“Sepanjang perjalanan politik saya, saya mendukung pilihan politik dalam kontestasi Pemilu di Indonesia. Sejak era Presiden SBY, Presiden Jokowi, kali ini Pak Prabowo. Dan Alhamdulillah saya membela pihak yang selalu menang,” tulis Yusril, di akun Instagramnya,
Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Yusril Ihza Mahendra mengklaim bahwa dirinya selalu memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan Presiden secara langsung di Mahkamah Konstitusi sejak pertama kali pemilihan presiden digelar pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,dan seterusnya
Sepanjang perjalanan politik saya, saya mendukung pilihan politik dalam kontestasi Pemilu di Indonesia. Sejak era Presiden SBY, Presiden Jokowi, kali ini Pak Prabowo. Dan Alhamdulillah saya membela pihak yang selalu menang,” tulis Yusril, di akun Instagramnya, Ahad (31/3/2024).
Saat ini, Yusril bersama tim kuasa hukum Prabowo-Gibran sedang bertindak sebagai pihak terkait yang mentargetkan dan memastikan keputusan KPU yang memenangkan Prabowo – Gibran dibenarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan mengklaim sedang mempertahankan kebenaran dan integritas demokrasi di Indonesia. di Mahkamah Konstitusi dalam posisi pihak terkait
“Proses sidang telah berjalan. Para pihak telah membacakan permohonannya dan selanjutnya akan masuk ke tahapan mendengarkan keterangan saksi dan ahli,” ucap Yusril.
Gugatan Pilpres yang diajukan tim Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan tim Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebenarnya terhadap KPU. Tapi tim Prabowo-Gibran yang diketuai Yusril mendaftarkan diri sebagai pihak terkait dalam perkara ini.
Tim hukum Prabowo-Gibran ini beranggotakan beberapa pengacara kondang seperti Otto Hasibuan, Hinca Pandjaitan, Hotman Paris, Hutapea OC Kaligis dan beberapa lainnya.
Diketahui hasil Pilpres 2024 yang ditetapkan KPU adalah, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menang dengan perolehan 96.214.691 suara. Prabowo memenangkan 36 dari 38 provinsi di Indonesia.
Sedangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, menempati urutan kedua dengan raihan 40.971.906 suara. Pasangan ini menang di 2 dari 38 provinsi di Tanah Air. Lalu, di urutan ketiga ada pasangan capres-cawapres nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mengantongi 27.040.878 suara. dan gagal memenangkan suara di setiap provinsi

























