• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Tulsi Gabbard: “Washington Tak Berdaulat, Kita Tunduk pada Tel Aviv”

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
July 19, 2025
in News, Perang
0
Tulsi Gabbard: “Washington Tak Berdaulat, Kita Tunduk pada Tel Aviv”
Share on FacebookShare on Twitter

Washington D.C., 19 Juli 2025 — Mantan anggota Kongres Amerika Serikat, Tulsi Gabbard, kembali memantik kontroversi setelah melontarkan pernyataan tajam terkait dominasi Israel dalam politik dalam negeri Amerika. Dalam sebuah pernyataan publik yang viral di media sosial, Gabbard mengatakan bahwa kebijakan di Washington banyak ditentukan oleh kepentingan Tel Aviv, bukan oleh rakyat Amerika sendiri.

“Saya akan mengatakan kebenaran yang sedikit orang berani katakan: Kita tidak mengendalikan Washington… kita tunduk pada Tel Aviv. Israel menentukan apa yang dibahas di Kongres, siapa yang diberikan mikrofon, dan siapa yang dipaksa untuk tetap diam,” ujar Gabbard.

Pernyataan itu sontak memicu reaksi dari berbagai pihak, baik dari kalangan pendukung kebijakan pro-Israel maupun mereka yang selama ini mengkritisi pengaruh kuat lobi Israel terhadap pemerintahan Amerika Serikat.


Sosok Kontroversial di Panggung Politik

Tulsi Gabbard, mantan anggota DPR AS dari Partai Demokrat yang kini bergabung dengan Partai Republik, dikenal sebagai sosok yang kerap mengambil sikap berbeda dari arus utama politik di Washington. Ia menjabat sebagai anggota Kongres dari Hawaii pada periode 2013–2021, dan pernah mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dalam Pemilu 2020.

Pada Februari 2025, Gabbard dilantik sebagai Direktur Intelijen Nasional (DNI) dalam pemerintahan Presiden Donald Trump. Penunjukannya menandai pergeseran tajam dalam arah kebijakan intelijen AS, dengan fokus pada depolitisasi lembaga intelijen dan pendekatan nasionalis dalam kebijakan luar negeri.


Pernyataan yang Memantik Ketegangan

Pernyataan Gabbard soal dominasi Israel di Kongres AS muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya terkait konflik Israel-Palestina dan ancaman nuklir Iran. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintahan Trump dan Gabbard sebagai DNI telah meningkatkan retorika keras terhadap Iran, bahkan menyebut Teheran bisa mengembangkan senjata nuklir dalam waktu “minggu hingga bulan.”

Namun kali ini, Gabbard mengarahkan kritiknya ke dalam negeri—menyentil relasi erat antara elite politik AS dan Israel yang menurutnya telah melampaui batas kewajaran.

“Siapa yang bisa berbicara dan siapa yang dibungkam di Kongres bukan ditentukan oleh rakyat, tapi oleh mereka yang berkepentingan di luar negeri,” ujar Gabbard dalam pernyataan lanjutan.


Respons dan Kecaman

Sejumlah anggota Kongres dan organisasi pro-Israel mengecam keras pernyataan tersebut. Senator Demokrat Mark Warner menyebut pernyataan Gabbard “tidak bertanggung jawab dan berbahaya,” sementara beberapa analis menilai Gabbard tengah memainkan politik identitas untuk mendulang dukungan dari kelompok anti-establishment dan nasionalis.

Namun di sisi lain, Gabbard juga mendapat dukungan dari kalangan progresif dan kritikus kebijakan luar negeri AS yang selama ini menyoroti besarnya peran lobi seperti AIPAC dalam menentukan arah kebijakan luar negeri Amerika.


Konklusi

Tulsi Gabbard bukan sosok baru dalam dunia kontroversi politik Amerika. Namun pernyataannya kali ini menyorot salah satu isu paling sensitif dalam politik AS: sejauh mana kedaulatan kebijakan luar negeri AS benar-benar berada di tangan rakyat, bukan negara lain. Di tengah polarisasi politik yang semakin tajam, Gabbard sekali lagi menjadi figur yang memperluas batas diskusi publik, meski tak jarang melawan arus.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menjaga Beras Rakyat dari Tangan Jahil: Saatnya SPHP Tidak Lagi Disalahgunakan!

Next Post

Republik Ngaco: Hukum Tumpul ke Ijazah, Tajam ke Mubahalah

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru
News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?
Birokrasi

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
News

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026
Next Post
Republik Ngaco: Hukum Tumpul ke Ijazah, Tajam ke Mubahalah

Republik Ngaco: Hukum Tumpul ke Ijazah, Tajam ke Mubahalah

Apa Kata Kucing Bobby? Kamu Lebay

Apa Kata Kucing Bobby? Kamu Lebay

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist