Jakarta, 4/06/22 (FusilatNews)- Restoran terkenal Nasi Daging Sapi Mangkuk Jepang, Sukiya Co. tutup serentak dan pimpinannya bersumpah untuk memperbaiki kondisi kerja. setelah diketahui seorang karyawan pingsan saat bekerja sendirian pada awal Januari pagi, telah meninggal karena serangan jantung.
Butuh lebih dari tiga jam sampai pekerja paruh waktu berusia 50-an itu ditemukan oleh rekannya setelah dia pingsan, menurut Zensho Holdings Co., yang mengoperasikan Sukiya.
“Kami akan melakukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan lingkungan kerja bagi karyawan kami,” kata perwakilan Zensho Holdings.
Sukiya mengumumkan pada 1 Juni bahwa mereka akan meninggalkan shift pagi satu staf pada akhir bulan ini, di samping langkah-langkah sebelumnya yang telah diambil untuk menghapus shift malam satu staf.
Perusahaan mengatakan wanita itu memulai shiftnya pada pukul 10 malam. pada 16 Januari di sebuah restoran di Nagoya tempat dia biasanya tidak bekerja. Setelah jam 5 pagi keesokan harinya, dia adalah satu-satunya yang bekerja di outlet.
Sukiya mengatakan pekerja paruh waktu lain datang untuk bekerja sekitar jam 9 pagi dan menemukannya tergeletak di lantai. CCTV menngungkapkan saat ambruknya dia di outlet sekitar pukul 5:30 pagi, yang berarti butuh lebih dari tiga jam sampai dia ditemukan.
Pada tahun 2014, perusahaan memutuskan untuk menghentikan hanya satu orang yang bekerja shift malam, dari tengah malam hingga jam 5 pagi, di restorannya sebagai tanggapan atas kritik terhadap lingkungan kerja yang keras dan kekhawatiran tentang keamanan.
Kasus terbaru telah mendorong perusahaan untuk melakukan perubahan lebih lanjut. Ia berencana untuk memiliki dua atau lebih orang yang bekerja shift pagi, dari jam 5 pagi hingga 9 pagi, di gerainya pada akhir bulan.
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News
























