• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

fusilatnews by fusilatnews
May 29, 2026
in Economy, Feature
0
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Nilai tukar (kurs) rupiah

Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan. Pada perdagangan 29 Mei 2026, rupiah berada di kisaran Rp17.830–Rp17.890 per dolar AS, salah satu level terlemah dalam sejarah Indonesia. Bahkan sehari sebelumnya dolar AS sempat menembus Rp17.900.

Menghadapi kondisi tersebut, Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi di pasar valuta asing. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan bahwa BI akan melakukan intervensi secara besar-besaran dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah.

Namun pertanyaannya adalah: apakah intervensi BI cukup untuk menyelesaikan persoalan pelemahan rupiah?

Jawabannya tidak.

Intervensi moneter hanya mampu mengurangi gejolak jangka pendek. Ia bukan solusi terhadap akar masalah yang menyebabkan nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan. Bank Indonesia dapat menjual dolar dari cadangan devisa untuk menambah pasokan valuta asing di pasar, tetapi kemampuan tersebut memiliki batas.

Per April 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD146,2 miliar. Jumlah ini memang relatif kuat untuk menghadapi gejolak jangka pendek. Namun cadangan devisa bukan sumber daya yang tidak terbatas. Jika tekanan berlangsung terus-menerus sementara pasokan devisa baru tidak bertambah, maka kemampuan intervensi akan semakin terbatas.

Ekonom pasar keuangan Myrdal Gunarto mengingatkan bahwa kekuatan cadangan devisa pada akhirnya tetap bergantung pada arus masuk devisa dari sektor riil, terutama ekspor dan investasi asing langsung (FDI). Dengan kata lain, devisa yang digunakan untuk mempertahankan rupiah harus terus digantikan oleh devisa baru yang masuk melalui aktivitas ekonomi produktif.

Di sinilah masalah struktural Indonesia terlihat.

Pertama, Indonesia masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor, terutama bahan baku industri, barang modal, energi, dan teknologi. Setiap transaksi impor membutuhkan dolar AS. Semakin besar impor, semakin tinggi permintaan terhadap dolar dan semakin besar tekanan terhadap rupiah.

Kedua, struktur ekspor Indonesia masih didominasi komoditas mentah dan produk dengan nilai tambah rendah. Ketika harga komoditas dunia turun atau permintaan global melemah, penerimaan devisa nasional ikut menurun. Akibatnya, pasokan dolar yang masuk tidak mampu mengimbangi kebutuhan dolar yang keluar.

Ketiga, arus modal asing yang sangat sensitif terhadap kondisi global. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, tingginya suku bunga Amerika Serikat, serta keluarnya dana investor asing dari negara berkembang menjadi faktor utama yang menekan rupiah sepanjang tahun 2026. Reuters mencatat bahwa pelemahan rupiah tidak hanya dipicu faktor domestik, tetapi juga oleh tingginya suku bunga Federal Reserve dan arus modal yang keluar dari pasar negara berkembang.

Bahkan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut tekanan terhadap rupiah banyak dipengaruhi dinamika global dan sentimen pasar internasional. Karena itu, intervensi BI hanya dapat menahan laju pelemahan, bukan menghilangkan penyebabnya.

Persoalan lain yang sering luput dibahas adalah kebutuhan pembayaran utang luar negeri. Ketika pemerintah maupun korporasi harus membayar pokok dan bunga utang dalam dolar AS, permintaan terhadap dolar meningkat. Reuters mencatat bahwa pembayaran utang luar negeri korporasi pada April-Mei 2026 menjadi salah satu faktor yang menekan rupiah.

Karena itu, penguatan rupiah membutuhkan strategi yang lebih mendasar daripada sekadar intervensi pasar. Pemerintah harus meningkatkan kemampuan menghasilkan devisa melalui ekspor bernilai tambah tinggi, memperkuat sektor manufaktur, memperbesar investasi produktif, mengurangi ketergantungan impor strategis, serta menciptakan kepastian hukum yang mampu menarik modal jangka panjang.

Nilai tukar mata uang pada akhirnya merupakan cermin kekuatan fundamental ekonomi suatu negara. Mata uang yang kuat lahir dari produktivitas, surplus devisa, daya saing industri, dan kepercayaan investor. Sebaliknya, mata uang yang terus bergantung pada intervensi bank sentral menunjukkan adanya persoalan struktural yang belum terselesaikan.

Perry Warjiyo mungkin dapat memperlambat pelemahan rupiah melalui berbagai instrumen moneter. Namun rupiah tidak akan benar-benar kuat hanya karena Bank Indonesia menjual dolar. Rupiah akan kuat ketika Indonesia mampu menghasilkan devisa lebih besar daripada yang dibutuhkan, mengekspor lebih banyak daripada mengimpor, serta membangun ekonomi yang produktif dan kompetitif.

Selama akar persoalan tersebut belum diperbaiki, pelemahan rupiah akan terus berulang. Dan intervensi Bank Indonesia hanya akan menjadi pagar sementara yang menahan derasnya arus tekanan ekonomi dari dalam maupun luar negeri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gula-gula Prabowo

Next Post

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

fusilatnews

fusilatnews

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Next Post

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (3)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist