• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Soeharto Pahlawan, Aktivis 98 Pengkhianat

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 23, 2025
in Feature, Sejarah
0
Soeharto Pahlawan, Aktivis 98 Pengkhianat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Kalau Soeharto pahlawan, berarti aktivis 1998 pengkhianat.

Demikian Masinton Pasaribu, aktivis demokrasi 1998 yang kemudian menjadi anggota DPR RI dan kini Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Sebab itu, politikus PDI Perjuangan itu tak setuju gelar Pahlawan Nasional disematkan kepada Presiden ke-2 RI tersebut. Pasalnya, jika Soeharto pahlawan, berarti para aktivis 1998 yang saat itu memperjuangkan demokrasi dan reformasi dengan melawan otoritarianisme rezim Orde Baru merupakan pengkhianat.

Lawan dari pahlawan adalah pengkhianat atau pecundang.

Diketahui, nama Soeharto sedang diusulkan untuk menjadi Pahlawan Nasional 2025.

Usulan disampaikan oleh Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) pada Maret 2025.

Memang, pasca-tumbangnya Soeharto pada 21 Mei 1998, rezim Orde Baru belum benar-benar habis. Golkar sebagai penopang utama Orde Baru belum benar-benar tumbang. Beringin kemudian bertransformasi menjadi Partai Golkar. Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung bahkan menjadi Ketua DPR.

Dilanjutkan oleh Agung Laksono yang juga eksponen Golkar sebagai Ketua DPR. Dilanjutkan lagi oleh Bambang Soesatyo, politikus Golkar juga, sebagai Ketua MPR.

Di eksekutif pun bertebaran eksponen-eksponen Golkar sejak pemerintahan BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo hingga kini Prabowo Subianto.

Semangat dan ruh Orde Baru pun bangkit kembali. Saat menjadi Ketua MPR, Bambang Soesatyo mengorkestrasi pencabutan nama Soeharto dari Ketetapan MPR Nomor 11 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Mengapa nama Soeharto dihapus? Sebab Tap MPR itu dianggap sudah dilaksanakan karena “the smiling general” itu telah meninggal dunia.

Ada semacam kecemburuan dari para pendukung Soeharto ketika MPR mencabut Tap MPR Nomor 33 Tahun 1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Negara dari Presiden Soekarno.

Dengan dicabutnya Tap MPR tersebut, maka tuduhan bahwa Bung Karno telah melakukan pengkhianatan terhadap negara dan mendukung pemberontakan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak terbukti.

Pada 1986, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Proklamator RI kepada Bung Karno dan Bung Hatta. Tahun 2012, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Bung Karno.

Mungkin karena cemburu itulah para pendukung Soeharto mengusulkan bekas mertua Prabowo itu sebagai Pahlawan Nasional.

Padahal, Pak Harto berbeda dengan Bung Karno. Pak Harto pernah diadili dalam kasus korupsi, namun akhirnya perkaranya dihentikan karena meninggal dunia.

Pak Harto juga senantiasa dilekatkan dengan kasus pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM) yang terjadi selama 32 tahun suami dari mendiang Siti Hartinah alias Ibu Tien itu berkuasa.

Akankah Soeharto lolos menjadi Pahlawan Nasional? Kemungkinan itu cukup besar. Sebab, sang mantan menantu, Prabowo Subianto kini menjadi Presiden. Dan presiden bisa melakukan apa saja meskipun terkadang melanggar konstitusi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Intinya Itu Ijazah Siapa? Antara Kebenaran Ilmiah dan Konspirasi Kekuasaan

Next Post

Ironi Melimpah: Ketika Presiden Panik Karena Tak Punya Tempat Menyimpan Keberhasilan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!
Feature

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026
Feature

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026
Feature

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Next Post
BPS Pastikan Stok beras Nasional Aman, Kementan Mengatakan Surplus, Bulog mengatakan Cadangannya Menipis. Badan Pangan Nasional Mengatakan Mengkhawatirkan.

Ironi Melimpah: Ketika Presiden Panik Karena Tak Punya Tempat Menyimpan Keberhasilan

Kejahatan Dilindungi Negara? Polisi Sebut Jutaan Situs Judol Diduga Dibekingi Pegawai Kominfo

Kejahatan Dilindungi Negara? Polisi Sebut Jutaan Situs Judol Diduga Dibekingi Pegawai Kominfo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

July 27, 2026
Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...