• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Umat Rumput Kering

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 28, 2025
in Crime, Feature
0
Umat Rumput Kering
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Umat Islam kini seperti rumput kering yang mudah terbakar dan menjalar. Ironisnya, yang membakar justru tokoh-tokoh umat Islam itu sendiri.

Lihat saja. Di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025) malam lalu terjadi bentrokan antara massa Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) dan massa Front Persaudaraan Islam (FPI), reinkarnasi dari Front Pembela Islam (FPI). Belasan orang, termasuk polisi menjadi korban luka-luka.

Pemicu bentrokan adalah kehadiran Muhammad Rizieq Syihab sebagai penceramah. PWI LS menolak kehadiran ulama kelahiran Yaman itu karena selama ini ceramah-ceramahnya dinilai provokatif.

Begitu mudahnya umat terbakar, seperti rumput kering kerontang di padang gersang. Tersambar api sedikit saja, bahkan sekadar udara panas, bisa terbakar.

Insiden di Pemalang itu ternyata menjalar ke Depok, Jawa Barat. Lihat saja. Pendakwah Bahar Bin Smith dan pengikutnya menolak pelantikan pengurus PWI LS se-Jabodetabek di Studio Soneta Record, yang diduga milik raja dangdut Rhoma Irama di Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Ahad (27/7/2025). Untunglah, situasi yang sempat memanas itu tak sampai menimbulkan bentrokan.

Bahar menuding PWI LS selama ini mengadu domba, memecah belah umat, rasis, membubarkan pengajian, hingga merusak nama Walisongo, sehingga dirinya menolak pelantikan pengurus PWI LS. Bahar tentu berkaca dari insiden yang terjadi di Pemalang itu.

Bahar mengaku bukan anggota FPI, tetapi dekat dengan Rizieq Syihab.

Dus, masing-masing kubu mengaku sebagai pihak yang benar. Mereka seolah menjadi pemilik kebenaran. Kebenaran menurut versi masing-masing. Bukan kebenaran hakiki.

Bayangkan, satu umat yang sama saja, yakni umat Islam bentrok. Padahal, mereka yang terlibat bentrok belum tentu paham apa tujuan mereka melakukan sesuatu sehingga menyebabkan bentrok. Bisa saja cuma pentolan mereka yang tahu.

Kasus di Pemalang bulan satu-satunya contoh terjadinya bentrokan antar-sesama umat Islam di Indonesia. Apalagi di dunia. Lihat saja di Timur Tengah. Sunni dan Syiah tak pernah akur. Padahal ajaran mereka berasal dari sumber yang sama: Al Quran dan Hadits alias Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Bentrokan internal itulah yang menjadi salah satu penyebab umat Islam tak maju-maju. Kalah dari umat lain. Yahudi, misalnya.

Di Palestina, misalnya, faksi Hamas tak pernah rukun dengan faksi Fattah. Hamas berjuang dengan perang, Fattah berjuang dengan perundingan. Karena tak pernah bersatu, sejauh ini Palestina tak kunjung berhasil mengalahkan zionis Israel.

Dunia Arab yang Muslim juga tak pernah kompak mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan ironisnya ada yang menjadi pendukung Israel, musuh bebuyutan Palestina.

Tidak bersatunya umat Islam itulah yang membuat umat ini seperti buih di lautan yang terombang-ambing gelombang. Kuantitasnya di Indonesia memang mayoritas, tapi kualitasnya tak sepadan dengan kuantitasnya.

Akhirnya, nasib umat Islam seperti buih di lautan yang terombang-ambing gelombang. Sementara di darat bak rumput kering yang mudah terbakar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Omonokrasi Adalah Regim Yang Alergi Terhadap Kritik

Next Post

Kali Ini Jokowi yang Mefitnah

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi
Feature

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?
Birokrasi

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026
Feature

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026
Next Post
Kali Ini Jokowi yang Mefitnah

Kali Ini Jokowi yang Mefitnah

BERAS DIKADALI, RAKYAT DITIKAM – “OPLOSAN”

BERAS DIKADALI, RAKYAT DITIKAM - "OPLOSAN"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...