• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Anarko Serang Titik Lemah Prabowo

fusilat by fusilat
August 31, 2025
in Feature, Politik
0
Prabowo Dinilai Otoriter oleh Dunia
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis Amir Faisal, Subscribe channel youtube : “Trainer Amir Faisal”

Kelompok anarko sejatinya tidak ada kaitannya dengan para demonstran yang menyampaikan aspirasi atau protes di DPR. Mereka punya agenda sendiri. Kali ini target mereka jelas: menyerang dan melumpuhkan pemerintahan Prabowo pada titik terlemah—masalah kekurangan anggaran. Untuk tujuan apa, masih menjadi tanda tanya.

Prolognya dimulai dari pemanfaatan keresahan rakyat akibat kenaikan PBB yang melonjak tajam, buntut dari pemotongan dana pusat ke daerah. Keresahan itu diprovokasi, diperbesar, lalu diarahkan menjadi amarah kolektif. Penguasa yang terlihat panik menghadapi defisit APBN, beban utang, dan kekurangan anggaran, seakan memberi celah bagi lawan untuk menyulut api.

Skemanya sederhana: desain kerusuhan. Massa yang marah diprovokasi untuk membakar dan menjarah fasilitas pemerintah daerah. Daerah yang sudah pusing karena kekurangan anggaran, kini dipaksa menanggung beban baru: membangun kembali gedung, perkantoran, komputer, hingga mebelair yang hancur. Sementara di sisi lain, kenaikan PBB terus memantik demonstrasi warga.

Menteri Keuangan yang tengah mengoptimalkan penerimaan pajak pun semakin terpojok. Di mata rakyat, ia tak ubahnya debt collector. Semua mau dipajaki, padahal rakyat sendiri sedang terengah-engah akibat resesi, dampak Covid-19, dan tekanan ekonomi. Sri Mulyani—barangkali—tak pernah benar-benar tahu seperti apa rasanya saat sedang bokek, lalu pintu rumah digedor debt collector.

Lebih parah lagi, DPR yang seharusnya menjadi corong aspirasi rakyat justru sibuk mengurus kocek sendiri. Begitu cair, mereka joget-joget, tanpa malu di hadapan rakyat yang menderita. Maka wajar bila rakyat kemudian murka, kehilangan harapan, bahkan sampai berkesimpulan DPR tak ada manfaatnya lagi, pantas dibubarkan.

Sri Mulyani pernah bahkan menyuruh orang yang enggan bayar pajak untuk hengkang dari Indonesia (Viva.com). Ironisnya, ia sendiri tidak membayar pajak sesuai PP No. 80/2010. Lebih ironis lagi, seorang mantan Direktur World Bank seolah tidak memahami bahwa pajak ada dua jenis—langsung dan tidak langsung—dan bahkan pengemis pun terkena PPN ketika membeli barang industri.

Di sisi lain, kebijakan pemungutan royalti musik juga ikut menambah beban psikologis masyarakat. Musik yang sejatinya bisa jadi pelipur lara di kala stres, kini sulit lagi terdengar di mal, kafe, atau tempat hiburan murah karena pengusaha takut dibebani tagihan royalti. Akumulasi keresahan inilah yang akhirnya meletup pada 28 Agustus, hanya 11 hari setelah gegap gempita HUT RI.

Puncaknya, publik tersulut oleh pemandangan memilukan: seorang driver ojol, pahlawan keluarga, dilindas kendaraan taktis Barakuda. Video itu menyebar jutaan kali, menyalakan bara yang kian membara. Presiden dan Ketua DPR datang bertakziah, namun air bah kemarahan sudah telanjur meluap.

Seandainya kelak emosi rakyat mereda, akar masalah tetap tersisa. Dan selama itu belum diatasi, percikan kecil saja bisa memantik kerusuhan baru. Anasir-anasir busuk jelas mengintai, siap memanfaatkan momentum demi kepentingan sendiri.

Kini Prabowo tengah diuji. Sebagai jenderal, ia tentu tahu cara menghadapi kelompok anarko. Namun dalam membaca aspirasi rakyat, ia butuh membuka telinga lebih lebar. Bukannya tidak pintar, hanya saja ia belum pernah merasakan jadi orang miskin dengan pikiran yang sederhana.

Rakyat tidak sekadar butuh makan gratis bagi anak-anak mereka. Mereka jauh lebih butuh pekerjaan layak agar bisa memberi nafkah secara bermartabat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipaksakan justru membebani guru, yang kini harus mengurus ratusan nampan murid, mengganti yang hilang, bahkan ikut merasa bersalah bila terjadi keracunan. Ironinya, dana MBG justru memangkas 44 persen alokasi pendidikan.

Seharusnya Prabowo kembali ke jalur awal: MBG sebagai solusi stunting. Fokuskan di daerah 3T, selektif untuk keluarga miskin perkotaan, dengan pendataan ketua RT yang tahu betul kondisi warganya. Jangan sampai anggaran pendidikan—investasi penting untuk menyiapkan bonus demografi dan Indonesia Emas 2045—justru habis dimakan hari ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Sampai Darurat Sipil, Darurat Militer Terjadi

Next Post

Peradi Sikapi Unjuk Rasa Diwarnai Kekerasan: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Kekuasaan

fusilat

fusilat

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Peradi Sikapi Unjuk Rasa Diwarnai Kekerasan: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Kekuasaan

Peradi Sikapi Unjuk Rasa Diwarnai Kekerasan: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Kekuasaan

Presiden Prabowo Instruksikan Aparat Tegakkan Hukum, Pastikan Aspirasi Rakyat Didengar

Presiden Prabowo Instruksikan Aparat Tegakkan Hukum, Pastikan Aspirasi Rakyat Didengar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist