Jakarta ‐ Fusilatnews – Dengan ini kami menyampaikan hasil input data yang kami terima menyatakan bahwa Pilkada 2024 di Jakarta akan berlangsung dua putaran,” kata Riza dalam konferensi pers di Kantor DPD Golkar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024) dini hari.
Riza menjelaskan, dari hasil real count internal mereka, Ridwan Kamil-Suswono memperoleh suara 1.748.714 atau 40,17 persen, sedangkan Pramono-Rano unggul dengan perolehan suara 2.145.494 atau 49,28 persen.
Tim pemenangan Pramono-Rano klaim Pilkada Jakarta satu putaran
Sekretaris tim pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Aria Bima, menyampaikan, paslon yang mereka usung telah memenangi Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan penghitungan manual oleh internalnya. Dengan begitu, Pilkada Jakarta 2024 selesai dalam satu putaran.
Dari jumlah TPS yang kita hitung, 14.835 TPS, yang belum masuk ke kita kurang lebih sekitar 43 TPS. Dari data total yang ada, perolehan suara kita sekitar 2.163.111. Itu perolehan suara 03, dengan surplusnya sekitar 3.000 suara,” ujar Bima di Jakarta Utara, Kamis (28/11/2024) pagi.
Sebagai informasi, Jakarta merupakan satu-satunya daerah yang bisa menggelar pilkada sebanyak dua putaran dalam Pilkada Serentak 2024.
Pasalnya, syarat penghitungan kemenangan pada Pilkada Jakarta berbeda dengan 544 daerah lain di Indonesia yang menggelar Pilkada Serentak 2024.
Ketentuan tersebut dijelaskan dalam Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota di Wilayah Aceh, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada Jakarta, Papua dan Papua Barat. Dalam Pasal 36 ayat 1 disebutkan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Jakarta dinyatakan terpilih jika memperoleh suara lebih dari 50 persen.
Jika seluruh pasangan calon tidak memenuhi syarat tersebut dalam pemilihan, maka akan dilaksanakan Pilkada Jakarta putaran kedua.

























