• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tanpa Taat Komando, Perjuangan Tinggal Kerumunan

fusilat by fusilat
January 12, 2026
in Feature, Politik
0
Hasto Testimonium De Aiditu  “Anies Dikriminalisasi, Beranikah Melawan Kedzaliman?”
Share on FacebookShare on Twitter

Tersirat dari Damai Hari Lubis
Untuk rekan-rekan Aliansi Anak Bangsa, Korlabi, TPUA, dan seluruh rekan seperjuangan.

Dalam setiap gerakan perjuangan, ada satu fondasi yang tak boleh runtuh: kepercayaan kepada komando.
Tanpa kepercayaan, barisan berubah menjadi kerumunan.
Tanpa komando, perjuangan kehilangan arah.
Dan tanpa keduanya, musuh tak perlu menyerang—kita runtuh oleh tangan sendiri.

Wajar bila ada yang tidak dekat secara personal dengan sosok The Great Leader.
Wajar pula bila ada yang belum sepenuhnya memahami posisi “al fakir” dalam barisan ini.
Namun, tidak dekat berbeda dengan menutup diri dari makna pernyataan.
Apalagi memelintirnya.
Di situlah letak persoalan adab juang.

Dalam perjalanan otw Jogja–Solo, al fakir (DHL) pernah menyampaikan dengan terang:

“Andai dalam satu bus ini ada yang tidak percaya atau menutup makna pernyataan al fakir, maka tidak ada masalah bila tidak ingin dipimpin oleh al fakir. Silakan tidak ikut. Yang penting, al fakir dipercaya oleh keluarga, dan dipercaya oleh The Great Leader.”

Pernyataan itu bukan ancaman.
Itu penegasan prinsip:
pemimpin yang tidak dipercaya, mustahil memimpin.
Sesederhana itu.

Apalagi ketika senior perjuangan kita, Bang Eggi Sudjana, terhalang hadir karena sakit, namun justru dituduh melarikan diri demi menyelamatkan diri sendiri.
Padahal faktanya, dalam kondisi tidak sehat pun beliau memasukkan surat pengaduan ke Amnesty International di London.
Di titik ini, yang dibutuhkan adalah kesadaran kolektif, bukan kecurigaan kolektif.

Bila ada yang belum memahami posisi Bang Eggi Sudjana, cukup berbaik sangka kepada al fakir dan menunggu tabayyun.
Lihat dengan kacamata jernih: rekam jejak perjuangan itu ada, meski baru sedikit.
Lalu pertanyaannya menjadi terang:

Mengapa justru ada yang setia mengikuti sosok asing—intel hitam, tak beradab, penyabot agenda TPUA—yang jelas tidak sejalan dengan Bang Eggi dan al fakir?
Mengapa yang konsisten menyerukan cooling down justru diprotes, sementara pembangkang komando diberi panggung?

Di sinilah kejanggalan logika itu nyata.
Ambigu.
Tak masuk akal.
Dan berbahaya bagi soliditas barisan.

Ada pihak yang nyata-nyata membangkang perintah, sengaja hendak menghentikan laju mesin organisasi yang bekerja sistematis dan terstruktur, hanya karena malu dan marah tidak diundang.
Diundang untuk kembali mengacaukan agenda organisasi?
Lucu, bukan?

Lebih ironis lagi, kecerdasan dan kepatuhan yang semestinya dimiliki umat kepada ulama pilihan mayoritas negeri ini—yang terbukti kepemimpinan, ilmu, dan kerja kerasnya—justru tidak dimanfaatkan maksimal.
Himbauan beliau yang seharusnya menjadi pedoman giat juang malah diabaikan.
Jika benar mengakui beliau sebagai pemimpin komando, maka taatlah.
Kecuali bila pengakuan itu hanya hipokrisi.

Lalu apa arti senioritas?
Apa makna “yang dituakan” dalam sebuah barisan?

Senior bukan sekadar usia atau posisi.
Ia penjaga arah.
Penahan emosi barisan.
Jangkar di tengah gelombang.
Jika jangkar dicurigai oleh kapalnya sendiri, maka karam tinggal menunggu waktu.

Karena itu al fakir hanya menghimbau:

“Ayook, mari kita cermat.”

Tetap kompak.
Tetap satu barisan.
Tetap melawan segala bentuk kezaliman.
Namun dengan adab.
Dengan akal sehat.
Dengan disiplin komando.

Tulisan ini adalah jawaban bagi rekan-rekan yang bertanya—baik karena ingin tahu, maupun karena terseret pusaran kecurigaan.
Semoga cukup menjernihkan.
Dan semoga barisan ini tetap utuh, bukan karena kesamaan emosi,
tetapi karena kesamaan arah perjuangan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gudang Penuh, Panen Melimpah — Menguji Kesiapan Bulog Menjelang Panen Raya 2026

Next Post

Alarm Rocky untuk Prabowo – Rusuh Februari 26

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Terkait Dugaan Penghinaan Presiden, Laporan Relawan Jokowi Terhadap Rocky G  Dìtolak Bareskrim.

Alarm Rocky untuk Prabowo - Rusuh Februari 26

Cara Prabowo Menjatuhkan Grace Natalie: Aib di Tengah Panggung Politik

Prabowo Sedang Memainkan Good Boy ~ Bad Boy

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist