjadikan kekuasaan sebagai dagangan.

Bagi Rommy, mungkin ini saatnya benar-benar mundur. Bukan demi kalah, tetapi agar tak terus menambah beban sejarah yang sudah cukup berat. Jika ingin menebus dosa politiknya, seharusnya ia menepi, memberi ruang bagi kader-kader muda untuk bekerja. Tidak menciptakan arena baru untuk kepentingan lama.

PPP bisa bangkit, tapi bukan dengan cara-cara Rommy.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pancasila dan Upaya Menghapus Ingatan: Sebuah Refleksi Hari Lahir Pancasila

Next Post

NGABIRIGIDIG

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
NGABIRIGIDIG

NGABIRIGIDIG

PPP Jakarta Rekomendasikan Anies Capres 2024, Anies : Insya Allah, Saya Tuntaskan Jakarta Dahulu

Anies Baswedan Disebut dalam Bursa Caketum PPP, Jubir DPP Minta Komunikasi Politik Diperkuat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist