• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Skandal Laptop Bodong! Nadiem Makarim Diperiksa Jaksa, Proyek Digitalisasi Diduga Jadi Ajang Korupsi

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
June 23, 2025
in Crime, News
0
Skandal Laptop Bodong! Nadiem Makarim Diperiksa Jaksa, Proyek Digitalisasi Diduga Jadi Ajang Korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin pagi (23/6/2025). Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi dalam proyek Digitalisasi Pendidikan, khususnya pengadaan laptop Chromebook senilai triliunan rupiah pada periode 2019–2022.

Pantauan langsung Fusilatnews di lokasi, Nadiem tiba sekitar pukul 09.10 WIB didampingi tim hukumnya. Ia tampak mengenakan kemeja krem dan membawa tas jinjing hitam. Namun tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya saat dicecar pertanyaan oleh awak media. Nadiem langsung menuju ruang pemeriksaan tanpa menjawab satu pun pertanyaan.


Proyek Digitalisasi Pendidikan: Niat Mulia, Jalan Bengkok

Pengadaan laptop Chromebook digagas sebagai bagian dari program Digitalisasi Pendidikan semasa Nadiem menjabat Mendikbud. Tujuannya mulia: memperkuat infrastruktur digital di sekolah-sekolah, terutama di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).

Namun menurut temuan tim penyidik Kejaksaan Agung, proyek ini justru menyimpan aroma busuk manipulasi teknis dan rekayasa kebutuhan. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, mengungkap bahwa penyidik mencium adanya pemufakatan jahat yang melibatkan pengarahan khusus terhadap tim teknis agar mengeluarkan kajian yang mengarah pada pemilihan Chromebook, meski tidak relevan dengan kebutuhan di lapangan.

“Uji coba 1.000 unit Chromebook pada 2019 sebenarnya telah menunjukkan hasil negatif. Tapi hasil kajian teknis tetap diarahkan agar seolah-olah perangkat itu sangat dibutuhkan,” ujar Harli dalam pernyataannya, Jumat (20/6).


Nadiem Diperiksa sebagai Saksi Kunci

Kejagung menyatakan bahwa Nadiem diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, mengingat ia adalah penanggung jawab utama kebijakan saat proyek tersebut berjalan. Tim penyidik ingin mendalami bagaimana fungsi pengawasan dijalankan, serta apakah ada campur tangan langsung atau kelalaian dalam proses pengadaan.

“Pemeriksaan ini penting untuk menggali sejauh mana peran dan pengetahuan beliau atas proses pengadaan Chromebook yang bermasalah ini,” jelas Harli.


Diam Bukan Jawaban: Publik Menanti Kejelasan

Sikap diam Nadiem saat memasuki Gedung Bundar hanya memicu gelombang spekulasi di tengah masyarakat. Sosok yang dulunya dielu-elukan sebagai reformis pendidikan kini harus menjawab tudingan bahwa program digitalisasi hanya kamuflase proyek korupsi.

Meskipun masih berstatus sebagai saksi, banyak pihak meyakini posisi Nadiem bisa berubah sewaktu-waktu seiring menguatnya bukti. Kejagung sendiri telah membuka peluang untuk memanggil pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses pengadaan, baik dari unsur birokrasi, swasta, maupun penyedia barang.


Ironi Merdeka Belajar: Pendidikan Dijadikan Bancakan Proyek

Program “Merdeka Belajar” yang selama ini dijadikan branding Kementerian Pendidikan di era Nadiem, kini justru menjadi simbol kemunafikan birokrasi. Apa gunanya merdeka belajar jika pengadaan fasilitas pendukungnya justru terjebak dalam permainan busuk anggaran dan manipulasi data teknis?

Saat siswa dan guru di pelosok kesulitan sinyal dan perangkat belajar daring, oknum pejabat dan pengusaha justru berpesta pora dengan markup dan pengadaan barang tak efektif. Pendidikan yang seharusnya membebaskan, malah dijadikan ladang bancakan.


Akankah Nadiem Terseret Lebih Jauh?

Dengan sorotan publik yang begitu tajam dan bukti awal yang dianggap cukup kuat oleh penyidik, pertanyaan besar kini bergantung pada Kejaksaan: Apakah Nadiem akan tetap hanya sebagai saksi, atau akan ditetapkan sebagai tersangka?

Pemeriksaan hari ini bisa jadi awal dari babak panjang pengungkapan mega-skandal korupsi pendidikan yang melibatkan pejabat tinggi, tim teknis, hingga korporasi penyedia perangkat. Dan jika terbukti, skandal ini akan tercatat sebagai noda besar dalam sejarah pendidikan Indonesia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BOM BUNUH DIRI POLITIK TRUMP

Next Post

Wajah Patung Jokowi di Tanah Karo: Antara Ketidakmiripan dan Kejujuran Mistis

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Next Post
Wajah Patung Jokowi di Tanah Karo: Antara Ketidakmiripan dan Kejujuran Mistis

Wajah Patung Jokowi di Tanah Karo: Antara Ketidakmiripan dan Kejujuran Mistis

Patung Itu Menjadi Mirip Setelah Kena Alergi

Patung Itu Menjadi Mirip Setelah Kena Alergi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist