• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Walaupun Kurap Itu Memalukan, Sanggup Memperlihatkannya: Ironi dengan Ijazah yang Sejatinya Membanggakan

Ali Syarief by Ali Syarief
July 30, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Walaupun Kurap Itu Memalukan, Sanggup Memperlihatkannya: Ironi dengan Ijazah yang Sejatinya Membanggakan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di sebuah gang sempit, di pinggiran kota yang belum tersentuh anggaran APBN, saya pernah bertemu seorang anak muda berkaos kutang dan celana selutut. Di lehernya tumbuh kurap, merah, bulat, dan sedikit mengelupas. Ia tak malu. Ia tetap duduk santai di warung kopi, ngobrol sambil menggaruk pelan. Orang kampung sudah biasa, tak ada yang mengolok. Sebagian malah berkomentar: “Namanya juga orang jujur, apa adanya.”

Kini bayangkan, di tempat yang lebih mewah, di ruang ber-AC berlapis karpet merah, ada seorang yang dielu-elukan. Mobil dinasnya mentereng. Paspampres mengawal ke mana-mana. Suaranya dipancarkan ke seluruh negeri. Tapi satu hal tak pernah muncul ke permukaan: ijazah.

Sesuatu yang seharusnya membanggakan—hasil dari kerja keras, pendidikan, dan perjuangan akademik—justru disembunyikan rapat-rapat. Disamarkan. Dibelokkan. Dianggap tidak penting untuk ditunjukkan.

Ironi, bukan?

Di negeri ini, rakyat biasa kalau mau ngelamar jadi office boy saja ditanya ijazahnya. Sopir angkot sekarang harus ikut pelatihan, ditanyai sertifikat. Tapi orang yang mengatur negara, menandatangani undang-undang, dan mengendalikan nasib 270 juta jiwa… boleh lolos tanpa pertanggungjawaban akademik?

Mengapa ijazahmu lebih tersembunyi dari data intelijen?

Kenapa satu lembar dokumen yang seharusnya jadi kebanggaan itu tak pernah kau tunjukkan dengan kepala tegak?

Apakah karena memang tak ada? Atau karena yang ada… tak sesuai dengan cerita yang kau jual selama ini?

Pertanyaan ini terus bergema. Dari ruang-ruang diskusi warung kopi hingga meja akademisi yang masih berani berpikir waras. Tapi kau tak menjawab. Kau malah menertawakan. Kau kirim buzzer untuk membungkam suara sumbang. Kau ciptakan kabut lewat narasi ‘merakyat’, seolah-olah rakyat tak perlu tahu masa lalumu yang seharusnya terang benderang.

Sementara itu, rakyat diminta percaya.

Percaya pada pemimpin yang bahkan tak berani menunjukkan lembaran pendidikannya.

Betapa lucunya negeri ini. Kurap yang memalukan bisa diperlihatkan dengan jujur. Tapi ijazah yang membanggakan malah sembunyi di bawah meja, di balik protokoler, di lindung undang-undang yang kau putar sesuai selera.

Ini bukan soal pendidikan formal semata. Ini soal integritas. Soal akal sehat. Soal apakah seorang pemimpin masih menganggap kejujuran itu penting, atau cukup tampil di televisi dengan senyum palsu.

Sebab kalau rakyat kecil saja sanggup menunjukkan kurapnya,
kenapa kau tak sanggup memperlihatkan ijazahmu?

Apa karena ijazahmu—tak sebersih yang selama ini kau klaim?

Kalau benar ada, tunjukkan. Kalau tak ada, katakan. Jangan mempermainkan kebodohan rakyat sebagai panggung sandiwara. Karena kepercayaan publik bukan barang mainan. Dan kebohongan yang dibiarkan tumbuh, hanya akan menjadi kanker dalam demokrasi.

Sebab tak ada luka yang lebih busuk dari dusta yang dilestarikan.


Catatan kaki:
Di republik yang katanya menjunjung pendidikan, menyembunyikan ijazah adalah skandal moral. Dan ironisnya, itu terjadi di hadapan rakyat yang diajari berpura-pura bangga pada sesuatu yang bahkan tak pernah diperlihatkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perbandingan Indikator Kemiskinan PBB dan BPS: Dua Wajah Pengukuran Kesejahteraan

Next Post

Gugat Roy Suryo Cs, Surat Panggilan Balik Lagi! Drama Ijazah Jokowi Terus Berlanjut

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”
Feature

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Next Post
Gugat Roy Suryo Cs, Surat Panggilan Balik Lagi! Drama Ijazah Jokowi Terus Berlanjut

Gugat Roy Suryo Cs, Surat Panggilan Balik Lagi! Drama Ijazah Jokowi Terus Berlanjut

ME-REVIEW INDONESIA SAAT INI: DARI FREE FIGHT LIBERALISM SEJAK KUDETA KONSTITUSI YANG DIBUNGKUS AMANDEMEN UUD 1945

ME-REVIEW INDONESIA SAAT INI: DARI FREE FIGHT LIBERALISM SEJAK KUDETA KONSTITUSI YANG DIBUNGKUS AMANDEMEN UUD 1945

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist