Jakarta, Fusilatnews.com – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menjadi sorotan publik. Selain karena sejak 2016 tidak melaporkan harta kekayaannya, istrinya, Evi Celiyanti juga suka pamer gaya hidup mewah.
Diminta komentar soal ini, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengaku tidak mau mengomentari orang-orang tertentu, tetapi untuk seluruh anggota Polri agar patuh kepada perintah Presiden Joko Widodo dan peraturan Kepolisian RI (Polri).
Pimpinan dan seluruh anggota Polri, kata Poengky, harus serius memedomani arahan Presiden Jokowi dan melaksanakan sebaik-baiknya arahan tersebut, termasuk arahan untuk hidup sederhana dan tidak bergaya hidup mewah.
“Presiden dan Ibu Negara (Ny Iriana Jokowi, red) sudah memberikan teladan atau contoh gaya hidup sederhana. Kapolri dan Ibu (Ny Juliati Sapta Dewi Magdalena Listyo Sigit Prabowo, red) juga menunjukkan kesederhanaan. Kesederhanaan tersebut tidak hanya untuk anggota Polri, tetapi juga seluruh keluarganya. Polri sudah memiliki aturan yang melarang gaya hidup mewah, dan aturan ini juga berlaku untuk keluarga, sehingga jika ada anggota dan keluarganya yang justru bergaya hidup mewah, seharusnya malu dan harus segera mengubah gaya hidupnya,” kata Poengky Indarti, Kamis (23/3/2023).
“Sense of crisis” sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi, kata Poengky, harus dilaksanakan. “Apalagi aparat kepolisian adalah aparat negara yang harus melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Jika masyarakat yang harus dilindungi hidupnya sederhana, bagaimana mungkin pelayan yang melayani malah bergaya hidup mewah? Pasti tidak akan menjiwai dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” jelasnya.
Polri, kata Poengky, sudah memiliki seperangkat aturan yang berkaitan dengan gaya hidup, antara lain Peraturan Kapolri (Perkap) tentang Barang Mewah, Perkap tentang LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), Perkap tentang Usaha Bagi Anggota Polri, dan Surat Telegram tentang Larangan Gaya Hidup Mewah dan pamer kemewahan di media sosial bagi seluruh anggota Polri dan keluarganya.
Kompolnas sendiri, lanjut Poengky, pernah mengkritisi gaya hidup mewah istri perwira tinggi Polri ketika ada acara yang dilaksanakan di dekat kantor Kompolnas. “Kami melihat mobil-mobil yang digunakan adalah mobil mewah, sehingga Kompolnas memotret bukti-buktinya dan mengirimkan ke Kapolri. Menindaklanjuti kritik Kompolnas, Kapolri kemudian mengesahkan Surat Telegram (ST) No 30/XI/HUM.4.3/2019 tertanggal 15 November 2019.
“Tetapi sayangnya, Kompolnas melihat seperangkat aturan tersebut kurang berfungsi dengan baik. Kami mendorong adanya contoh atau teladan dari masing-masing atasan, pembinaan dan pengawasan dari atasan. “Kami juga mendorong Propam (Divisi Profesi dan Pengamanan, red) untuk proaktif melakukan pencatatan barang-barang mewah serta penindakan tegas jika ada pelanggaran,” pintanya.
Kompolnas, tegas Poengky, mendorong agar pimpinan, seluruh anggota Polri dan keluarganya menggelorakan kembali reformasi kultural Polri, diiringi niat baik, semangat, serta konsistensi untuk hidup sederhana. “Kompolnas akan terus-menerus mengawasi hal tersebut, serta mengajak seluruh masyarakat termasuk media untuk membantu melakukan pengawasan,” tukasnya.
“Memang tidak semua anggota Polri bergaya hidup mewah karena gaji anggota Polri kecil. Contohnya para tamtama dan bintara. Tetapi mereka ikut terdampak dan dianggap ikut bergaya hidup mewah, padahal kesejahteraan mereka sangat kecil,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, usai sang istri dikecam karena gaya hidup hedonis, kini Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dikritik karena sudah tak melaporkan harta kekayaannya selama lima tahun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dapat diketahui melalui laman Laporan LHKPN KPK, yakni elhkpn.kpk.go.id. Agus Andrianto diketahui sudah tak pernah melaporkan harta kekayaan yang ia dapat sejak 30 November 2016.
Ismail Bolong, salah satu aktor mafia tambang, mengaku menyetorkan uang secara rutin kepada Agus Andrianto untuk mengamankan bisnis ilegalnya. Ismail diduga tiga kali menyerahkan uang secara langsung kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto pada Oktober, November dan Desember 2021. Besarannya, Rp2 miliar setiap bulan. Namun, hal ini sudah berkali-kali dibantah Agus.
Selain itu, istri Agus Andrianto, Evi Celiyanti, juga disorot oleh netizen atau warganet karena kerap tampil glamor dan mewah di media sosial. Gaya hidup mewah itu pun diketahui melalui dua video yang diunggah oleh akun TikTok, @teamnetizen, Jumat (17/3/2023). Video berdurasi masing-masing 30 detik itu memperlihatkan Evi dan Winny memamerkan barang mewah dari brand terkenal seperti Gucci, Channel, hingga Dior.























