• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Cak Imin – Gus Ipul: dari Sekutu ke Seteru ke Sekutu Lagi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 15, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Tokoh/Figur
0
Cak Imin – Gus Ipul: dari Sekutu ke Seteru ke Sekutu Lagi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Benar kata adagium: tak ada kawan atau lawan abadi, yang abadi adalah kepentingan.

Apalagi di dunia politik. Contohnya Muhaimin Islandar alias Cak Imin dengan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Keduanya bersekutu, kemudian berseteru, lalu bersekutu lagi. Itulah politik. Tergantung kepentingannya.

Saat KH Abdurrahman Wahid mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 23 Juli 1998, Cak Imin dan Gus Ipul bersekutu, sama-sama di bawah naungan Gus Dur. Kepentingannya sama: membesarkan PKB!

Gus Dur lengser di tengah jalan pada 21 Juli 2001 dan digantikan Megawati Soekarnoputri yang sebelumnya Wakil Presiden RI.

Tahun 2005, Cak Imin terpilih menjadi Ketua Umum PKB di Muktamar Semarang, Jawa Tengah, sementara Gus Dur terpilih menjadi Ketua Dewan Syura-nya.

Disebabkan oleh isu Cak Imin mau mengudeta Gus Dur, akhirnya mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) ini memecat Cak Imin tahun 2008. Keduanya berseteru, antara paman dan keponakan.

Kedua kubu akhirnya sama-sama menggelar muktamar. Kubu Gus Dur di Parung, Bogor, Jawa Barat, kubu Cak Imin di Ancol, Jakarta Utara, dengan selisih waktu relatif singkat. Dalam muktamar di Parung, Ali Masykur Musa terpilih menjadi Ketua Umum PKB. Sementara dalam muktamar di Ancol, Cak Imin terpilih menjadi Ketua Umum PKB lagi. Sedangkan Gus Dur dicopot Cak Imin dari jabatan Ketua Dewan Syura PKB.

Konflik kemudian memasuki ranah hukum. Namun, pendek kata, dalam kasasi di Mahkamah Agung (MA), kubu Cak Imin yang menang bahkan hingga sekarang.

Gus Ipul yang sempat menjadi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono digantikan oleh Sekretaris Jenderal PKB Lukman Edy dari kubu Cak Imin.

Perseteruan kubu Gus Dur dengan kubu Cak Imin terus memanas. Bahkan sampai merembet ke PBNU. Dalam Muktamar NU di Lampung tahun 2021, petahana Ketua Umum Said Aqil Siradj yang didukung Cak Imin dikalahkan oleh Yahya Cholil Staquf yang didukung Gus Ipul.

Gus Ipul terus berupaya menggoyang kursi Cak Imin di PKB. Saat Cak Imin maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan calon presiden Anies Baswedan di Pemilihan Presiden 2024, Gus Ipul dan PBNU tidak mendukung pasangan nomor urut 1 itu. Mereka justru mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Gus Ipul dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf terus menggoyang kursi Cak Imin dengan menggalang Muktamar Luar Biasa (MLB). Tapi mentok. Cak Imin ternyata sakti mandraguna. Ia justru terpilih lagi dalam Muktamar PKB di Bali.

Tak mau kalah, Cak Imin pun melakukan serangan balik. Ia menggoyang kursi Gus Yahya dengan menggalang MLB NU. Namun mentok.

Serangan pun terus dilancarkan. Kali ini Cak Imin menyasar Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, adik kandung Gus Yahya yang saat itu menjabat Menteri Agama. Sebagai Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji, Cak Imin memelopori pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji di DPR untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024.

Namun hingga DPR periode 2019-2024 berakhir masa tugasnya, Gus Yaqut tak kunjung memenuhi panggilan Pansus Haji. Kini Gus Yaqut justru menunggu kemungkinan panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gus Ipul kemudian diangkat Prabowo sebagai Menteri Sosial di Kabinet Merah Putih. Cak Imin pun diangkat Prabowo sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat di kabinet yang sama.

Berada di satu perahu, akhirnya Gus Ipul dan Cak Imin kembali bersekutu. Kepentingan mereka sama: menyukseskan Kabinet Merah Putih!

Cak Imin pun mulai memuji-muji Gus Ipul yang ia nilai berhasil mempersiapkan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Perseteruan pun sementara terabaikan. Saling sindir di antara keduanya, seperti Cak Imin menyebut Gus Ipul sebagai seorang pengangguran pun sementara terlupakan.

Itulah politik. Semua disatukan oleh kepentingan. Kalau satu di bawah sementara lainnya di atas, timbul kecemburuan. Ada rasa iri dan dengki. Kini ketika keduanya sama-sama kebagian kue kekuasaan, Gus Ipul dan Cak Imin pun berdamai. Semua karena kepentingan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bayang-Bayang di Negeri Sakura: Refleksi Lintas Budaya atas Ulah Segelintir WNI di Jepang

Next Post

Duitnya Kenceng, Pengacaranya Mahal — Akankah Keadilan Tegak?

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Duitnya Kenceng, Pengacaranya Mahal — Akankah Keadilan Tegak?

Duitnya Kenceng, Pengacaranya Mahal — Akankah Keadilan Tegak?

Kebijakan Tanpa Ingatan: Sebuah Kritik Liris atas Gagasan Kosong Maruarar Sirait

Kebijakan Tanpa Ingatan: Sebuah Kritik Liris atas Gagasan Kosong Maruarar Sirait

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...