• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sri Sultan Hamengku Buwono X: Teladan Kepemimpinan di Tengah Bencana Sumatera

Ali Syarief by Ali Syarief
December 19, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Sri Sultan Hamengku Buwono X: Teladan Kepemimpinan di Tengah Bencana Sumatera
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Malika Dwi Ana
19 Desember 2025

Di tengah duka banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025, sebuah inisiatif hangat datang dari Yogyakarta. Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menunjukkan kepemimpinan sejati dengan tindakan cepat dan berempati terhadap korban bencana.

Hingga pertengahan Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 1.050 korban jiwa, ratusan hilang, serta jutaan jiwa terdampak, dengan kerugian ekonomi nasional diperkirakan mencapai Rp68,67 triliun menurut Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Meski pemerintah pusat belum menetapkan status bencana nasional—dengan alasan situasi “terkendali” meski hanya melibatkan tiga provinsi—Sultan HB X tak menunggu stempel birokrasi untuk bertindak.

Pada 9 Desember 2025, Sultan memerintahkan perguruan tinggi di DIY untuk mendata mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang keluarganya terdampak bencana. Tujuannya: memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), bantuan biaya hidup, hingga pembebasan SPP bagi yang kehilangan segalanya. Kampus-kampus seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, dan lainnya segera merespons dengan skema bantuan beragam, termasuk voucher makan, paket sembako, dan pendampingan konseling.

Selain itu, Pemerintah Daerah DIY menyalurkan bantuan uang tunai Rp3 miliar secara simbolis kepada perwakilan tiga provinsi terdampak, disertai pengiriman obat-obatan dan logistik medis. Langkah ini melanjutkan tradisi Keraton Yogyakarta yang telah terbukti sejak bencana gempa Aceh 2004, tsunami Yogyakarta 2006, hingga gempa Padang 2009.

Kepemimpinan Berbasis Hati Nurani

Inisiatif Sultan ini mencerminkan kepemimpinan yang proaktif dan humanis. Beliau langsung mengidentifikasi akar masalah: risiko putus kuliah bagi mahasiswa perantauan akibat keluarga kehilangan sumber penghasilan. Tanpa banyak pidato atau gimmick, Sultan memotong birokrasi dan fokus pada solusi nyata—membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan tanpa beban finansial berat.

Sementara itu, penanganan di tingkat pusat masih menuai kritik. Meski sumber daya nasional dikerahkan, distribusi bantuan sempat tertunda, akses jalan putus di ratusan titik, dan desakan menetapkan status bencana nasional belum dikabulkan. Sultan HB X membuktikan bahwa kepemimpinan sejati tak bergantung pada koalisi besar atau utang politik, melainkan pada hati nurani, kebijaksanaan, dan tanggung jawab moral.

Pelajaran untuk Para Pemimpin

Bencana Sumatera 2025 menjadi pengingat: rakyat tak butuh label megah atau rapat panjang, melainkan tindakan cepat dan tepat sasaran. Sri Sultan Hamengku Buwono X bukan hanya Raja Jawa karena takhta, tapi karena beliau mewujudkan arti sejati “memimpin”—melindungi, mengayomi, dan memberi harapan tanpa syarat.

Semoga teladan dari Yogyakarta ini menginspirasi para pemimpin di Jakarta dan daerah lain. Di saat duka bangsa, solidaritas seperti ini yang membuat Indonesia tetap berdiri tegak.(MDA)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bila Sampah Plastik Dibakar, Mencemari Udara – Denda hingga Rp100 miliar

Next Post

Paradoks Prioritas: Panggung Global vs Respons terhadap Bencana Sumatera

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’
News

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Next Post
Paradoks Prioritas: Panggung Global vs Respons terhadap Bencana Sumatera

Paradoks Prioritas: Panggung Global vs Respons terhadap Bencana Sumatera

PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

OTT BERULANG, KORUPSI TAK KAPOK: KEKALAHAN NEGARA DI HADAPAN PENJAHAT KERAH PUTIH

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...