• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Bangsa yang Tak Pernah Kenyang: Kapan Kita Merdeka dari Bansos Beras?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
July 14, 2025
in Economy, Feature
0
Bulog Pastikan Tak Ada Atribut Kampanye Pemilu dan Pilpres di Bansos Beras
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – (Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Apa itu bansos beras? Secara sederhana, ini adalah singkatan dari Bantuan Sosial Beras, yakni program bantuan pangan pokok yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat miskin dan rentan. Bentuknya berupa beras yang disalurkan langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan harian mereka.

Tujuan dari program ini jelas: meringankan beban hidup rakyat miskin, menghadirkan rasa aman pangan di tengah krisis, serta—setidaknya dalam mimpi besar kita—meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Pemerintah menyalurkannya melalui lembaga resmi seperti Perum Bulog atau lembaga lain yang ditunjuk.

Namun, jika kita mencermati lebih dalam, keberadaan bansos beras sebetulnya adalah cermin wajah kita hari ini—wajah sebuah bangsa yang belum bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam urusan paling dasar: urusan perut.

Bansos: Solusi atau Candu?

Sedikitnya ada empat alasan yang menjadikan bansos beras masih relevan:

  1. Penjaga nyawa rakyat kecil. Bansos beras membantu rakyat miskin bertahan hidup—bukan hidup sejahtera, tapi sekadar tidak kelaparan.
  2. Redam gejolak sosial. Dengan menyalurkan bantuan, pemerintah meredam potensi gejolak dari kelompok masyarakat yang kecewa dan putus asa.
  3. Solusi darurat krisis. Dalam kondisi bencana atau ketidakpastian ekonomi, bantuan ini menjadi satu-satunya sandaran.
  4. Simbol ketimpangan. Ironisnya, bansos juga memperlihatkan bahwa kemiskinan struktural masih menjadi PR besar negeri ini.

Maka tak heran, program ini menjadi ‘dewa penolong’ bagi jutaan warga miskin. Bansos beras adalah napas tambahan, jembatan hidup di tengah ketimpangan. Tapi pertanyaannya, sampai kapan bangsa ini menggantungkan nyawa pada sekantong beras dari negara?

Pemerintah bahkan telah mengumumkan perpanjangan program bansos beras 10 kg untuk enam bulan pada 2025, menjangkau 18,3 juta keluarga. Ini bukan hanya kebijakan darurat, tapi sudah menjadi rutinitas. Masalahnya, normalisasi bantuan justru berbahaya: masyarakat makin terbiasa menerima, dan negara makin enggan memberdayakan.

Jalan Menuju Merdeka dari Bansos

Jika bangsa ini ingin bebas dari ketergantungan bansos beras, maka langkah-langkah besar harus dilakukan. Ada enam prasyarat mutlak:

  1. Peningkatan Produktivitas Pertanian. Kita harus meningkatkan produksi beras secara nasional dengan memperkuat teknologi, bibit unggul, dan sarana produksi tani.
  2. Kemandirian Pangan. Impor beras harus ditekan. Negara agraris seharusnya tak bergantung pada negara lain untuk makan sendiri.
  3. Kesejahteraan Petani. Harga gabah harus berpihak pada petani, bukan tengkulak atau pedagang besar. Tanpa petani yang sejahtera, tidak akan ada ketahanan pangan.
  4. Pengurangan Kemiskinan. Kemiskinan adalah akar dari ketergantungan terhadap bansos. Maka program penanggulangan kemiskinan harus lebih progresif dan terintegrasi.
  5. Distribusi Pangan yang Efisien. Beras hasil panen dalam negeri harus bisa menjangkau seluruh wilayah tanpa tersendat logistik dan mafia distribusi.
  6. Kebijakan Pangan yang Berkelanjutan. Butuh visi jangka panjang yang tak hanya menambal lubang, tapi membangun sistem pangan nasional yang kokoh dan adil.

Pemerintah memang sedang meluncurkan berbagai program bantuan lain seperti Bantuan Makan Bergizi Gratis, PKH, dan Kartu Sembako. Tapi selama strategi jangka panjang tak digarap dengan serius, bantuan-bantuan ini hanya akan menjadi morfin sementara dari luka bangsa yang tak kunjung sembuh.

Penutup: Merdeka Bukan Sekadar Upacara

Setiap 17 Agustus kita mengibarkan bendera, berpidato tentang kemerdekaan, dan membanggakan pencapaian. Tapi selama rakyat masih antre beras gratis untuk bertahan hidup, kemerdekaan itu hanyalah seremoni.

Kita tidak boleh selamanya menjadi bangsa yang hanya tahu membagi beras, tanpa pernah serius membangun lumbung. Sebab bangsa besar bukan yang banyak menerima bantuan, tapi yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri—dengan bermartabat.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Paradoks Keadilan: Mengapa yang Dipenjara Justru Mereka yang Mempertanyakan Ijazah Jokowi?

Next Post

IPW Desak Kapolda NTT Bentuk Tim Investigasi Penghentian Penyelidikan Kasus Kematian Tak Wajar Gadis Axi

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online

IPW Desak Kapolda NTT Bentuk Tim Investigasi Penghentian Penyelidikan Kasus Kematian Tak Wajar Gadis Axi

Cak Imin Dinilai Galau Akut, Usul Tunda Pemilu Tapi Mau Nyapres 2024

Cak Imin Laporkan Penerima Bansos Main Judi Online ke Presiden Prabowo, Mensos Siap Coret Pelaku

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...