• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Duitnya Kenceng, Pengacaranya Mahal — Akankah Keadilan Tegak?

Ali Syarief by Ali Syarief
July 15, 2025
in Crime, Feature, Law
0
Duitnya Kenceng, Pengacaranya Mahal — Akankah Keadilan Tegak?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews- Jakarta, Selasa, 15 Juli 2025. Gedung Bundar Jampidsus, seperti biasa, menyimpan sunyi yang tidak pernah sepenuhnya diam. Di dalamnya, hukum bekerja — atau tampaknya sedang bekerja — seperti arloji tua yang rutin dibersihkan tetapi tetap membuat orang bertanya: benarkah ia masih akurat?

Pagi itu, Nadiem Makarim kembali datang. Seorang mantan menteri yang tak lagi menjadi bagian dari kabinet, tetapi masih membawa aroma Silicon Valley di balik lipatan kemeja krem dan tas jinjing hitamnya. Di sampingnya, Hotman Paris — flamboyan seperti biasa. Rambut klimis, kacamata hitam, cincin menyala. Tiba di lobi Kejagung pukul 08.58 WIB, keduanya melewati kamera wartawan dengan cara yang lebih mirip aktor film memasuki gala premier ketimbang saksi dalam kasus korupsi senilai hampir sepuluh triliun rupiah.

Ya, sepuluh triliun. Dengan “T”.

Dan seperti biasa, kita bertanya: siapa yang akan benar-benar dipenjara?

Saya pernah, dalam satu kesempatan yang sunyi, berbisik kepada seorang jaksa. Saya tanya, “Apa targetmu?”
Ia menatap lurus. “Negara ada kerugian. Maka harus ada yang dipenjarakan.”
Jawaban itu sederhana. Tapi siapa yang akan memenuhi takdir dari satu kalimat itu?

**

Duitnya kenceng.
Pengacaranya mahal.
Dan ketika dua hal itu bergandengan tangan, keadilan bisa menjadi seperti pelita dalam kabut. Ada cahayanya, tetapi tak jelas ujungnya.

Kasus pengadaan laptop berbasis Chromebook ini ibarat jendela besar yang membuka pemandangan ke ranah birokrasi pendidikan: tempat seharusnya para pejabat berlomba menyalakan lilin ilmu, bukan menyulut api rente. Tapi di dalam proyek Rp 9,9 triliun ini, kecurigaan telah tumbuh sebelum barang tiba. Tender, pengawasan, penunjukan langsung, harga yang tak masuk akal — semuanya menumpuk seperti halaman-halaman laporan yang belum dibaca.

Maka Nadiem dipanggil. Pertama, 12 jam. Lalu, dipanggil lagi. Ia diam. Tidak memberi keterangan. Membuka tangan dan menunjuk pintu sebelum masuk. Seperti memberi isyarat bahwa semua urusan kini bukan di mulut, tapi di meja penyidik — atau meja kuasa hukum?

**

Duitnya kenceng.
Pengacaranya mahal.
Tapi akankah keadilan tegak?

**

Tak seorang pun tahu pasti. Sejarah kita terlalu panjang untuk menyebut optimisme sebagai kebiasaan. Di negeri ini, uang seringkali lebih fasih dari kejujuran. Ia berbicara dalam bahasa fee, honorarium, “konsultasi,” bahkan diam. Ia menyewa waktu, memperlambat proses, menunda logika.

Tapi harapan tidak harus mati. Barangkali publik sudah tak seantusias dulu. Tapi publik belum sepenuhnya apatis. Mereka masih mencatat. Mereka masih membaca. Mereka masih bertanya.

Karena dalam setiap pertanyaan publik — di warung kopi, di WhatsApp grup alumni, di kolom komentar media sosial — ada satu suara kecil yang menyimpan harapan: bahwa hukum tak selalu bisa dibeli, bahwa kursi pesakitan tidak hanya untuk yang miskin dan tidak berdaya.

**

Dalam gelap hukum, kita menunggu terang.
Bukan dari kemeja krem atau tas hitam. Tapi dari nyala keadilan yang pelan-pelan, semoga, masih bisa menembus lapisan uang dan kekuasaan.

Dan mungkin… kali ini, jaksa benar: harus ada yang dipenjarakan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cak Imin – Gus Ipul: dari Sekutu ke Seteru ke Sekutu Lagi

Next Post

Kebijakan Tanpa Ingatan: Sebuah Kritik Liris atas Gagasan Kosong Maruarar Sirait

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post
Kebijakan Tanpa Ingatan: Sebuah Kritik Liris atas Gagasan Kosong Maruarar Sirait

Kebijakan Tanpa Ingatan: Sebuah Kritik Liris atas Gagasan Kosong Maruarar Sirait

Ijazah, dan Sebuah “Agenda Besar”

Negara Ambruk di Tangan Kekuasaan: Detik-detik Indonesia Mengalami Kerusakan Total

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist