Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan membuat pernyataan diluar tupoksi BIN yang tidak perlu seperti Auro Presiden aura Presiden Joko Widodo sebagian sudah pindah ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.dan beberapa keterlibatan BIN diluar tupoksinya membuat BIN dianggap melanggar prinsip profesionalisme
Jakarta – Fusilatnews – Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Fatia Maulidiyanti. mendesak Presiden Joko Widodo menegur Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan karena memberikan sinyal dukungan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Kontras mendesak Presiden RI menegur Kepala BIN Budi Gunawan yang terindikasi tidak profesional karena diduga melanggar asas penyelenggaraan intelijen sebagaimana disebutkan pada Pasal 2 UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara,” kata Fatia dalam keterangan tertulis, Jumat (24/3/).
Fathia juga mendesak Jokowi agar meningkatkan sistem pengawasan intelijen negara. Agar BIN bisa menjadi lembaga yang profesional, obyektif, dan netral. “Sebagaimana diamanatkan oleh UU Intelijen,”
Kontras menilai, dua langkah itu perlu dilakukan karena sinyal dukungan Budi Gunawan yang menyebut aura Jokowi sudah pindah ke Prabowo merupakan bentuk pelanggaran asas penyelenggaran intelijen.
Pernyataan Kepala BIN berpotensi diterjemahkan sebagai instruksi kepada aparatur BIN untuk memobilisasi instrumen intelijen untuk memenangkan Prabowo sebagai capres 2024 mendatang.
Menurut Fatia, kontroversi BIN bukan pertama kalinya dilakukan pada di era kepemimpinan Budi Gunawan. BIN pernah sangat aktif terlibat dalam penanganan Covid-19, mulai dari kegiatan vaksinasi dengan mengetuk pintu rumah warga.
“Selain itu, BIN juga pernah terlibat dalam dalam sosialisasi terkait Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (R-KUHP).
Sebelumnya dalam peresmian Papua Youth Creative Hub di Jayapura, Selasa (21/3). Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengatakan sebagian aura Presiden Joko Widodo berpindah ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Menurutnya, aura tersebut tercermin lantaran Prabowo sering mendampingi Jokowi turun ke masyarakat akhir-akhir ini. Dia menilai, Prabowo ketularan kebiasaan Jokowi.
“Sering mendampingi Bapak Presiden, Bapak Jokowi turun, dan pada akhirnya hari ini kita menjumpai beliau berdua di sini,” ujar Budi
“Seluruhnya mulai melihat ada aura. Aura Pak Jokowi sebagian sudah pindah ke Pak Prabowo,” Kepala BIN Budi Gunawan.
























