• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Antara Janji Keterbukaan Prabowo dan Bayang-Bayang Warisan Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
August 15, 2025
in Feature, Politik
0
Antara Janji Keterbukaan Prabowo dan Bayang-Bayang Warisan Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pidato kenegaraan perdana Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR memancarkan nada optimisme. Ia berbicara tentang pentingnya kritik, bahkan jika terasa menyesakkan, dan menegaskan bahwa pengawasan harus datang dari luar maupun dari dalam koalisi. Di hadapan para wakil rakyat, pernyataan ini terdengar seperti pembukaan lembar baru demokrasi Indonesia.

Namun, kita tidak bisa menilai ucapan ini di ruang hampa. Prabowo menjadi presiden bukan dalam situasi politik yang steril, melainkan dalam lanskap yang dibentuk oleh sepuluh tahun pemerintahan Jokowi—sebuah periode yang di mata banyak pengkritik ditandai dengan penyempitan ruang kebebasan sipil, kriminalisasi aktivis, hingga manipulasi hukum demi kepentingan kekuasaan. Bahkan, sebagian besar elite yang kini duduk di lingkaran Prabowo adalah figur-figur yang sebelumnya menjadi aktor utama di era tersebut.

Di sinilah letak tantangan terbesar: janji keterbukaan Prabowo akan diuji bukan hanya oleh kritik publik, tetapi oleh tarik-menarik kepentingan dari mereka yang menjadi “warisan” Jokowi. Mereka adalah politisi, pengusaha, dan aparat yang terbiasa bekerja dalam ekosistem politik yang anti-kritik, di mana pengawasan dianggap ancaman, dan kritik dilabeli sebagai perusak persatuan.

Ketika Prabowo berkata, “Tidak boleh ada yang merasa lebih kuat dari hukum,” publik berhak bertanya: apakah kalimat ini akan berlaku untuk semua, termasuk para kroni politik Jokowi yang kini berada di koalisinya? Ataukah hukum tetap akan menjadi alat yang tajam ke bawah, tumpul ke atas?

Lebih jauh, permintaannya agar anggota koalisi berani mengawasi adalah pernyataan yang secara moral kuat, tapi secara politik berisiko. Dalam realitas politik Indonesia, partai koalisi jarang mau mengorbankan kenyamanan kekuasaan demi menjadi pengkritik internal. Jika Prabowo serius, ia harus siap menghadapi potensi retaknya dukungan politik.

Skeptisisme publik wajar, sebab sejarah kepemimpinan di Indonesia menunjukkan pola yang berulang: retorika keterbukaan di awal, lalu pengetatan ruang kritik saat kebijakan mulai menuai protes atau ketika kepentingan keluarga dan lingkaran dekat terancam. Prabowo hanya akan berbeda jika ia mampu melawan pola ini, dan itu berarti berani mengambil risiko politik besar.

Pada akhirnya, ucapan “jangan berhenti kritik” akan menjadi warisan politiknya jika ia benar-benar menjadikannya pedoman, bukan sekadar hiasan pidato. Tetapi jika ia terjebak dalam lingkaran warisan politik Jokowi yang alergi kritik, maka sejarah akan mencatat bahwa pidato kenegaraan pertamanya hanyalah repetisi janji manis yang pernah kita dengar, namun tak pernah ditepati.

Rakyat tidak butuh pemimpin yang hanya pandai menenangkan hati dengan kata-kata; mereka butuh pemimpin yang siap membuka pintu selebar-lebarnya bagi suara-suara yang mengusik. Sebab kritik bukan musuh negara—ia adalah nafasnya. Jika Prabowo berani hidup dalam nafas itu, maka sejarah akan mengingatnya sebagai presiden yang menyalakan kembali api demokrasi di tengah bara apatisme. Jika tidak, maka ia hanya akan menjadi bab berikutnya dari buku tebal kemunafikan politik Indonesia.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KENAIKAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB): BUKTI PARA PEJABAT TIDAK MENGERTI AMANAT PENDERITAAN RAKYAT

Next Post

Mega, SBY dan Jokowi Berbeda Dalam Gaya dan Ideologi – Sama Hal Dalam Hal Nepotisme

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Mega, SBY dan Jokowi Berbeda Dalam Gaya dan Ideologi – Sama Hal Dalam Hal Nepotisme

Mega, SBY dan Jokowi Berbeda Dalam Gaya dan Ideologi - Sama Hal Dalam Hal Nepotisme

ANALISIS PENYEBAB TIDAK DIEKSEKUSINYA TERPIDANA OLEH JAKSA MESKIPUN PUTUSAN SUDAH INKRACHT

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist