• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Sedang Memainkan Good Boy ~ Bad Boy

Ali Syarief by Ali Syarief
January 12, 2026
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Cara Prabowo Menjatuhkan Grace Natalie: Aib di Tengah Panggung Politik
Share on FacebookShare on Twitter

Ada pola yang makin terasa dalam lanskap politik dan hukum kita akhir-akhir ini. Pola yang bukan sekadar kebetulan, melainkan strategi pengelolaan kekuasaan. Pola itu dapat diringkas dalam satu istilah: Good Boy ~ Bad Boy.

Prabowo Subianto, presiden terpilih yang tengah menyiapkan panggung pemerintahannya, tampil sebagai Good Boy di hadapan publik. Ia merangkul semua kekuatan politik. Hampir tak ada partai yang dibiarkan berada di luar pagar kekuasaan. Koalisi besar dibentuk, kursi dibagi, jabatan disiapkan, semua diberi porsi. Pesannya jelas: tidak ada musuh, semua adalah keluarga.

Namun di balik panggung depan itu, wajah Bad Boy tetap bekerja. Hukum dan opini publik dijadikan instrumen pengendali ritme politik. Kasus-kasus strategis digerakkan, dipanaskan, lalu diredam. Bukan semata untuk menegakkan keadilan, tetapi untuk mengatur posisi tawar dan disiplin kekuasaan.

Kasus Hasto Kristiyanto, Tom Lembong, hingga beberapa figur BUMN yang sempat diseret ke pusaran hukum menunjukkan pola serupa: adili dulu, bebaskan kemudian. Publik digiring ke ruang gaduh, lalu dipulangkan ke ruang hening tanpa kepastian putusan yang benar-benar menjawab rasa keadilan.

Polemik ijazah palsu bahkan dibiarkan menggantung. Tidak dituntaskan secara terang, tidak diselesaikan secara meyakinkan. Negara seolah membiarkan kecurigaan tumbuh sebagai latar permanen kehidupan publik. Ini bukan sekadar kelalaian, melainkan strategi mengelola tensi.

Lalu lihat strategi koalisi besar itu bekerja. Semua partai dirangkul, diberi porsi, diajak duduk di meja kekuasaan. Tetapi anehnya, dua figur justru dibiarkan menjadi sasaran empuk tekanan opini: Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia. Keduanya berada dalam pusaran isu, kritik, dan tudingan — seolah mereka adalah katup pelepas amarah publik, agar pusat kekuasaan tetap tampak bersih dan ramah.

Dalam logika Good Boy ~ Bad Boy, ini bukan kebetulan. Dalam setiap panggung kekuasaan, selalu dibutuhkan figur yang boleh disorot, boleh dipukul, boleh dijadikan sasaran, agar arsitek utama tetap tampil teduh sebagai pemersatu.

Masalahnya, publik makin cerdas membaca pola. Ketika semua partai dirangkul, oposisi ditiadakan, dan hukum dimainkan sebagai pengatur disiplin elite, maka demokrasi kehilangan daya koreksi. Negara menjadi panggung tunggal, tanpa penyeimbang.

Prabowo boleh berhasil menampilkan diri sebagai Good Boy pemersatu bangsa. Tetapi selama wajah Bad Boy masih bekerja di balik layar — mengatur hukum, opini, dan ketakutan — maka stabilitas yang dijanjikan hanya stabilitas yang dikelola, bukan stabilitas yang lahir dari keadilan.

Negara hukum tidak boleh menjadi alat tata panggung. Karena ketika hukum menjadi properti kekuasaan, keadilan tinggal dekorasi.

Dan dekorasi selalu bisa runtuh kapan saja.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Alarm Rocky untuk Prabowo – Rusuh Februari 26

Next Post

Tamparan di Lengan Badak: Sindiran Prabowo, OTT Pajak, dan Amarah Rakyat

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi
Feature

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Next Post
Tamparan di Lengan Badak: Sindiran Prabowo, OTT Pajak, dan Amarah Rakyat

Tamparan di Lengan Badak: Sindiran Prabowo, OTT Pajak, dan Amarah Rakyat

Rekrutmen Tamtama untuk Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Merusak Profesionalisme dan Roadmap Reformasi TNI

Alarm Dini dari Istana: Draf Perpres TNI dan Bayang-Bayang Rezim Keamanan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...