• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Apa yang Dimaksud ‘Demagog’ oleh Joe Biden dan Kaitannya dengan Taktik Politik Jokowi?

Ali Syarief by Ali Syarief
January 11, 2025
in Feature, Politik
0
Jokowi Lakukan 9 Pertemuan Bilateral di KTT G7, Ini yang Dibahas
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa kesempatan, Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah menggunakan istilah “demagog” untuk menggambarkan individu atau tokoh politik tertentu yang menggunakan taktik populis untuk meraih kekuasaan dengan cara yang merusak. Istilah ini sendiri memiliki konotasi negatif yang sangat kuat, mengacu pada mereka yang memainkan emosi publik, menyebarkan kebohongan, dan mengeksploitasi ketakutan atau kebencian masyarakat untuk mendapatkan dukungan, tanpa memperhatikan kebenaran atau prinsip-prinsip demokrasi.

Demagog: Pengertian Umum dan Konteksnya

Kata “demagog” berasal dari bahasa Yunani kuno, yang secara harfiah berarti “pemimpin rakyat.” Namun, dalam perkembangan sejarah, kata ini bertransformasi menjadi istilah yang memiliki makna yang lebih negatif. Seorang demagog cenderung mengklaim mewakili kehendak rakyat, tetapi pendekatannya lebih kepada manipulasi, bukan pengabdian pada kepentingan umum atau nilai-nilai demokrasi. Mereka sering memanfaatkan retorika yang memecah belah, menggunakan narasi yang populis, dan memainkan perasaan marah atau takut untuk meraih dukungan.

Dalam politik modern, seorang demagog bisa menjadi pemimpin yang mempermainkan emosi dan ketakutan publik untuk memperbesar basis kekuasaannya. Mereka seringkali menciptakan musuh bersama yang digambarkan sebagai ancaman bagi rakyat, seperti imigran, kelompok etnis tertentu, atau bahkan elit politik. Dengan demikian, taktik ini bertujuan untuk memperburuk polarisasi, memecah belah masyarakat, dan menggiring opini publik ke arah yang menguntungkan kepentingan politik mereka.

Joe Biden dan Kritiknya Terhadap Demagogi

Joe Biden, dalam beberapa kesempatan, menggunakan istilah “demagog” untuk mengkritik lawan politik atau tokoh yang dianggapnya tidak peduli dengan kebenaran dan hanya menggunakan emosi negatif untuk meraih keuntungan politik. Salah satu momen penting di mana Biden menggunakan istilah ini adalah ketika ia mengkritik pendekatan politik yang sangat konfrontatif dan berbasis kebencian yang beberapa tokoh politik, terutama dari kubu oposisi, tunjukkan.

Biden berpendapat bahwa demagogi berpotensi merusak tatanan demokrasi, karena ia menciptakan ketidakpercayaan terhadap institusi yang seharusnya melindungi nilai-nilai dasar negara. Dalam pandangannya, seorang pemimpin yang menggunakan taktik demagogis bukan hanya mengancam integritas politik, tetapi juga mengurangi kedewasaan publik dalam menjalani proses demokrasi. Ia melihat bahwa kebijakan yang dibangun berdasarkan kebohongan dan ketakutan tidak akan menghasilkan solusi nyata untuk masyarakat, melainkan hanya memperburuk perpecahan sosial dan politik.

Demagogi dalam Politik Amerika Serikat

Dalam konteks politik Amerika Serikat, penggunaan istilah “demagog” sering dikaitkan dengan fenomena politik yang berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Banyak pengamat politik menganggap bahwa demagogi telah merambah ke berbagai level pemerintahan, dengan beberapa tokoh politik menggunakan taktik populis untuk mendapatkan dukungan massa tanpa mempedulikan fakta atau keadilan. Salah satu contoh paling jelas adalah ketika beberapa tokoh politik, dengan retorika yang penuh kebohongan dan pemecah belah, berusaha memanfaatkan rasa takut terhadap perubahan sosial dan ekonomi untuk memperbesar pengaruh mereka.

Joe Biden, yang lebih memilih pendekatan politik berbasis konsensus dan rekonsiliasi, sering kali menanggapi fenomena ini dengan memperingatkan bahaya jangka panjang yang ditimbulkan oleh demagogi. Menurut Biden, sistem demokrasi yang stabil membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dan komitmen untuk berbicara dengan jujur kepada rakyat, bukan mengeksploitasi ketakutan mereka.

Kesimpulan

Istilah “demagog” yang digunakan oleh Joe Biden mencerminkan kecemasan terhadap risiko perpecahan dalam masyarakat dan ancaman terhadap demokrasi akibat politik yang berbasis manipulasi emosi dan kebohongan. Dalam pandangan Biden, pemimpin sejati adalah mereka yang bekerja untuk rakyat dengan cara yang jujur, mengutamakan kebenaran, dan berkomitmen untuk mengatasi masalah nyata yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar mengeksploitasi ketakutan atau kebencian untuk kepentingan pribadi. Dalam dunia yang semakin terpolarisasi, peringatan Biden tentang bahaya demagogi seharusnya menjadi panggilan untuk kembali ke nilai-nilai dasar demokrasi yang mengedepankan kebenaran dan kesatuan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gaza is More Than LA: A Reflection to the President of the United States from the People of Indonesia

Next Post

How God Preserves Nature: Lessons Learned from the Wildfires in LA – From Chaos to Order

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Next Post
Kronologi Kebakaran Dahsyat Melanda Los Angeles, Ribuan Hektar Hangus dan Korban Jiwa Terus Bertambah

How God Preserves Nature: Lessons Learned from the Wildfires in LA – From Chaos to Order

Polisi Tangkap Penjual Video Asusila Anak dengan Ratusan Pelanggan di Telegram

Polisi Tangkap Penjual Video Asusila Anak dengan Ratusan Pelanggan di Telegram

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...