• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Soal Eksekusi Silvester Matutina, Kejagung Ambigu: Ada Apa?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 20, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Soal Eksekusi Silvester Matutina, Kejagung Ambigu: Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Kejaksaan Agung bersikap ambigu dalam menangani perkara Silfester Matutina, terpidana 1 tahun penjara dalam kasus fitnah dan pencemaran nama baik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ada apa?

Sejak putusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap tahun 2019 lalu, hingga kini relawan Joko Widodo itu belum juga dieksekusi. Silfester pun mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) dan perkaranya rencananya disidangkan hari ini, Rabu (20/8/2025) mulai pukul 13.00 WIB di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Anang yang juga bekas Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pun mempersilakan publik menunggu hasil sidang PK Silfester terkait kapan “orang kuat” itu akan dieksekusi.

Di sisi lain, Anang mengakui, berdasarkan hukum acara, PK tidak menghalangi eksekusi.

Di situlah ambigunya Kejaksaan Agung. Di satu sisi menyatakan publik agar menunggu hasil sidang PK terkait kapan Silfester akan dieksekusi, di sisi lain menyatakan PK tidak menghalangi eksekusi.

Kalau memang PK tidak menghalangi eksekusi, mengapa Kejagung tidak segera melakukannya? Sehari atau bahkan 1 jam atau 1 menit saja Silfester dieksekusi ke penjara, itu akan membuktikan bahwa Kejagung tidak diskriminatif. Kejagung tidak mengistimewakan Silfester. Kejagung melaksanakan asas hukum “equality before the law” (kesetaraan di muka hukum).

Anang mengklaim saat menjabat Kajari Jaksel pihaknya pernah mengeluarkan surat perintah eksekusi Silfester Matutina. Namun, katanya, saat itu Silfester tidak diketahui keberadaannya, dan juga ada pandemi Covid-19.

Pertanyaannya, ketika kini Silfester sudah diketahui keberadaannya, bahkan terlihat wara-wiri di ruang publik, mengapa Kejagung tidak segera melaksanakan eksekusi?

Menunggu hasil sidang PK? Bukankah kata Anang PK tidak menghalangi eksekusi?

Sikap ambigu Kejagung ini membimbulkan tanda tanya besar?

Pertama, ada isu Silfester punya saudara yang bekerja di Kejaksaan. Apakah karena itu lalu Silfester tidak dieksekusi?

Kedua, Silfester adalah relawan Jokowi. Apakah karena itu lalu dia kebal hukum, mengingat Jokowi-lah yang mengangkat St Burhanuddin menjadi Jaksa Agung yang kemudian berlanjut hingga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini?

Ketiga, kalau memang Kejagung mengistimewakan Silfester, lalu bagaimana dengan prinsip “equality before the law” yang dianut sistem hukum Indonesia, bahkan merupakan amanat konstitusi?

Alhasil, sikap Kejagung yang ambigu terhadap perkara Silfester Matutina memunculkan kecurigaan publik: ada apa dengan Kejagung?

Apakah Jaksa Agung St Burhanuddin lebih loyal kepada Jokowi daripada ke Prabowo?

Ataukah justru Prabowo sendiri yang menginstruksikan Kejagung untuk tidak mengeksekusi Silfester mengingat yang bersangkutan merupakan relawan Jokowi, dan Presiden ke-7 RI itu merupakan mentor politik Prabowo?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ingat Zaman Belanda Dahulu? Dicekik dengan Pajak yang Tinggi

Next Post

Penyidikan Terhadap 12 Terlapor Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Jurnalis

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026
Birokrasi

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum
Birokrasi

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
Next Post
Penyidikan Terhadap 12 Terlapor Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Jurnalis

Penyidikan Terhadap 12 Terlapor Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Jurnalis

Utang Rp782 Triliun di 2026: Cermin Buruknya Kinerja Pemerintahan

Utang Rp782 Triliun di 2026: Cermin Buruknya Kinerja Pemerintahan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...