• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KENAIKAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB): BUKTI PARA PEJABAT TIDAK MENGERTI AMANAT PENDERITAAN RAKYAT

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
August 15, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencapai ratusan hingga ribuan persen di berbagai daerah dinilai sebagai bukti para pejabat daerah tidak memahami amanat penderitaan rakyat. Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila, Prihandoyo Kuswanto, menilai kebijakan ini berpotensi memicu gejolak sosial luas, bahkan bisa dimanfaatkan sebagai skenario untuk mengacaukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Oleh: Prihandoyo Kuswanto-Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila


PENDAHULUAN

Di usia Indonesia yang sudah 80 tahun, rakyat ternyata belum sepenuhnya terbebas dari penjajahan. Jika dahulu penjajah berasal dari bangsa asing, kini penjajahan justru dilakukan oleh bangsa sendiri.

Rakyat semakin tercekik dengan kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilakukan para kepala daerah. Kenaikan yang mencapai ratusan hingga ribuan persen tentu memberatkan masyarakat, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Kasus perlawanan rakyat di Pati bisa menjadi contoh awal gejolak yang berpotensi meluas ke daerah lain jika Presiden tidak segera mengambil tindakan tegas. Kebijakan menaikkan PBB secara semena-mena hanya akan memicu kemarahan publik yang sudah berada di titik jenuh. Tidak tertutup kemungkinan, ada skenario besar di balik kebijakan ini untuk menciptakan kekacauan dan mengacaukan pemerintahan Presiden Prabowo.


GERAKAN DISTORSI TERHADAP PEMERINTAHAN PRABOWO

Jika kita amati, pemerintahan Prabowo justru sedang dihadapkan pada gerakan yang mendistorsi stabilitas negara, bahkan berasal dari orang-orang dalam pemerintahan sendiri.

Contoh yang menyakiti rakyat adalah kebijakan pemblokiran rekening oleh PPATK. Banyak cerita yang sampai kepada saya:

  • Seorang warga hendak membayar biaya rumah sakit setelah keluarganya diizinkan pulang, tetapi rekeningnya diblokir.
  • Seorang TKW asal Banyuwangi yang hendak pulang ke tanah air mendapati rekening tabungannya diblokir, padahal itu adalah hasil jerih payah bertahun-tahun.
  • Teman saya yang menabung untuk hari tua pun mengalami nasib serupa.

Kini, ditambah lagi dengan kenaikan PBB hingga ribuan persen, jelas terlihat bahwa sebagian kepala daerah bersikap “aji mumpung” berkuasa dan sama sekali tidak merasakan Amanat Penderitaan Rakyat. Jika ini dibiarkan, keresahan bisa meluas dan mengancam stabilitas nasional.


PERNYATAAN MENTERI PERTANAHAN YANG MEMBUAT GADUH

Pernyataan Menteri Pertanahan yang mengancam akan menyita tanah yang “mangkrak” selama dua tahun jelas mengundang kegaduhan. Ditambah lagi ucapannya bahwa semua tanah adalah milik negara dan rakyat hanya diberi status, yang seolah mengaburkan fakta konstitusional.

Memang benar Pasal 33 UUD 1945 menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara, tetapi amanat selanjutnya jelas: untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pertanyaannya, apakah negara sudah benar-benar memakmurkan rakyatnya?

Mengapa korporasi asing dan aseng bisa menguasai 76% lahan di Indonesia? Bukankah ini bentuk penyelewengan kebijakan agraria? UU No. 5 Tahun 1960 sudah jelas membatasi luas kepemilikan tanah, namun nyatanya jutaan hektar jatuh ke tangan asing.


KISRUH BATAS WILAYAH DAN DAMPAKNYA

Belum lagi kebijakan Mendagri Tito Karnavian memindahkan status Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang dari Aceh ke Sumatera Utara. Langkah ini menuai protes keras dari masyarakat Aceh, memicu ketegangan, dan membuka kembali luka lama yang berpotensi memunculkan tuntutan kemerdekaan.

Masalah tanah bukan hanya persoalan aset, tetapi juga kedaulatan rakyat dan negara. Presiden dan pejabat negara telah bersumpah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, yang berarti melindungi hak rakyat atas tanahnya. Namun, kenyataannya, lahan-lahan strategis justru dikuasai oleh korporasi asing yang dilindungi oleh aparat negara.


KESIMPULAN

Kita mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengakhiri fenomena “matahari kembar” dalam kabinetnya, serta memberhentikan menteri-menteri yang lebih loyal kepada kekuasaan lama dan agenda politik dinasti daripada kepada rakyat dan negara.

Negara ini hanya akan selamat jika kembali kepada UUD 1945 yang murni dan konsekuen, menjadi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cognitive Projection Jokowi: Dari Podium Sidang MPR ke Kursi Kosong di HUT RI ke-80

Next Post

Antara Janji Keterbukaan Prabowo dan Bayang-Bayang Warisan Jokowi

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional
daerah

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal
Layanan Publik

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026
Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Next Post
Antara Janji Keterbukaan Prabowo dan Bayang-Bayang Warisan Jokowi

Antara Janji Keterbukaan Prabowo dan Bayang-Bayang Warisan Jokowi

Mega, SBY dan Jokowi Berbeda Dalam Gaya dan Ideologi – Sama Hal Dalam Hal Nepotisme

Mega, SBY dan Jokowi Berbeda Dalam Gaya dan Ideologi - Sama Hal Dalam Hal Nepotisme

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...