• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Runtuhnya Tembok Kesombongan di Tanah Suci

fusilat by fusilat
February 21, 2026
in Feature, Spiritual, Tokoh/Figur
0
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

Menantu itu menuntun ibu mertuanya dengan penuh kehati-hatian. Usia sang ibu telah melampaui tujuh puluh tahun. Langkahnya tak lagi tegap, namun semangatnya justru menyala—seolah usia hanya angka yang tak sanggup memadamkan panggilan iman.

Di tengah terik Arafah yang mendekati 50 derajat Celsius, keduanya berdiri pada puncak ibadah haji: wukuf. Lelah jasmani tak kuasa menandingi cahaya harap yang terpancar dari wajah mereka. Mereka datang membawa doa, rindu, dan harapan akan ridha Allah.

Bagi sang menantu, perjalanan ini bukan sekadar ibadah personal. Ia melihatnya sebagai ladang bakti. Ibu mertuanya ia anggap pengganti ibunda kandung yang telah tiada. Bahkan bila harus menggendongnya, ia siap.
Dalam benaknya tertanam keyakinan: surga bisa diraih melalui bakti kepada orang tua.

Namun ujian itu datang dengan cara yang sama sekali tak terduga.

Sang ibu tiba-tiba menyampaikan keinginan yang terdengar sederhana, namun terasa mustahil menurut nalar: ia ingin bertemu Bupati Banyumas—yang kebetulan juga sedang menunaikan ibadah haji.

“Kloter berapa? Maktab mana?” tanya sang menantu.

Sang ibu hanya menggeleng. Ia tidak tahu.

Di tengah jutaan jamaah haji dari seluruh dunia—termasuk ratusan ribu dari Indonesia—bagaimana mungkin mencari satu orang tanpa petunjuk apa pun?

Tanpa disadari, di relung hatinya terlintas satu pikiran singkat: itu tidak mungkin.

Di situlah retakan pertama muncul.

Kesombongan tidak selalu hadir dalam bentuk ucapan lantang atau sikap pongah. Kadang ia menyelinap halus—dalam keyakinan bahwa logika kita lebih kokoh daripada kehendak Allah.
Padahal, Allah Maha Berkehendak.

Kesadaran itu menghantam batinnya. Istighfar mengalir lirih dari bibirnya. Air mata jatuh tanpa mampu ditahan. Ia menyesal—bukan karena ucapan, melainkan karena hatinya sempat meragukan kuasa Rabb-nya.

Bukankah Allah telah berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 37:
“Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong. Sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.”

Dan dalam QS. Al-Baqarah ayat 117:
“Apabila Dia berkehendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya: ‘Jadilah!’ Maka jadilah ia.”
Kun fayakun.

Di Mina, pelajaran itu dipertegas.

Tanpa janji. Tanpa rencana. Tanpa pencarian.
Seorang pria setengah baya berjalan dari maktab sebelah, menghampiri maktab sang ibu mertua. Sang menantu tertegun. Keajaiban yang kerap hanya ia dengar dari cerita orang lain, kini hadir nyata di hadapannya.

Orang asing itu adalah sang Bupati. Ia datang dengan sengaja untuk bersilaturahmi. Menghampiri, bersalaman, menyapa seorang nenek dari kampung halamannya.

Wajah sang mertua berseri. Riang. Antusias. Seperti bertemu sepotong kenangan dari tanah asal.
Sebaliknya, sang menantu hanya terdiam. Kepalanya tertunduk. Bibirnya bergerak pelan—entah istighfar atau doa. Kepercayaan diri yang semula tegak, kini limbung.

Tamparan lembut itu perlahan meresap. Seluruh tubuhnya bergetar. Air mata kembali jatuh. Bukan karena takjub, melainkan karena runtuhnya bangunan logika yang selama ini ia anggap paling kokoh.

Ibarat sebongkah es, keyakinan yang beku itu perlahan mencair tersentuh cahaya. Sebuah ibrah lahir:
bahwa benih kesombongan—sekecil apa pun—jika dibiarkan, akan tumbuh subur dalam hati.

Tanah suci menjadi saksi.

Bahwa kehendak Allah melampaui perhitungan manusia.
Bahwa yang mustahil menurut logika, sangat mungkin menurut kuasa-Nya.
Bahwa kesombongan sering tersembunyi dalam rasa “tahu” dan “paham”.

Di Arafah dan Mina, bukan hanya pakaian ihram yang dilepaskan dari kelekatan dunia. Ego pun seharusnya dilucuti.

Semoga kita semua belajar dari setitik peristiwa ini:
menjadi hamba yang lebih tawadhu, lebih tunduk, dan lebih yakin kepada kehendak Allah.

Aamiin.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Swasembada Beras Bukan Euforia: Produksi Harus Terus Digenjot!

Next Post

Ahmad Khoizinudin dan TPUA yang Dibekukan (Sepintas Sejarah dan Catatan Etik Perjuangan)

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026
Birokrasi

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum
Birokrasi

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
Next Post

Ahmad Khoizinudin dan TPUA yang Dibekukan (Sepintas Sejarah dan Catatan Etik Perjuangan)

Apa Benefit Pujian Trump kepada Prabowo bagi Rakyat Indonesia?

Apa Benefit Pujian Trump kepada Prabowo bagi Rakyat Indonesia?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...