• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Zakat di Pinggir Negara: Kritik atas Dogma, Fiskal, dan Ketimpangan yang Dipelihara

Ali Syarief by Ali Syarief
January 30, 2026
in Economy, Feature
0
Zakat Fitrah: Kewajiban dan Makna Sosial dalam Islam
Share on FacebookShare on Twitter

Negara kerap berbicara tentang keadilan sosial dan pengentasan kemiskinan, namun kebijakan fiskal yang dijalankan justru memperlihatkan paradoks yang telanjang. Di satu sisi, negara mengandalkan pajak sebagai tulang punggung pembangunan; di sisi lain, zakat—yang secara moral dan sosial diakui—dibiarkan hidup di pinggiran sistem ekonomi nasional. Akibatnya, zakat terjebak sebagai dogma keagamaan, bukan sebagai instrumen korektif terhadap ketimpangan struktural yang lahir dari kebijakan negara sendiri.

Fiskal Negara yang Netral Palsu

Kebijakan fiskal Indonesia sering diklaim netral dan teknokratis. Namun dalam praktiknya, fiskal tidak pernah netral. Insentif pajak lebih banyak dinikmati kelompok bermodal besar, sementara belanja negara kerap tidak menyentuh akar ketimpangan. Subsidi dan bantuan sosial hanya berfungsi sebagai peredam sosial, bukan alat koreksi struktural.

Dalam konteks ini, zakat seharusnya menjadi instrumen pelengkap yang strategis. Namun negara memilih memisahkan zakat dari kebijakan fiskal, seolah zakat hanyalah urusan moral individual, bukan persoalan keadilan distributif. Pemisahan ini bukan tanpa konsekuensi: negara kehilangan alat redistribusi yang potensial, sementara zakat kehilangan daya paksa dan dampak sistemiknya.

Negara yang Hadir Setengah Hati

Undang-undang tentang zakat memberi peran kepada negara sebagai regulator dan fasilitator, tetapi bukan sebagai integrator. Negara enggan menjadikan zakat sebagai bagian dari desain fiskal nasional, dengan alasan pluralisme dan netralitas agama. Padahal, kebijakan fiskal sendiri sarat dengan pilihan ideologis.

Ketidakhadiran negara secara utuh menjadikan zakat bergantung pada kesadaran sukarela masyarakat. Di tengah struktur ekonomi yang timpang, kesadaran sukarela jelas tidak cukup. Negara seolah melepaskan tanggung jawab redistribusi kepada moral warga, sementara kebijakan fiskalnya terus memproduksi ketimpangan.

Zakat sebagai Alibi Kegagalan Fiskal

Dalam banyak narasi resmi, zakat kerap diposisikan sebagai solusi sosial alternatif. Namun dalam praktiknya, zakat justru berfungsi sebagai alibi atas kegagalan kebijakan fiskal negara. Ketika kemiskinan meningkat, jawabannya adalah filantropi; ketika ketimpangan melebar, solusinya adalah solidaritas sosial.

Pendekatan ini bermasalah. Zakat tidak boleh dijadikan tambalan atas kebijakan fiskal yang tidak adil. Ketika zakat diminta menutup lubang yang diciptakan oleh sistem pajak dan belanja negara yang bias, maka zakat sedang dipaksa bekerja di luar kapasitas strukturalnya.

Ketimpangan yang Dipelihara oleh Anggaran

Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara menunjukkan bahwa belanja sosial sering kali bersifat jangka pendek dan politis. Program bantuan disalurkan untuk menjaga stabilitas, bukan untuk mengubah struktur ekonomi. Di saat yang sama, belanja infrastruktur dan insentif investasi lebih menguntungkan pemilik modal.

Dalam situasi ini, zakat yang seharusnya bersifat redistributif malah terjebak menjadi karitas. Tanpa integrasi dengan kebijakan fiskal, zakat tidak mampu menantang logika anggaran yang memelihara ketimpangan.

Membongkar Dogma Negara atas Zakat

Dogma bukan hanya milik agama, tetapi juga milik negara. Negara mendogmakan bahwa pajak adalah satu-satunya instrumen sah redistribusi, sementara zakat dianggap tambahan opsional. Dogma ini membuat diskursus zakat selalu berada di ruang moral, bukan ruang kebijakan.

Padahal, jika negara serius dengan keadilan sosial, zakat harus ditempatkan sebagai bagian dari arsitektur ekonomi nasional—bukan menggantikan pajak, tetapi mengoreksi bias fiskal yang gagal menjangkau kelompok paling rentan.

Penutup: Dari Moral ke Politik Ekonomi

Zakat tidak kekurangan legitimasi teologis, dan negara tidak kekurangan instrumen fiskal. Yang kurang adalah keberanian politik untuk mengintegrasikan keduanya secara adil dan rasional. Selama negara memilih menjadikan zakat sekadar urusan ibadah dan filantropi, ketimpangan akan terus dipelihara oleh kebijakan fiskal yang timpang.

Keadilan sosial tidak lahir dari dogma—baik dogma agama maupun dogma negara—melainkan dari keberanian merombak struktur ekonomi yang tidak adil. Zakat hanya akan berdampak ketika negara berhenti setengah hati dan mulai menempatkannya sebagai bagian dari politik ekonomi, bukan sekadar simbol kesalehan sosial.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tantangan dan Strategi Zakat dalam Pemerataan Ekonomi Bangsa

Next Post

Bukan Hak, Bukan Kuasa, Tapi Menghujat: Di Mana Negara Saat Etika Advokat Dilanggar?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh
Feature

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026
Feature

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026
Next Post

Bukan Hak, Bukan Kuasa, Tapi Menghujat: Di Mana Negara Saat Etika Advokat Dilanggar?

Pengunduran Diri Ketua OJK: Tumbal Oligarki untuk Menyelamatkan Rezim

Pengunduran Diri Ketua OJK: Tumbal Oligarki untuk Menyelamatkan Rezim

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...