Kuasa Hukum SiskaeeeTofan Agung Ginting menegaskan telah meminta agar pemeriksaan terhadap Siskaeee ditunda hingga proses persidangan praperadilan selesai.Selanjutany meminta polisi menghargai proses tersebut.
Jakarta – Fusilatnews – Selebgram yang dikenal dengan nama Siskaeee atau nama aslinya Fransiska Candra Novita Sari memberikan konfirmasinya untuk tak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik polisi sebagai tersangka kasus produksi film porno, pada Jumat (19/1) ini.
Siskaeee disebut absen lagi karena tengah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Kami baru dapat informasi bahwa Siskaeee belum dapat hadir memenuhi panggilan penyidik hari ini,” kata kuasa hukum Siskaeee, Tofan Agung Ginting saat dikonfirmasi.
Kuasa Hukum SiskaeeeTofan Agung Ginting menegaskan telah meminta agar pemeriksaan terhadap Siskaeee ditunda hingga proses persidangan praperadilan selesai.Selanjutany meminta polisi menghargai proses tersebut.
“Seharusnya ya didahulukan dulu proses ini, untuk sementara proses penyidikan atas Mbak Siskaeee menurut kami ditunda dulu sampai ada penetapan putusan dari pengadilan terhadap prapid tersebut,” kata Tofan
Tofan menegaskan pihaknya telah melayangkan surat kepada penyidik Polda Metro Jaya untuk menunda pemeriksaan.
Polda Metro Jaya sempat menyatakan bakal menjemput paksa Siskaeee selaku tersangka kasus produksi film porno jika kembali mangkir dalam pemeriksaan pada Jumat ini.
Siskaeee sudah dua kali absen dari panggilan pemeriksaan sebagai tersangka. Dalam kasus ini, ia ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 orang lainnya.
Siskaeee menanggapinya dengan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2024).lalu
Permohonan tersebut telah teregister dengan nomor perkara: 7/Pid.Pra/2024/PN JKT.SEL. Termohon dalam gugatan ini adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
Polda Metro Jaya menetapkan Fransiska Candra Novita Sari alias selebgram Siskaeee beserta 10 pemeran lainnya sebagai tersangka.dalam kasus film porno dalam perkembangan terkini kasus rumah produksi film porno di Jakarta Selatan. Setelah 5 tersangka kru film,























